Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PBNU Buka Suara Terkait Putusan MK Mengenai Larangan Izin Usaha Pertambangan

PBNU Buka Suara Terkait Putusan MK Mengenai Larangan Izin Usaha Pertambangan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla, menegaskan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai larangan pemberian izin usaha pertambangan (IUP) melalui penunjukan langsung tidak berlaku terhadap izin usaha pertambangan khusus (IUPK) yang telah dimiliki PBNU.

Ulil menjelaskan, putusan MK hanya mengatur skema pemberian IUP prioritas yang ditujukan bagi koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sementara izin yang dimiliki PBNU merupakan IUPK yang telah diterbitkan sebelumnya.

“Putusan MK itu berlaku untuk IUP prioritas yang diperuntukkan bagi koperasi dan UMKM. Adapun izin yang dimiliki NU adalah IUPK, sehingga tidak termasuk dalam ruang lingkup putusan tersebut,” kata Ulil, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, putusan tersebut dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan mekanisme pemberian prioritas izin pertambangan tanpa parameter yang jelas. Karena itu, aturan baru tersebut tidak memengaruhi status izin pertambangan yang telah dimiliki PBNU.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Dalam Putusan Nomor 160/PUU-XXIII/2025, MK menegaskan bahwa pemberian prioritas izin usaha pertambangan, termasuk kepada badan usaha milik organisasi kemasyarakatan keagamaan, tidak dapat dimaknai sebagai penunjukan langsung.

Mahkamah menyatakan pemberian prioritas tetap dimungkinkan, namun harus dilakukan melalui parameter yang jelas serta proses penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan mekanisme tanpa parameter yang jelas berpotensi membuka ruang subjektivitas dan berdampak pada meningkatnya risiko kerusakan lingkungan.

Dalam amar putusannya, MK menyatakan sejumlah frasa dalam UU Minerba yang mengatur pemberian prioritas izin usaha pertambangan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat apabila dimaknai sebagai penunjukan langsung.

Dengan putusan tersebut, setiap pemberian prioritas izin usaha pertambangan ke depan wajib didasarkan pada mekanisme seleksi yang memenuhi prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Sementara itu, PBNU menegaskan izin usaha pertambangan khusus yang telah dimilikinya tetap tidak terdampak oleh putusan tersebut. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sassuolo Berhasil Tahan Imbang AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen Pemulihan Cidera

    Sassuolo Berhasil Tahan Imbang AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen Pemulihan Cidera

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sassuolo berhasil menahan imbang AC Milan dengan skor 1-1 pada pekan keenam Liga Italia 2026/27 di Stadion Mapei, Minggu (11/10). Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, masih absen membela Sassuolo karena masih menjalani pemulihan cedera paha. AC Milan sempat unggul lebih dahulu melalui Adrien Rabiot. Namun, Sassuolo mampu menyamakan kedudukan lewat Cas Odenthal. Kedua […]

  • Kronologi dan Fakta Keterlibatan Tiga Kader Gerindra DPRD Jatim dalam Kasus Narkoba

    Kronologi dan Fakta Keterlibatan Tiga Kader Gerindra DPRD Jatim dalam Kasus Narkoba

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebanyak 8 orang diciduk polisi dalam sebuah penggerebekan kasus narkoba di Surabaya. Ironisnya, tiga di antara mereka merupakan kader Partai Gerindra yang menjadi anggota DPRD di Jatim. Berikut Fakta-fakta kasus narkoba yang menjerat Anggota DPRD dari Fraksi Kader Gerindra: 1. Identitas ketiga kader Gerindra yang diciduk Tiga anggota DPRD yang diamankan yakni Muhammad […]

  • 1 Orang Tewas 3 Mengalami Luka Akibat Longsor Aceh Tengah

    1 Orang Tewas 3 Mengalami Luka Akibat Longsor Aceh Tengah

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Longsoran menerjang Desa Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, Aceh. Kejadian itu menyebabkan 13 orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia.Musibah terjadi sore tadi setelah kawasan itu diguyur hujan lebat, Minggu (13/9/2026). Longsoran menimbun sejumlah rumah. Salah satu rumah tertimbun longsoran milik Aliyah (74). Saat kejadian, di rumah tersebut sedang ada kegiatan […]

  • Jazz Goes To Campus 2026 Kembali digelar, Siap Tunjukkan Kolaborasi Apik Para Musisi Tanah Air

    Jazz Goes To Campus 2026 Kembali digelar, Siap Tunjukkan Kolaborasi Apik Para Musisi Tanah Air

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bagi kawula muda yang suka dengan musik jazz, sebentar lagi Jazz Goes To Campus kembali digelar pada Sabtu (25/4/2026) Ajang ini dijadwalkan berlangsung di Taman Ismail Marzuki pada tersebut dimotori langsung oleh musisi legendaris, Chandra Darusman akan menghadirkan berbagai musisi dan arranger ternama Tanah Air dalam satu panggung. “Awalnya JGTC yang kita bangun […]

  • Masyarakat Cianjur Gelar Aksi Protes Tentang Hak Korban Gempa dan Ribetnya Penerapan UHC

    Masyarakat Cianjur Gelar Aksi Protes Tentang Hak Korban Gempa dan Ribetnya Penerapan UHC

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sekumpulan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Warga Korban Gempa Cianjur menggelar aksi protes di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Selasa (19/05/2026). Dalam aksinya mereka menuntut penuntasan hak-hak korban gempa yang dinilai belum sepenuhnya terealisasi meski lima tahun telah berlalu sejak bencana terjadi. Koordinator Aksi, Galih Widyaswara, yang menegaskan kedatangan massauntuk menagih kepedulian pemerintah terhadap […]

  • Proyek CCTV Fiktif Senilai Rp300 Miliar Dibongkar Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya

    Proyek CCTV Fiktif Senilai Rp300 Miliar Dibongkar Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kejaksaan Agung (Kejagung) berupaya keras untuk membongkar aliran dana fantastis yang mengalir ke Badan Gizi Nasional (BGN) pasca penangkapan tiga pimpinan program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu yang lalu. Dalam kasus dugaan korupsi mark up anggaran tersebut, muncul sosok yang sedang vokal terhadap kasus tersebut. Salah satu pimpinan itu adalah Mantab Wakil […]

expand_less