Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Warga Alami Sesak Nafas dan Iritasi Mata

Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Warga Alami Sesak Nafas dan Iritasi Mata

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Tenaga kesehatan, mobil ambulans hingga dua puskesmas disiagakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, untuk menangani korban ledakan pabrik kimia PT MCCI.

Masyarakat maupun karyawan yang membutuhkan penanganan medis, bisa mendatangi dua lokasi tersebut untuk penanganan awal.

“Kita sudah informasi ke Puskesmas Merak kalau memang takutnya ke Grogol jauh. Sudah kita koordinasikan,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Grogol, Gunawan, Senin, (25/5).

Pemkot Cilegon sementara ini sudah menerima laporan warga yang mengalami sesak nafas, diduga menghirup asap dan aroma bahan kimia dari pabrik PT MCCI.

“Ada laporan yang minta dikunjungi karena sesak napas. Kita koordinasi dengan ambulans dan tim nakesnya,” terangnya.

Titik evakuasi bagi warga juga akan disiapkan oleh Pemkot Cilegon, agar mereka lebih aman. Kemudian tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan BPBD telah berada dilokasi untuk melakukan penanganan.

“Benar ada ledakan, tadi pihak BPBD timnya juga sudah langsung ke sana untuk segera melakukan evakuasi apabila perlu dilakukan untuk warga,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, Senin, (25/05/2026).

Warga di sekitar kawasan industri Kota Cilegon, Banten, mengeluhkan kemunculan bau menyengat yang menyebabkan mata perih setelah insiden dugaan ledakan di pabrik PT Merak Chemicals Indonesia pada Senin (25/5/2026).

Peristiwa tersebut memicu kepanikan di tengah masyarakat karena disertai kepulan asap putih yang membumbung tinggi dari area pabrik.

Sawiri, warga Kampung Sumur Wuluh, Kota Cilegon, mengaku sempat mendengar suara bising yang menyerupai embusan angin kencang selama kurang lebih tiga menit.

Saat itu ia berada di rumah sebelum akhirnya mencoba mendekati lokasi kejadian.

Namun, upaya tersebut terhenti ketika ia tiba di perbatasan jalan tol karena kondisi udara yang tidak memungkinkan.

“Saya setop dulu karena baunya tidak tahan. Selain bau yang menyengat, ada rasa pedas (perih) di mata. Makanya saya tidak berani merapat sampai ke sana,” ungkap Sawiri

Ia juga mengaku sempat berpapasan dengan sekitar delapan karyawan pabrik yang sedang dievakuasi.

Dalam situasi tersebut, Sawiri berinisiatif meminta masker kepada para pekerja sebagai bentuk antisipasi terhadap paparan gas.

Menurutnya, arah angin saat kejadian berembus ke timur sehingga bau menyengat diperkirakan paling kuat dirasakan warga di kawasan Gerem Atas.

Public Relations PT Merak Chemicals Indonesia, Dhimas Saputro, menjelaskan bahwa insiden tersebut diduga berkaitan dengan reaksi pada steam turbine.

Ledakan itu memicu munculnya kepulan asap putih yang terlihat hingga ke permukiman warga.

“Menurut informasi, itu merupakan efek dari steam turbine kami. Yang membubung ke atas dan berwarna putih tadi itu adalah air,” kata Dhimas kepada wartawan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyebab pasti insiden masih dalam tahap penyelidikan oleh tim teknis perusahaan.

Dhimas juga membantah informasi yang menyebutkan adanya dua kali ledakan.

“Mengenai informasi yang beredar bahwa terjadi dua kali ledakan, kayaknya tidak, ya. Tampaknya hanya satu kali tadi pada pukul 12.30 WIB,” ujarnya.

Pihak perusahaan mengklaim bahwa semburan putih yang terlihat merupakan uap air murni dari alat steam turbine, bukan bahan kimia berbahaya.

Namun, mereka belum dapat memastikan apakah terdapat campuran zat lain yang menyebabkan bau menyengat.

“Kami belum bisa mengklarifikasi hal itu. Kami akan coba tanyakan dulu kepada tim teknik apakah itu dari steam turbine atau dari tempat air tadi,” kata Dhimas.

