Bupati Pangandaran Terguncang Akibat Jembatan Gantung Roboh
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Jembatan gantung Pongpet yang berada di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, roboh sore kemarin.
Jembatan ambruk sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Citra Pitriyami.Senin (31/8/2026), struktur jembatan tersebut tiba-tiba ambruk saat dilewati sekitar 50 orang, termasuk
Bupati Citra Pitriyami, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya, serta Dandim 0626 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.
Insiden ini diduga terjadi akibat kelebihan beban (over kapasitas).
Peristiwa bermula ketika rombongan bupati mencoba melintasi jembatan usai prosesi seremoni. Salah satu angkur atau konstruksi pengikat dilaporkan patah hingga menyebabkan jembatan anjlok seketika.
Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah orang termasuk Kepala Dinas PU dilaporkan mengalami luka lecet. Bupati Citra Pitriyami sendiri tampak terguncang atas kejadian tersebut.
Kabag Humas Pemda Pangandaran, Raden Detty Marieta, membenarkan insiden yang dialami Bupati Citra Pitriyami saat peresmian jembatan tersebut. Dia menyebut kejadian itu terjadi Minggu (30/8) sore.
“Aman gak ada korban, kena kawat memar di bagian tangan,” ucapnya.
Jembatan gantung sepanjang 60 meter ini memiliki ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter dari permukaan sungai. Infrastruktur ini merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Margacinta dan Desa Cibanten di Kecamatan Cijulang dengan Desa Cimindi di Kecamatan Cigugur.
Kehadirannya semula diproyeksikan untuk mempermudah akses warga dan wisatawan menuju Kampung Budaya Desa Margacinta.
Hingga saat ini, penyebab pasti patahnya jembatan masih dalam tahap penyelidikan.
Pihak terkait perlu memastikan apakah insiden dipicu oleh kegagalan konstruksi, kualitas material, atau murni faktor beban teknis.
Warga mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menutup akses jembatan hingga dinyatakan benar-benar aman.
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar