Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Komunitas Teman Mengajar Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Provinsi Banten melalui pendekatan nonformal yang interaktif dan berbasis relawan.

Hal ini terungkap dalam program Talkshow Jaga Malam RRI Pro 2 Banten yang menghadirkan Founder Teman Mengajar Indonesia, Nafila Putri Awalia, bersama HRD Abu Qosim.

Dalam perbincangan tersebut, Nafila menjelaskan bahwa Teman Mengajar merupakan komunitas yang fokus pada pendidikan dan pengembangan diri anak, khususnya tingkat sekolah dasar. “Teman mengajar itu sendiri adalah sebuah komunitas pendidikan dan juga pengembangan diri berbasis komunitas,” ujarnya, Rabu (15/4/2026)

Ia menambahkan, komunitas ini memiliki beberapa program utama seperti Jejak Mengajar, yakni kegiatan mengajar langsung ke sekolah-sekolah dalam bentuk kelas nonformal yang dikemas lebih menarik. Program ini mencakup kelas inspirasi, mental health, budaya, hingga life skill.

Menurut Nafila, pemilihan fokus pada anak SD didasarkan pada pentingnya pendidikan dasar sebagai fondasi. “SD itu kan ada pondasi, dasar. Kalau pondasinya bagus, nanti ke atasnya juga bakal bagus,” katanya.

Sementara itu, Abu Qosim mengungkapkan bahwa pendekatan yang digunakan komunitas ini berbeda dengan pendidikan formal yang cenderung monoton. Teman Mengajar mengedepankan metode belajar sambil bermain agar anak-anak lebih tertarik dan aktif.

Namun, dalam pelaksanaannya, komunitas ini menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah rendahnya pemahaman dasar siswa. Nafila mengungkapkan pengalaman di lapangan saat anak-anak tidak mengetahui hal-hal mendasar.

“Kita tanya makanan khas daerah Serang, mereka jawab nasi Padang,” ucapnya.

Selain itu, tantangan juga datang dari sisi internal, seperti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan komitmen relawan. Abu menyebut, tidak jarang relawan yang sudah terdaftar tidak hadir saat kegiatan berlangsung.

Meski demikian, komunitas ini telah menunjukkan capaian signifikan dengan melibatkan sekitar 300 relawan dari lima batch dan melaksanakan kegiatan di berbagai daerah, termasuk Serang, Merak, Tangerang, hingga luar daerah seperti Surabaya dan Bandung.

Ke depan, Teman Mengajar berharap dapat memperluas jangkauan ke daerah terpencil dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Harapannya pendidikan di Indonesia menjadi prioritas dan semakin membaik,” kata Nafila.

Komunitas ini juga membuka peluang bagi anak muda untuk terlibat melalui program Duta Pendidikan Muda Indonesia yang bertujuan mencetak penggerak pendidikan di berbagai daerah. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Astronomi, Blood Moon 3 Maret 2026

    Fenomena Astronomi, Blood Moon 3 Maret 2026

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masih dalam suasana bulan suci ramadhan, salah satu fenomena alam yang langka akan segera datang ditengah masyrakat Indonesia, menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis jadwal lengkap fase gerhana untuk setiap zona waktu di Indonesia. Masyarakat dapat menyaksikan langsung fase gerhana mulai pukul 18.04 WIB hingga berakhir sekitar pukul 19.03 WIB. Adapun […]

  • Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

    Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kematian pelajar SMP asal Sukabumi NS (12) hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Hal ini dikarenakan foto dan video kondisi tubuhnya yang dipenuhi luka melepuh tersebar luas di jagat maya. Menanggapi anggapan liar mengenai dugaan penganiayaan, ibu tiri korban berinisial TR (47) buka suara. TR menjelaskan bahwa kondisi fisik NS yang […]

  • Pemerintah Siap Sanksi Tegas Jika Temuan Minyakita Bermasalah

    Pemerintah Siap Sanksi Tegas Jika Temuan Minyakita Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu komoditi perdagangan yang tengah ramai diperbincangkan di masyarakat adalah Minyakita yang kini tengah diperiksa oleh Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso, pihaknya memastikan pemerintah masih mendalami temuan produk Minyakita yang diduga bermasalah di JawaTengah. Saat ini, sampel produk tersebut masih menjalanipengujian laboratorium untuk mengetahui penyebab pastidugaan kontaminasi. Budi menjelaskan, produk Minyakita […]

  • Sebar Daging Kurban Sekitar Kampus dan Kecamatan, Universitas Suryakancana Cianjur Berbagi 1.047 Paket Kurban Idul Adha 1447 Hijriyah

    Sebar Daging Kurban Sekitar Kampus dan Kecamatan, Universitas Suryakancana Cianjur Berbagi 1.047 Paket Kurban Idul Adha 1447 Hijriyah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle rustandi
    • visibility 59
    • 1Komentar

    INFOKITA.news-Tahun ini, panitia kurban Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan dua ekor domba yang kemudian didistribusikan kepada 1.047 paket daging kurban kepada masyarakat dan para mustahik. Universitas Suryakancana Cianjur kembali melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Rektor Prof Dr […]

  • Ratusan Warga Alami Keracunan Massal Telah Merenggut Nyawa 1 dari 6 Balita, Dinkes Cianjur Tunggu Hasil Laboratorium

    Ratusan Warga Alami Keracunan Massal Telah Merenggut Nyawa 1 dari 6 Balita, Dinkes Cianjur Tunggu Hasil Laboratorium

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akibat keracunan massal salah 1 balita dari 6 balita yang sempat menjadi korban keracunan massal di Cianjur, Jawa Barat. Satu dari enam balita tersebut berinisial MAB (2) dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (23/4) sore, setelah sempat menjalani perawatan intensif. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur hingga kini masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan […]

  • Komisi III DPR RI Bentuk Panja Untuk Mengawal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    Komisi III DPR RI Bentuk Panja Untuk Mengawal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus telah mendapat perhatian khusus dari komisi III DPR RI dengan segera membentuk panitia kerja (panja) untuk mengawal kasus penyiraman air keras yang dialaminya beberapa wakt lalu. Pembentukan panja itu disepakati dalam rapat khusus Komisi III […]

expand_less