Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Menjelajahi Pantai Anoi Itam, Eksotisme Di Pucuk Barat Nusantara

Menjelajahi Pantai Anoi Itam, Eksotisme Di Pucuk Barat Nusantara

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Dari Sabang Sampai Merauke, Berjajar Pulau-pulau, Sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia, penggalan lirik dengan jelas telah menggambarkan keberagaman negara Indonesia yang sangat kompleks, menariknya ada hal menarik yang menjadi pusat perhatian menarik bagi masyarakat Indonesia.

Sabang adalah salah satu kota di Aceh, Indonesia. Kota ini berupa kepulauan di seberang utara Pulau Sumatra, dengan Pulau Weh sebagai pulau terbesar. Kota Sabang merupakan zona ekonomi bebas Indonesia, ia sering disebut sebagai titik paling utara dan barat Indonesia, tepatnya di Pulau Rondo

Di kota Sabang maka mayoritas orang langsung membayangkan pesona bawah laut Pulau Rubiah atau monumen ikonik Tugu Kilometer Nol Indonesia di Iboih. Dua destinasi itu memang telah menjadi ikon wisata Pulau Weh, Kota Sabang.

Namun, di balik popularitas keduanya, terdapat satu permata tersembunyi yang tak kalah menakjubkan, yaitu Pantai Anoi Itam, pantai eksotis dengan pasir hitam vulkanik yang menawan.

Pantai ini berada di Gampong Anoi Itam, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Perjalanan ke sana bisa ditempuh dalam waktu sekitar 25 menit dari pusat kota, menggunakan kendaraan bermotor. Rute menuju pantai ini menawarkan pemandangan indah, jalan berkelok yang diapit pepohonan hijau, dengan kontur perbukitan sedang, dan sesekali terlihat birunya samudra di kejauhan.

Begitu sampai di lokasi, suasana tenang langsung menyambut. Angin laut bertiup lembut, suara ombak terdengar menenangkan, dan hamparan pasir hitam yang berkilau diterpa sinar matahari membuat siapa pun yang datang tak bisa menahan decak kagum.

Nama Anoi Itam berasal dari bahasa Aceh, yaitu anoi berarti pasir dan itam bermakna hitam. Nama itu disematkan karena seluruh pasir di sepanjang pantai ini berwarna hitam pekat. Tidak seperti pantai lain di Sabang yang umumnya berpasir putih, Pantai Anoi Itam justru tampil kontras dan eksotis dengan karakter uniknya.

Melansir dari berbagai sumber, warna hitam tersebut berasal dari aktivitas vulkanik masa lalu di Pulau Weh. Pasir ini mengandung mineral besi dan unsur logam alami yang berasal dari letusan gunung api purba di kawasan tersebut. Karena itu, ketika terkena cahaya matahari, butiran pasir tampak berkilau seperti kristal hitam yang memantulkan cahaya.

Ismail (46) Salah satu warga yang mengunjungi pantai tersebut Oktober 2025 lalu menggambarkan keindahan pantai tersebut.

“Pasirnya lembut tapi agak berat. Kalau kena panas matahari, hangatnya pas di kaki. Saat sore hari, warnanya seperti berubah menjadi abu-abu keperakan,” paparnya.

Ia pun menuturkan fenomena alam di pantai ini juga berubah tergantung musim. Saat angin timur tiba, ombak besar membawa batu karang ke atas pasir, membuat permukaannya tampak lebih kasar. Namun ketika angin barat datang, bebatuan itu kembali hilang tertutup oleh lapisan pasir hitam yang lembut.

“Kalau mau mandi laut, waktu terbaik itu musim barat. Airnya bening, tenang, dan pasirnya lembut sekali. Banyak keluarga datang bawa tikar untuk duduk bersama keluarga, makan siang, atau sekadar duduk di pondok yang sudah disediakan pemilik warung setempat. Bahkan, ada juga sejumlah kegiatan kemah di lapangan terbuka dekat pantai,” tambahnya.

Pantai Anoi Itam bukan hanya indah di permukaan, tetapi juga menyimpan pesona luar biasa di bawah lautnya. Air laut yang jernih membuat dasar laut terlihat jelas hingga beberapa meter ke dalam. Terumbu karang di sekitar pantai masih terjaga, menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan hias berwarna-warni.

Wisatawan dapat menikmati keindahan bawah laut dengan snorkeling atau diving. Beberapa penyedia jasa lokal menawarkan penyewaan alat snorkeling lengkap dengan pelampung dan pemandu. Bagi yang belum berpengalaman, cukup berenang di tepi pantai sambil melihat ikan-ikan kecil yang berenang di antara bebatuan karang.

“Laut di sini tenang dan bersih. Tidak terlalu ramai seperti di Iboih, jadi cocok untuk yang mau santai atau belajar snorkeling pertama kali,” kata Nadya, wisatawan asal Banda Aceh. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris! Inilah Cerita Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Jogja dan Catatan KPAI: Fenomena Daycare Ilegal Merupakan Masalah Klasik yang Terus Berulang Di Berbagai Kota Besar.

    Miris! Inilah Cerita Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Jogja dan Catatan KPAI: Fenomena Daycare Ilegal Merupakan Masalah Klasik yang Terus Berulang Di Berbagai Kota Besar.

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sudah sedari dulu sejarah mencatat bahwa kota Yogyakarta sebagai kota pelajar di Indonesia, sepanjang sejarahnya banyak tokoh besar lahir dan menempuh pendidikannya di Yogyakarta, namun statusnya sebagai kota pelajar ini sedikit tergores luka akibat adanya kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha. Noorman, salah satu orang tua korban, mengaku sangat terpukul setelah melihat […]

  • Mendag RI Impor Pasokan Nafta dari India hingga Amerika, Kini dalam Perjalanan ke Indonesia

    Mendag RI Impor Pasokan Nafta dari India hingga Amerika, Kini dalam Perjalanan ke Indonesia

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah kelangkaan sejumlah bahan baku industri sebagai imbas ketegangan poitik AS-Iran dalam beberapa waktu terakhir, salah satunya kelangkaan stok Nafta sehingga hal tersebut dinilai menjadi salah satu yang mengakibatkan melonjaknya harga plastik yang ada di tanah air. Sebagaimana diketahui Nafta adalah produk sampingan hasil penyulingan minyak bumi mentah dengan titik didih 30°C sampai […]

  • Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya 3 Prajurit Perdamaian TNI Akibat Serangan Israel di Lebanon

    Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya 3 Prajurit Perdamaian TNI Akibat Serangan Israel di Lebanon

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gugurnya 3 prajurit perdamaian TNI akibat serangan Israel di Lebanon Selatan, minggu lalu menyisakan duka yang mendalam, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Presiden Prabowo menyatakan belasungkawa kepada keluarga para prajurit serta memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan dalam menjalankan […]

  • Deretan KA Jarak Jauh Dibatalkan Imbas Kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL, Ini Daftarnya

    Deretan KA Jarak Jauh Dibatalkan Imbas Kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL, Ini Daftarnya

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah proses evakuasi pada korban kecelakaan kereta api di stasiun bekasi timur. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telahmembatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) dari Stasium Gambir dan Stasiun Pasarsenen maupun sebaliknya. Saat ini KAI tengah fokus melakukan evakuasi serta penanganan korban terdampak. VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyatakan ada total […]

  • Pemkot Bandung Skrining Kesehatan Warga, Cegah Thalesamia Sejak Usia Dini

    Pemkot Bandung Skrining Kesehatan Warga, Cegah Thalesamia Sejak Usia Dini

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendukung penguatan deteksi dini thalasemia melalui edukasi dan skrining genetik bagi warga pada Senin (27/7/2026). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi Penyandang Thalasemia dan Keluarga digelar RSHS Bandung bersama RSAB Harapan Kita. Acara tersebut menghadirkan penyandang thalasemia, keluarga pasien, tenaga kesehatan, peneliti, akademisi, dan pemerintah. Muhammad Farhan mengapresiasi langkah RSHS […]

  • MELIRIK Dominasi 6 Wakil Indonesia Tembus Perempat Final di Ajang Swiss Open 2026

    MELIRIK Dominasi 6 Wakil Indonesia Tembus Perempat Final di Ajang Swiss Open 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dominasi enam wakil Indonesia berhasil melaju ke perempat final di ajang Swiss Open 2026. Hasil positif itu diraih setelah mengalahkan lawan masing-masing dalam babak 16 besar yang diselenggarakan di St. Jakobshalle, Basel, Kamis (12/3). Dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos ke delapan besar. Putri yang merupakan unggulan […]

expand_less