Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pengamat transportasi Deddy Herlambang menilai keluhan sulit mendapatkan ojek online (ojol) pada waktu-waktu tertentu dapat terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor.

Menurut Deddy, fenomena itu salah satunya terkait pilihan tarif dari pengguna yang tidak selalu menarik bagi pengemudi.

“Misalnya banyak konsumen memilih tarif hemat sehingga tidak diambil oleh driver ojol,” kata Deddy Jumat (13/3)).

Selain itu, potongan yang dikeluarkan dari perusahaan aplikasi juga disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat pengemudi menerima pesanan.

“Mungkin potongan dari aplikator yang sekitar 20 persen itu tidak menarik bagi driver ojol,” ujarnya.

Deddy menjelaskan, dalam layanan ride-hailing, pengemudi memiliki kebebasan untuk menerima atau menolak pesanan yang masuk melalui aplikasi.

Di sisi lain, Deddy menilai polemik mengenai ojek online tidak bisa dilepaskan dari konteks transportasi perkotaan secara keseluruhan. Menurut dia, ojek online pada dasarnya bukan bagian dari sistem transportasi nasional, melainkan transportasi privat atau paratransit yang bersifat layanan antar-jemput.

Menurutnya, ojek online pada dasarnya bukan bagian dari sistem transportasi nasional, melainkan transportasi privat atau paratransit yang bersifat layanan antar-jemput.

Karena itu, ia menilai yang lebih penting bagi kota-kota besar adalah penguatan sistem transportasi umum yang terintegrasi antar moda.

“Transportasi perkotaan yang mutlak dibutuhkan adalah sistem integrasi antar moda. Di negara-negara yang transportasinya maju, sebenarnya tidak ada ojol, karena sejatinya ojol itu fenomena sosial, bukan kebutuhan transportasi semata,” kata Deddy.

Sebagai solusi, ia mengusulkan adanya pembatasan jumlah pengemudi ojek online agar keseimbangan antara tarif dan jumlah pengemudi dapat terjaga.

“Solusinya adalah ada batasan kuota ojol sehingga tarif ideal bisa dinikmati oleh driver ojol,” ujar dia.
Di media sosial, keluhan mengenai sulitnya mendapatkan ojol memang tengah ramai dibicarakan warganet.

Sebagian pengguna bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai “krisis ojol”.

Dari berbagai informasi yang ada di media sosial maupun komunitas pengemudi, muncul dugaan bahwa fenomena ini berkaitan dengan ketidakseimbangan antara pendapatan yang diterima pengemudi dan biaya operasional yang mereka keluarkan.

Sejumlah pengemudi disebut memilih off bid atau tidak mengambil pesanan pada jam-jam tertentu, terutama saat lalu lintas sangat macet. Mereka menilai waktu tempuh perjalanan yang panjang tidak sebanding dengan tarif yang diterima. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para Ahli dan Pegiat Bisnis Plastik Sebut Inilah Penyebab Utama Kenaikkan Harga Plastik

    Para Ahli dan Pegiat Bisnis Plastik Sebut Inilah Penyebab Utama Kenaikkan Harga Plastik

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – CEO DST-Pack, Stanislav Krykun, sebuah perusahaan pengemasan yang berbasis di Polandia. Harga plastik cenderung terus merangkak naik bila ketegangan di Timur Tengah tak mereda. “Pemasok plastik kami di China telah menaikkan harga sekitar 15% baru-baru ini, dan mereka menyebutkan kenaikan biaya bahan baku dan ketidakpastian pasar secara umum sebagai alasannya,” ujarnya. Karena itu […]

  • KPK Telisik Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa di Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pati Nonaktif Sudewo

    KPK Telisik Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa di Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pati Nonaktif Sudewo

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami proses penyerahan uang pendaftaran perangkat desa pada penyidikan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pati nonaktif Sudewo. “Penyidik mendalami keterangan terkait proses penyerahan uang pendaftaran perangkat desa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, melansir Antara, Sabtu (4/4)Dia menjelaskan, pendalaman tersebut dilakukan KPK […]

  • UMKM Wajib Cek! Suku Bunga KUR BRI 2026 Resmi Berlaku

    UMKM Wajib Cek! Suku Bunga KUR BRI 2026 Resmi Berlaku

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Berikut ada kabar terbaru untuk KUR BRI 2026 terbaru dan pilihan produknya. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia kembali hadir pada tahun 2026 sebagai salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha. Skema KUR BRI 2026 tetap mengedepankan bunga rendah bersubsidi pemerintah, proses pengajuan yang relatif mudah, serta […]

  • menang tipis galatasary tekuk the reds

    Menang Tipis 1-0 Galatasaray Buat Liverpool Kembali Tersungkur

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Hasil mengecewakan dalam lanjutan babak 16 besar liga champions, dalam pertandingan tersebut Liverpool harus mengakui kekuatan tim tuan rumah, Galatasaray dengan menang tipis 1-0. Pertandingan yang digelar di Rams Park Istanbul, Rabu (11/3) dini hari WIB. Galatasaray mencetak gol semata wayang di awal pertandingan. Bola tandukan Mario Lemina membawa tim tuan rumah unggul […]

  • Srikandi Muda Siap Menggebrak All England 2026

    Srikandi Muda Siap Menggebrak All England 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Turnamen bulutangkis terbesar di dunia kini sudah memasuki edisi ke-116, Sejumlah atlet bulu tangkis putri muda Indonesia siap debut membawa nama Merah Putih. Perhelatan turnamen All England 2026 akan diselenggarakan pada 3 hingga 8 maret 2026. Utilita Arena Birmingham akan menjadi saks para atlet bulutangkis kelas dunia memperebutkan salah satu trofi bergengsi di […]

  • Rumah Susanah Dipasang Garis Polisi, Warga: Akibat Tingginya Intensitas Kedatangan Media Ke Rumah Tersebut.

    Rumah Susanah Dipasang Garis Polisi, Warga: Akibat Tingginya Intensitas Kedatangan Media Ke Rumah Tersebut.

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Rumah Susanah di Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak kini dipasang potongan garis polisi setelah namanya viral usai disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026. Namun, pemasangan garis tersebut bukan karena Susanah tersangkut kasus hukum. Menurut keterangan warga, pembatas dipasang setelah perangkat lingkungan melihat tingginya intensitas kedatangan […]

expand_less