Produksi Baja Nasional Terganggu Imbas Krakatau Steel Kebakaran
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 3 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan kejadian force majeure pada fasilitas produksi baja miliknya. Kondisi ini terkait kebakaran di area produksi pabrik baja perseroan.
Dikutip dari Keterbukaan Informasi, KRAS mengakui kebakaran terjadi pada area produksi Continous Tandem Cold Mill (CTCM) di pabrik Cold Rolling Mill (CRM). Kebakaran itu terjadi pada tanggal 19 Juli kemarin.
“Perseroan telah mengalami peristiwa keadaan memaksa diduga sehubungan kebakaran pada area produksi CTCM di Pabrik Cold Rolling Mill,” ungkap Manajemen Krakatau Steel dikutip dari Keterbukaan Informasi, Jumat (24/7/2026).
Imbas kejadian tersebut, KRAS mengalami kendala untuk memproduksi baja jenis cold rolled coil (CRC) Full Hard.
Meski begitu, pabrik perseroan masih bisa memproduksi sejumlah produk baja, seperti CRC Soft pada fasilitas Batch Annealing Furnace (BAF) dan Hot Rolled Pickled and Oiled (HRPO) pada fasilitas Continuous Pickling Line (CPL).
Sementara untuk pemenuhan kebutuhan produk CRC Full Hard domestik, perseroan akan tetap memenuhi kewajiban melalui skema kerja sama dengan produsen domestik.
“Keberlangsungan supply CRC Full Hard Nasional akan dipenuhi melalui skema kerja sama dengan perusahaan produsen CRC domestik,” tutupnya. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar