Penyebab Keracunan di Karo Terungkap, BGN: Ikan Tidak Disimpan Di Freezer
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap dugaan kelalaian dalam pengolahan bahan baku ikan yang digunakan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Hasil investigasi sementara BGN menunjukan ada sekitar 200-300 ikan yang diduga tak disimpan di dalam freezer.
“Ikan-ikan itu kemudian ditaruh di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 sampai lebih dari 12 jam,” kata Sudaryono saat mengunjungi korban di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu (16/8/2026).
Sudaryono menilai kondisi tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dalam pengolahan makanan.
Dia menegaskan tidak boleh ada kelalaian dalam penyediaan makanan MBG karena program tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan penerima manfaat.
“Tidak boleh ada kelalaian, tidak boleh! Zero tolerance, enggak boleh lalai!” ujar politikus Partai Gerindra tersebut.
Dia meminta kepala dapur maupun pihak lain yang terlibat dalam pengolahan makanan MBG memastikan seluruh prosedur keamanan pangan dijalankan.
Menurut dia, pekerja yang merasa tidak mampu menjalankan tanggung jawab tersebut sebaiknya tidak melanjutkan pekerjaannya.
BGN, akan memperketat penerapan prosedur keamanan pangan di seluruh dapur MBG. Sekitar 27 ribu kepala dapur di seluruh Indonesia diminta memberikan perhatian khusus terhadap setiap tahapan pengolahan makanan, termasuk dalam penyimpanan bahan baku.
Mantan Wakil Menteri Pertanian itu juga menyampaikan perkembangan kondisi salah satu korban yang menjalani perawatan di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit Haji Medan. Korban telah menjalani perawatan selama tiga hari dan disebut mulai menunjukkan perbaikan kondisi.
“Menurut laporan, sudah membaik. Jadi, dibandingkan pertama kali masuk dan kemarin dan hari ini, sudah lebih baik. Tapi memang masih di ICU,” katanya.
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar