Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, Kini Vidi Aldiano Tutup Usia

Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, Kini Vidi Aldiano Tutup Usia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Innalillahi Wa Inailihi Rajiun Kabar duka datang dari dunia musik tanah air, Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3) pukul 16:33 WIB dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke-35 tahun. Kabar duka ini langsung diumumkan secara resmi oleh anggota keluarganya.

“Telah wafat anak saya, OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak,” bunyi pengumuman dari pihak keluarga.

Sederet sahabat artis sudah menuliskan ucapan duka cita. Deddy Corbuzier hingga Luna Maya meninggalkan ucapan bela sungkawa lewat media sosial Instagram. Selama ini, Vidi Aldiano diketahui berjuang melawan kanker ginjal. Ia telah menjalani pengobatan hingga ke Singapura dan menunjukkan pergulatannya menghadapi penyakit tersebut selama bertahun-tahun.

“Innalillahi wainailaihi rojiun, selamat jalan Vidi, selamat kembali kepangkuan Allah SWT, InsyaAllah Surga Firdaus tempatmu.” Ungkapan tersebut langsung menarik perhatian warganet yang turut merasakan kehilangan.

Tak hanya itu, penyanyi Rio Febrian juga menyampaikan pesan singkat dalam bahasa Inggris, “Rest in Peace Vidi u’ll be missed :(.

Sementara itu, sejumlah figur publik lain seperti Luna Maya, Kiky Saputri, Mona Ratuliu danlainnya juga ikut menuliskan doa dan emoji tangis sebagai bentuk duka.

Deretan komentar tersebut membuat suasana kolom komentar dipenuhi ungkapan kehilangan dan doa dari rekan-rekan yang pernah bekerja maupun bersahabat dengan Vidi.

Meninggalnya pria kelahiran Jakarta 29 Maret 1990 ini memang sudah diketahui cukup lama berjuang melawan penyakitnya, kanker ginjal.

Sebelumnya diketahui Vidi Aldiano menyampaikan kabar hiatus dari dunia hiburan sejak bulan November 2025. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmennya terhadap kondisi kesehatan dan perkembangan karier ke depan. Vidi sempat mengenang kembali momen pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal enam tahun silam pada Desember 2025 di tengah vakum dari kehidupan sosial.

Menurutnya, banyak perubahan yang terjadi setelah ia menderita penyakit kanker ginjal sejak tahun 2019. Perubahan itu meliputi prioritas hidup hingga sudut pandangnya dalam melihat hal-hal yang terjadi di dunia ini.

Meskipun memberikan rasa sakit pada tubuhnya, pelantun lagu “Status Palsu” itu mengucapkan terima kasih kepada sel kanker di dalam tubuhnya. Ia merasa kanker tersebut telah memberikannya banyak pelajaran hidup.

Profil Singkat Vidi Aldiano

Vidi Aldiano memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano. Ia lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990 dan dikenal sebagai penyanyi serta penulis lagu pop Indonesia. Vidi memulai karier musiknya melalui album debut Pelangi di Malam Hari yang dirilis pada 2008 dan melahirkan sejumlah lagu populer.

Beberapa lagu yang turut mengangkat namanya antara lain Nuansa BeningStatus Palsu, dan Cemburu Menguras Hati. Pada 2019, Suami dari Sheila Dara Aisha ini mengungkapkan dirinya didiagnosis kanker ginjal. Ia kemudian menjalani operasi pengangkatan ginjal serta serangkaian pengobatan untuk mengatasi penyakit tersebut.

Sejak saat itu, Vidi kerap membagikan perjalanan pemulihan kesehatannya kepada publik sekaligus mengampanyekan pentingnya deteksi dini kanker. Meski menghadapi tantangan kesehatan, Vidi tetap aktif berkarya di industri hiburan. Selain bermusik, ia juga dikenal sebagai pembawa acara, aktor, dan pebisnis di sektor kreatif. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coach Indra Sjafri Pastikan   Garuda Internasional Cup 2026 Panggung Tepat Sepak Bola Anak Indonesia Berkembang

    Coach Indra Sjafri Pastikan Garuda Internasional Cup 2026 Panggung Tepat Sepak Bola Anak Indonesia Berkembang

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Indra Sjafri, yang bertugas sebagai Technical Advisor Garuda International Cup (GIC) 2026, menilai keberlangsungan turnamen usia muda seperti GIC memiliki manfaat besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia. “GIC ini sangat penting karena anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding melawan pemain dari negara lain. Mereka belajar bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang mental bertanding, […]

  • Timnas Indonesia Absen Asian Games 2026, Publik Menanti Taktik Magis Herdman Di FIFA SERIES 2026

    Timnas Indonesia Absen Asian Games 2026, Publik Menanti Taktik Magis Herdman Di FIFA SERIES 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 117
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pecinta sepak bola tanah air tampaknya harus menunggu penampilan terbaru di pentas dunia, munculnya peraturan baru yang dibuat AFC dan OCA memastikan timnas Indonesia absen dalam perhelatan tersebut. Seperti diketahui Timnas Indonesia kini resmi dilatih oleh John Herdman sejak kegagalan pelatih Patrick Kluivert yang mengandaskan mimpi timnas bermain dipiala dunia tahun lalu. Kepastian […]

  • Cara Cek Hasil Kelulusan UTBK-SNBT 2026 Secara Daring

    Cara Cek Hasil Kelulusan UTBK-SNBT 2026 Secara Daring

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Rangkaian seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK – SNBT) 2026 telah memasuki tahap krusial yakni pengumuman. Ujian yang digelar serentak sejak 21 April 2026 kini menjadi penentu bagi ratusan ribu peserta dalam memperebutkan kursi di PTN impian. Berdasarkan informasi resmi dari SNPMB, pengumuman […]

  • Indonesia Negara Pertama yang Bakal Pakai CNG 3 Kg Untuk Bahan Bakar Masak

    Indonesia Negara Pertama yang Bakal Pakai CNG 3 Kg Untuk Bahan Bakar Masak

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Indonesia akan segera beralih dari penggunaan gas LPG 3kg dengan gas CNG dalam waktu dekat, sebagaimana disampaikan oleh Dirjen Migas Laode Sulaeman yang menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menyiapkan peta jalan agar peralihan tersebut dapat berjalan dengan aman dan efisien bagi rumah tangga. Nantinya, tabung CNG 3 kg akan menggunakan teknologi tabung […]

  • KPK Menyoroti Penemuan Barang Bernilai Fantastis dari BGN, Budi: bahan evaluasi serius

    KPK Menyoroti Penemuan Barang Bernilai Fantastis dari BGN, Budi: bahan evaluasi serius

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang menjadi program unggulan Presiden Prabowo yang menurutnya dapat menekan angka stunting dan permasalahan gizi anak Indonesia. Namun siapa sangka program tersebut banyak sekali ditemukan kejanggalan yang dinilai tidak umum untuk badan yang fokus menyediakan makanan untuk masyarakat. Belum lama ini adanya penemuan pengadaan tablet untuk Sarjana Penggerak […]

  • Menuju Zero Waste: PSEL Kaltim Jadi Ujung Tombak Pengolahan Sampah Ibu Kota Nusantara

    Menuju Zero Waste: PSEL Kaltim Jadi Ujung Tombak Pengolahan Sampah Ibu Kota Nusantara

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dikabarkan akan segera memasuki area Kalimantan Timur, dengan dua fasilitas yang akan dibangun di Balikpapan dan Samarinda. Proyek PSEL di Balikpapan diharapkan dapat menampung sampah dari wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, efisiensi biaya tidak memungkinkan pembangunan fasilitas PSEL atau […]

expand_less