Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Perekonomian Kian Melarat, MBG Menggila Hebat, Ratusan Mahasiswa Cianjur Tuntut Evaluasi Besar dan Blokade Jalur Cianjur ke Puncak

Perekonomian Kian Melarat, MBG Menggila Hebat, Ratusan Mahasiswa Cianjur Tuntut Evaluasi Besar dan Blokade Jalur Cianjur ke Puncak

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Gelombang aksi mahasiswa tampaknya belum mereda, hal ini terlihat dari aksi massa hari ini.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Cianjur menggelar aksi unjuk rasa di pusat Kota Cianjur, Rabu (17/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat, mulai dari evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kondisi perekonomian nasional yang dinilai semakin memburuk.

Aksi dimulai dengan longmarch dari salah satu kampus di Jalan Pasir Gede Raya. Massa kemudian bergerak menuju Bundaran Tugu Lampu Gentur dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB.

Setibanya di lokasi, mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi dan tuntutan mereka.

Situasi sempat memanas ketika massa berupaya menutup akses Jalan Raya Cianjur-Puncak sebagai bentuk tekanan agar aspirasi mereka mendapat perhatian.

Meski sempat mendapat larangan dari petugas kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di lokasi, mahasiswa akhirnya menutup sementara jalur tersebut.

Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Cianjur menuju Puncak maupun sebaliknya sempat terhenti dan memicu antrean kendaraan di Jalan KH Abdullah bin Nuh serta Jalan Ir H Juanda.

Koordinator aksi, Irsan, mengatakan unjuk rasa tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

Menurutnya, ada sejumlah kebijakan pemerintah yang perlu dievaluasi karena dinilai tidak memberikan dampak positif bagi rakyat.

“Ada lima hal yang kami soroti, mulai dari pemborosan anggaran yang tidak pro rakyat, program MBG dan KDMP yang perlu dievaluasi total, hingga melemahnya ekonomi,” ujarnya Rabu (17/6/2026).

Irsan menilai pemerintah harus bertanggung jawab atas berbagai persoalan yang saat ini dirasakan masyarakat, termasuk tekanan ekonomi yang semakin berat.

“Pemerintah harus tanggungjawab. Karena dampak dari program yang dipaksakan dan ketidakmampuan membuat program tak pro rakyat, terjadinya krisis ekonomi, serta masyarakat susah,” kata dia.

Ia menambahkan, mahasiswa juga meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur ikut menyuarakan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat. Bahkan massa mengancam akan kembali melakukan penutupan jalan apabila tidak ada respons dari pemerintah daerah.

“Jika dari Pemkab Cianjur tidak menemui kami. Maka akan kami tutup kembali jalan,” tuturnya.

Perwakilan mahasiswa lainnya, Agus Rama, menilai tuntutan evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis serta perbaikan kondisi ekonomi memiliki dasar yang kuat.

Menurutnya, pelaksanaan MBG di sejumlah daerah, termasuk di Cianjur, masih menyisakan berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Belum lama ini kios di Jalur Puncak ditertibkan dengan alasan tak berizin. Tapi ketika ratusan dapur MBG tak kantongi izin, kenapa dibiarkan tidak ditertibkan juga. Dimana keadilannya,” tegasnya.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti nilai tukar rupiah yang dinilai masih lemah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut dianggap sebagai salah satu indikator belum stabilnya perekonomian nasional.

Agus meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperkuat kondisi ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat.

“Saat ini rupiah masih sangat lemah dibandingkan dolar. Ini bukti lemahnya dsn tidak stabilnya ekonomi. Yang sudah tentu masyarakat. Kami menuntut ada kebijakan untuk menyetabilkan kembali ekonomi,” pungkasnya.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. Hingga aksi berakhir, situasi di lokasi kembali berangsur normal dan arus lalu lintas yang sempat tersendat kembali dapat dilalui kendaraan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persib Juara Jadi Kado Perpisahan Dari Sosok Pelatih Luar Biasa, Bojan Hodak

    Persib Juara Jadi Kado Perpisahan Dari Sosok Pelatih Luar Biasa, Bojan Hodak

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabar mengejutkan datang dari kursi kepelatihan Persib Bandung yang secara resmi melepas Bojan Hodak yang akan memiliki peranan baru di musim liga 1 2026/2027. Bojan Hodak meninggalkan jabatan pelatih Persib Bandung usai membawa timnya juara Super League. Dia akan menjalani peran baru di Maung Bandung. Kabar mundurnya Bojan dari kursi pelatih diumumkan Persib, […]

  • Bukti VCS Alexander Assad, Pernikahan Kedua Clara Shinta Kini di Ujung Tanduk

    Bukti VCS Alexander Assad, Pernikahan Kedua Clara Shinta Kini di Ujung Tanduk

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Isu perselingkuhan di kalangan artis masih menjadi momok perbincangan hangat di Indonesia. Belum lama ini selebgram tanah air, Clara Shinta baru saja membongkar dugaan perselingkuhan suaminya, Muhammad Alexander Assad. Secara tak sengaja, selebgram asal Medan itu memergoki sang suami sedang melakukan video call dengan pose tak senonoh dengan seorang selebgram bernama Bella. Clara […]

  • Catatan OJK Utang Pinjol Warga RI Per 1 Februari 2026 Tembus Sampai 100T

    Catatan OJK Utang Pinjol Warga RI Per 1 Februari 2026 Tembus Sampai 100T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding atau utang pinjaman online (pinjol) mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan angka tersebut tumbuh sebesar 25,75 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Sementara itu, rasio tingkat wanprestasi 90 […]

  • Menteri Agama Imbau Takbiran Lebaran 2026 Tidak Ada Sound System di Bali, Ini Alasannya

    Menteri Agama Imbau Takbiran Lebaran 2026 Tidak Ada Sound System di Bali, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah melaporkan persiapan Idulfitri ke Presiden Prabowo, perihal takbiran di Bali sudah disepakati selaras dengan Perayaan Nyepi. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat di Bali guna menjaga keharmonisan antarumat beragama. Hal tersebut disampaikan Menag usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (4/3). Dalam […]

  • Pasukan Yamal CS Berbagi 1 Angka Penting Dengan Newcastle

    Pasukan Yamal CS Berbagi 1 Angka Penting Dengan Newcastle

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Newcastle United menjamu Klub Raksasa Spanyol, Barcelona di Stadion St.James Park pada leg-1 babak 16 besar liga champions eropa pada (11/3) dini hari WIB. Pertandingan yang berjalan alot tersebut sempat membuat tim tuan rumah unggul hingga jelang akhir laga, Newcastle kebobolan gol melalui penalti Lamine Yamal di injury time. Babak pertama kedua tim […]

  • Cek Yuk! Sebelum Terlambat Inilah 5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    Cek Yuk! Sebelum Terlambat Inilah 5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – BPJS Kesehatan merupakan bagian dari sistem jaminan sosial nasional yang bertujuan memberikan perlindungan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Layaknya asuransi pada umumnya, BPJS Kesehatan menerapkan sistem iuran bulanan yang wajib dibayarkan oleh peserta. Selama kepesertaan aktif, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa biaya tambahan di fasilitas kesehatan (faskes) yang telah bekerja sama, […]

expand_less