Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

Fenomena Off Bid Massal: Driver Ojol Makin Selektif Terhadap Calon Penumpang

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pengamat transportasi Deddy Herlambang menilai keluhan sulit mendapatkan ojek online (ojol) pada waktu-waktu tertentu dapat terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor.

Menurut Deddy, fenomena itu salah satunya terkait pilihan tarif dari pengguna yang tidak selalu menarik bagi pengemudi.

“Misalnya banyak konsumen memilih tarif hemat sehingga tidak diambil oleh driver ojol,” kata Deddy Jumat (13/3)).

Selain itu, potongan yang dikeluarkan dari perusahaan aplikasi juga disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat pengemudi menerima pesanan.

“Mungkin potongan dari aplikator yang sekitar 20 persen itu tidak menarik bagi driver ojol,” ujarnya.

Deddy menjelaskan, dalam layanan ride-hailing, pengemudi memiliki kebebasan untuk menerima atau menolak pesanan yang masuk melalui aplikasi.

Di sisi lain, Deddy menilai polemik mengenai ojek online tidak bisa dilepaskan dari konteks transportasi perkotaan secara keseluruhan. Menurut dia, ojek online pada dasarnya bukan bagian dari sistem transportasi nasional, melainkan transportasi privat atau paratransit yang bersifat layanan antar-jemput.

Menurutnya, ojek online pada dasarnya bukan bagian dari sistem transportasi nasional, melainkan transportasi privat atau paratransit yang bersifat layanan antar-jemput.

Karena itu, ia menilai yang lebih penting bagi kota-kota besar adalah penguatan sistem transportasi umum yang terintegrasi antar moda.

“Transportasi perkotaan yang mutlak dibutuhkan adalah sistem integrasi antar moda. Di negara-negara yang transportasinya maju, sebenarnya tidak ada ojol, karena sejatinya ojol itu fenomena sosial, bukan kebutuhan transportasi semata,” kata Deddy.

Sebagai solusi, ia mengusulkan adanya pembatasan jumlah pengemudi ojek online agar keseimbangan antara tarif dan jumlah pengemudi dapat terjaga.

“Solusinya adalah ada batasan kuota ojol sehingga tarif ideal bisa dinikmati oleh driver ojol,” ujar dia.
Di media sosial, keluhan mengenai sulitnya mendapatkan ojol memang tengah ramai dibicarakan warganet.

Sebagian pengguna bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai “krisis ojol”.

Dari berbagai informasi yang ada di media sosial maupun komunitas pengemudi, muncul dugaan bahwa fenomena ini berkaitan dengan ketidakseimbangan antara pendapatan yang diterima pengemudi dan biaya operasional yang mereka keluarkan.

Sejumlah pengemudi disebut memilih off bid atau tidak mengambil pesanan pada jam-jam tertentu, terutama saat lalu lintas sangat macet. Mereka menilai waktu tempuh perjalanan yang panjang tidak sebanding dengan tarif yang diterima. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2026, Masih Stay Peringkat 121 Namun Posisinya Rawan Digeser Togo

    Peringkat FIFA Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2026, Masih Stay Peringkat 121 Namun Posisinya Rawan Digeser Togo

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Usai laga Indonesia melawan Bulgaria pada Final FIFA Series 2026 yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (30/3/2026) malam WIB. Hasil akhir 1-0 yang diterima Indonesia menyebabkan tim asuhan John Herdman tersebut harus puas menjadi juara 2 dalam ajang tersebut. Penalti Marin Petkov di menit ke-38 menjadi satu-satunya gol yang […]

  • Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, Kini Vidi Aldiano Tutup Usia

    Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, Kini Vidi Aldiano Tutup Usia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 61
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Innalillahi Wa Inailihi Rajiun Kabar duka datang dari dunia musik tanah air, Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3) pukul 16:33 WIB dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke-35 tahun. Kabar duka ini langsung diumumkan secara resmi oleh anggota keluarganya. “Telah wafat anak saya, OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat di dampingi seluruh […]

  • Rupiah Ambyar, BI Ungkap Sebab Dolar AS Tembus Rp 17.300

    Rupiah Ambyar, BI Ungkap Sebab Dolar AS Tembus Rp 17.300

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bank Indonesia (BI) akhirnya buka suara terkait nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan itu membawa mata uang Paman Sam berhasil tembus level Rp 17.300-an/US$. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional. “Pergerakan rupiah […]

  • Mantan Presiden Iran Ahamdinejad Dikabarkan Selamat Usai Serangan Brutal AS-Israel

    Mantan Presiden Iran Ahamdinejad Dikabarkan Selamat Usai Serangan Brutal AS-Israel

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serangan demi serangan terus dilancarkan Amerika Serikat kepada Iran sejak dimulai pada Sabtu (28/2), serangan yang secara masif dilancarkan itu mengakibatkan banyak korban jiwa mulai berjatuhan salah satunya dengan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei dan keluarganya. Salah satu pemberitaan yang muncul di tengah duka itu adalah mantan presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad yang […]

  • Tertangkapnya Wakil Bupati Indramayu, Kejati Jabar Ungkap Kerugian Negara Ditaksir Rp18 Miliar

    Tertangkapnya Wakil Bupati Indramayu, Kejati Jabar Ungkap Kerugian Negara Ditaksir Rp18 Miliar

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi bagi pimpinan serta anggota DPRD Indramayu tahun anggaran 2022 hingga 2025. Nilai kerugian negara dalam perkara tersebut ditaksir mencapai Rp18 miliar. Tiga tersangka yang ditetapkan yakni Syaefudin yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten […]

  • Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

    Sudah Tiga Minggu Warga Tuban Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Dugaan Pertamina Ada Penimbunan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ratusan warga di Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban harus rela berdesak-desakan hingga berjam-jam demi mendapatkan tabungan gas elpiji tiga kilogram. Sejumlah warga bahkan harus pulang dengan tangan kosong dan menelan kekecewaan usai tak kebagian gas elpiji yang dijual oleh pihak pangkalan. Selain sulit di dapat, harga tabung gas elpiji di tingkat pengecer […]

expand_less