Persib Juara Jadi Kado Perpisahan Dari Sosok Pelatih Luar Biasa, Bojan Hodak
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Kabar mengejutkan datang dari kursi kepelatihan Persib Bandung yang secara resmi melepas Bojan Hodak yang akan memiliki peranan baru di musim liga 1 2026/2027.
Bojan Hodak meninggalkan jabatan pelatih Persib Bandung usai membawa timnya juara Super League. Dia akan menjalani peran baru di Maung Bandung.
Kabar mundurnya Bojan dari kursi pelatih diumumkan Persib, Senin (25/5/2026) malam WIB. Pria 55 tahun itu melepaskan jabatannya dan menerima posisi baru sebagai penasihat teknis.
“Setelah sukses membawa #PERSIB mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,” Persib mengumumkan di akun X.
Shareholder group technical advisor bertugas menjembatani pemilik saham dengan tim, serta fokus pada strategi besar jangka panjang. Jabatan seperti ini umum ditemui pada klub-klub besar dan biasanya diisi mantan pemain atau legenda klub.
Persib langsung menunjuk pelatih kepala baru menggantikan Bojan Hodak. Asisten pelatih Igor Tolic naik jabatan menjadi juru taktik tim utama.
Bojan Hodak sudah menjadi pelatih Persib sejak 2023. Dia berhasil mengantarkan Maung Bandung jadi penguasa Liga Indonesia 3 tahun beruntun.
Prestasi tersebut membuat Persib menjadi tim pertama yang sukses memenangkan hat-trick Liga Indonesia sejak era profesional. Bojan Hodak juga 3 kali beruntun dinobatkan sebagai pelatih terbaik.
Kontrak Bojan sebagai pelatih Persib memang berakhir pada 31 Mei 2026, bertepatan dengan rampungnya Super League musim ini.
Pria asal Kroasia itu memilih melepaskan jabatannya dan mengambil peran baru di Persib.
Menariknya, rumor kepergian Hodak bukan didasari oleh masalah performa tim atau ketidaksepakatan dengan manajemen terkait urusan teknis. Lepore menekankan bahwa alasan di balik potensi perpisahan ini murni karena kondisi pribadi sang pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Sejauh ini, Bojan Hodak sendiri belum memberikan pernyataan eksplisit mengenai masa depannya.
Dalam keterangannya baru-baru ini, ia hanya menyatakan fokus untuk merayakan gelar juara bersama manajemen dan para petinggi klub seperti Glenn Sugita dan Umuh Muchtar sebelum memasuki masa libur kompetisi.
Keberhasilannya dalam melatih Persib Bandung terlihat dengan tiga gelar juara yang diraihnya tiga kali berturut-turut.
Dengan itu menempatkan nama Bojan Hodak dalam jajaran pelatih legendaris. Persib kini tercatat sebagai tim pertama yang mampu meraih hattrick gelar pada era modern kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar