Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pengamat transportasi Deddy Herlambang menilai keluhan sulit mendapatkan ojek online (ojol) pada waktu-waktu tertentu dapat terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor.

Menurut Deddy, fenomena itu salah satunya terkait pilihan tarif dari pengguna yang tidak selalu menarik bagi pengemudi.

“Misalnya banyak konsumen memilih tarif hemat sehingga tidak diambil oleh driver ojol,” kata Deddy Jumat (13/3)).

Selain itu, potongan yang dikeluarkan dari perusahaan aplikasi juga disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat pengemudi menerima pesanan.

“Mungkin potongan dari aplikator yang sekitar 20 persen itu tidak menarik bagi driver ojol,” ujarnya.

Deddy menjelaskan, dalam layanan ride-hailing, pengemudi memiliki kebebasan untuk menerima atau menolak pesanan yang masuk melalui aplikasi.

Di sisi lain, Deddy menilai polemik mengenai ojek online tidak bisa dilepaskan dari konteks transportasi perkotaan secara keseluruhan. Menurut dia, ojek online pada dasarnya bukan bagian dari sistem transportasi nasional, melainkan transportasi privat atau paratransit yang bersifat layanan antar-jemput.

Menurutnya, ojek online pada dasarnya bukan bagian dari sistem transportasi nasional, melainkan transportasi privat atau paratransit yang bersifat layanan antar-jemput.

Karena itu, ia menilai yang lebih penting bagi kota-kota besar adalah penguatan sistem transportasi umum yang terintegrasi antar moda.

“Transportasi perkotaan yang mutlak dibutuhkan adalah sistem integrasi antar moda. Di negara-negara yang transportasinya maju, sebenarnya tidak ada ojol, karena sejatinya ojol itu fenomena sosial, bukan kebutuhan transportasi semata,” kata Deddy.

Sebagai solusi, ia mengusulkan adanya pembatasan jumlah pengemudi ojek online agar keseimbangan antara tarif dan jumlah pengemudi dapat terjaga.

“Solusinya adalah ada batasan kuota ojol sehingga tarif ideal bisa dinikmati oleh driver ojol,” ujar dia.
Di media sosial, keluhan mengenai sulitnya mendapatkan ojol memang tengah ramai dibicarakan warganet.

Sebagian pengguna bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai “krisis ojol”.

Dari berbagai informasi yang ada di media sosial maupun komunitas pengemudi, muncul dugaan bahwa fenomena ini berkaitan dengan ketidakseimbangan antara pendapatan yang diterima pengemudi dan biaya operasional yang mereka keluarkan.

Sejumlah pengemudi disebut memilih off bid atau tidak mengambil pesanan pada jam-jam tertentu, terutama saat lalu lintas sangat macet. Mereka menilai waktu tempuh perjalanan yang panjang tidak sebanding dengan tarif yang diterima. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengisi Suara Plankton, Shikamaru dan Sokka, Dubber Legendaris Indonesia Salman Borneo Berpulang ke Rahmatullah

    Pengisi Suara Plankton, Shikamaru dan Sokka, Dubber Legendaris Indonesia Salman Borneo Berpulang ke Rahmatullah

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabar duka datang dari industri hiburan Tanah Air, khususnya dunia pengisi suara atau dubbing. Salah satu sosok legendaris, Salman Borneo, dikonfirmasi telah meninggal dunia pada 15 April pukul 02.00 WIB. Kabar ini pertama kali disampaikan langsung oleh rekan sesama dubber, Darmawan Susanto, yang juga dikenal luas di industri yang sama. Kepergian Salman Borneo […]

  • Selamatkan Rp13,2 Triliun Aset Negara, Prabowo Singgung Kenaikan Gaji Guru

    Selamatkan Rp13,2 Triliun Aset Negara, Prabowo Singgung Kenaikan Gaji Guru

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan kekayaan negara yang berhasil diselamatkan dari penertiban kawasan hutan dan pertambangan ilegal harus dikembalikan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Prabowo menyebut dana tersebut bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari menaikkan gaji guru dan aparatur negara, memperbaiki sekolah dan puskesmas, membangun rumah rakyat, hingga memperbaiki irigasi. Hal itu disampaikan […]

  • PPPK Paruh Waktu Ancam Turun ke Jalan

    PPPK Paruh Waktu Ancam Turun ke Jalan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – PPPK paruh waktu hanya ingin aspirasinya didengar pemerintah dan DPR RI. Jika eksekutif maupun legislatif menolak, terpaksa mereka turun ke jalan. Ketua umun Aliansi R2 R3 Indonesia Faisol Mahardika mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat permohonan rapat pendapat (RDP) kepada DPR RI bersama kementerian terkait. “Saya juga akan membuat pernyataan bahwa kami ingin menyampaikan aspirasi sekaligus […]

  • BGN dan KKP Kolaborasi Optimalkan Pasokan Ikan untuk Program MBG

    BGN dan KKP Kolaborasi Optimalkan Pasokan Ikan untuk Program MBG

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat sinergi untuk meningkatkan pemanfaatan ikan sebagai sumber protein dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kerja sama tersebut dituangkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BGN dan KKP yang diharapkan segera diimplementasikan. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan menu MBG memenuhi kebutuhan gizi penerima […]

  • Jakarta Ecotourism Festival 2026, Edukasi Sekaligus Wisata Jaga Mangrove

    Jakarta Ecotourism Festival 2026, Edukasi Sekaligus Wisata Jaga Mangrove

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebagai Ibukota Negara Jakarta selalu identik dengan destinasi perkotaan (urban tourism), pusat perbelanjaan, museum, dan hiburan malam. Namun, wajah pariwisata Ibu Kota kini terus diperluas melalui pendekatan lingkungan hidup. Salah satunya melalui Jakarta Ecotourism Festival (JEF) 2026 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta. Kepala Disparekraf DKI Jakarta Andhika Permata […]

  • Taspen Bongkar Fakta Kenaikan & Rapel Gaji 2026

    Taspen Bongkar Fakta Kenaikan & Rapel Gaji 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Setelah gonjang-ganjing penyaluran THR 2026 mereda, ruang digital kini dibanjiri narasi yang mengklaim adanya kenaikan hingga rapel gaji bagi para purnabakti. Kabar yang viral di media sosial ini sontak membuat para pensiunan PNS, TNI, dan Polri berharap cemas. Menanggapi hal tersebut, PT Taspen (Persero) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah melakukan penelusuran […]

expand_less