Pernyataan ini menjadi perhatian warga karena bau yang muncul cukup menyengat dan menimbulkan efek perih pada mata.

Menanggapi keluhan masyarakat, pihak PT Merak Chemicals Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Selain itu, perusahaan juga melakukan sejumlah langkah mitigasi, antara lain:
-Mendistribusikan masker melalui RT dan RW setempat
-Menyiagakan ambulans di lokasi kejadian
-Berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk penanganan warga terdampak.

“Tentu kami akan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kami sudah menyiagakan ambulans di lokasi. Apabila ada keluhan kesehatan dari masyarakat, kami berkoordinasi untuk merujuknya ke Rumah Sakit Krakatau Medika,” tegas Dhimas.

Ia menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Saat ini kami sedang berupaya seoptimal mungkin agar ke depannya semua dapat menjadi lebih baik,” tandasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hello world!

    Hello world!

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Asmuh
    • visibility 239
    • 1Komentar

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

  • Heboh! Simulasi Kuda 4 Unit Seharga Rp1 Miliar Milik Bhayangkara, Polri Buka Suara

    Heboh! Simulasi Kuda 4 Unit Seharga Rp1 Miliar Milik Bhayangkara, Polri Buka Suara

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Polri menanggapi kegaduhan yang terjadi ditengah masyarakat mengenai video soal simulator berkuda milik Korps Bhayangkar. Dalam vido yang tengah hangat diperbincangkan setelah diunggah oleh pejabat kepolisian melalui media sosial instagram. Kadiv Humas Polri, Jhonny Edizon Isir mengungkapkan simulator kuda tersebut telah ditempatkan secara khusus untuk mendukung operasional petugas di lapangan. “Fasilitas simulator pelatihan berkuda […]

  • Wapres Kunjungi Sulut, Tegaskan Pemerintah Berkomitmen Percepatan Penanganan Pasca Gempa Sulut

    Wapres Kunjungi Sulut, Tegaskan Pemerintah Berkomitmen Percepatan Penanganan Pasca Gempa Sulut

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming dalam kunjungan kerja ke Desa Tateli dan Rumengkor Kabupaten Minahasa. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk simpati mendalam pemerintah pusat sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam setiap situasi darurat dimana terjadi gempa […]

  • Diterjang Badai, Kapal Karam Seorang Nelayan di Bengkulu Hilang

    Diterjang Badai, Kapal Karam Seorang Nelayan di Bengkulu Hilang

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akibat diterjang badai Perahu nelayan karam di perairan Bengkulu tepatnya di Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu, akibatnya satu nelayan dinyatakan hilang, pukul 16.00 wib, Minggu (5/4). Humas Basarnas Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan karamnya perahu dipicu cuaca badai disertai ombak tinggi serta hujan lebat. “Karamnya perahu nelayan kami terima sekitar pukul 16.35 wib. Kemudian […]

  • Jambret Ditangkap. Ilustrasi photo_camera 1

    Hap, Dua Terduga Pelaku Jambret di Cikalongkulon Cianjur Ditangkap Warga

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Dua terduga pelaku penjambretan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon tertangkap warga. Aksi jahatnya gagal beraksi setelah pelaku panik saat melarikan diri, hingga menabrak kendaraan roda dua. Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim Firmanto mengatakan, aksi kejahatan penjambretan melibatkan dua orang terduga pelaku, berinisial D (25) dan RL (29) yang menggunakan sepeda motor Honda Beat. […]

  • Cegah Gratifikasi Lebaran 2026, KPK Terbitkan Edaran untuk Instansi Pemerintah

    Cegah Gratifikasi Lebaran 2026, KPK Terbitkan Edaran untuk Instansi Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjelang Idul Fitri 2026 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya mencegah adanya tindakan korupsi dengan mengingatkan seluruh Penyelenggara Negara (PN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), agar menolak dan menghindari segala bentuk gratifikasi, khususnya berhubungan dengan jabatan dan kewenangan yang melekat. KPK menegaskan segala bentuk permintaan dana, hadiah, atau Tunjangan Hari Raya (THR) tersebut bukan […]

expand_less