Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Negosiasi Perdamaian AS-Iran Kembali Temui Jalan Buntu

Negosiasi Perdamaian AS-Iran Kembali Temui Jalan Buntu

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Harapan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin pupus setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan kepergian utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk berunding dengan Iran.


Di sisi lain, pihak Iran masih bersikukuh untuk tidak melunakkan proposal perdamaiannya.

“Saya bilang, ‘tidak, kalian tak akan melakukan penerbangan 18 jam untuk pergi ke sana. Kita memegang semua kartu,'” kata Trump pada Sabtu (25/4), seperti dikutip Fox News.

“Kalian tak akan melakukan penerbangan 18 jam lagi hanya untuk duduk dan membicarakan hal yang tak ada hasilnya,” katanya, menambahkan.

Trump menegaskan pembatalan itu tidak berarti serangan AS dilanjutkan kembali, menurut laporan Axios.
Ia menyebut adanya “perpecahan dan kebingungan” di antara para pemimpin Iran, sehingga proses negosiasi diperkirakan membutuhkan waktu dan tenaga.

“Tak ada yang tahu siapa yang berkuasa, termasuk mereka. Selain itu, kita memegang semua kartu, mereka tidak punya apa-apa! Jika mereka ingin berbicara, yang perlu mereka lakukan hanyalah menelepon!!!” tulis Trump di Truth Social.

Namun, Trump menegaskan AS tetap terbuka untuk berdialog dengan Iran. Menteri Luar Negeri Iran

Abbas Araghchi tiba pada Jumat di Pakistan, yang menjadi penengah perundingan AS-Iran.
Witkoff dan Kushner sebelumnya dijadwalkan berangkat pada Sabtu, tetapi sejumlah laporan menyebutkan bahwa delegasi Iran telah lebih dulu meninggalkan Pakistan.

Setelah pembatalan tersebut, Trump mengatakan pihaknya telah menerima usulan baru dari Iran.

“Mereka memberi kami dokumen yang seharusnya lebih baik. Dan yang menarik, segera setelah saya membatalkannya, dalam waktu 10 menit kami mendapat dokumen baru yang jauh lebih baik,” kata Trump kepada wartawan pada Sabtu.

Saat ditanya soal isi dokumen tersebut, Trump menegaskan fokus utama perundingan tetap pada jaminan bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.

“Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sangat sederhana,” ujarnya.

Sementara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba pada Jumat di Pakistan, yang menjadi penengah perundingan AS-Iran.

Araghchi bertemu Kepala Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir di Islamabad, untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian yang sempat terhenti antara Iran dan Amerika Serikat guna mengakhiri perang.

Dalam video singkat yang diunggah Kedubes Iran di akun X, pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri

Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi dan Penasihat Keamanan Nasional sekaligus Kepala Intelijen Antar-Layanan Letnan Jenderal Asim Malik.

Turut hadir juga Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei dan Duta Besar Iran untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam.

Meskipun Kedubes Iran tidak merinci lebih lanjut, beberapa sumber Pakistan mengatakan kepada Anadolu bahwa kedua pihak membahas hal-hal berkaitan dengan potensi pembicaraan putaran kedua antara Amerika dan Iran dalam beberapa hari mendatang.

Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat malam (24/4) untuk hal, yang menurut pejabat Pakistan, sebagai upaya membuka jalan bagi negosiasi putaran kedua.

Negosiasi pertama telah dilakukan di Islamabad dua pekan lalu, tetapi gagal mencapai kesepakatan. Pembicaraan tersebut terjadi setelah Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua pekan, yang dimulai sejak 8 April, dan diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.

Araghchi juga akan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pihaknya tidak akan berunding di bawah tekanan, ancaman, atau blokade.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, menurut keterangan resmi kepresidenan Iran, Sabtu (25/4).

Ia mengatakan titik temu dan lingkungan kondusif menjadi syarat utama bagi dialog yang efektif.
Menurut Pezeshkian, pengalaman negosiasi sebelumnya justru memperdalam ketidakpercayaan publik di Iran karena dialog berlangsung bersamaan dengan sanksi, tekanan, dan blokade.

Ia menegaskan prasyarat penting untuk menyelesaikan perselisihan, yaitu menghentikan sikap bermusuhan dan jaminan hal itu tidak terulang lagi. Ia juga mengatakan meningkatnya keberadaan militer semakin memperumit situasi dan melemahkan suasana dialog.

Pernyataan Pezeshkian itu muncul di tengah upaya Pakistan menghidupkan kembali pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat setelah eskalasi konflik dalam beberapa pekan terakhir.

Putaran pertama perundingan di Islamabad dua pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Pembicaraan tersebut berlangsung setelah gencatan senjata dua pekan yang dimediasi Pakistan pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Kedua pihak kemudian menyepakati gencatan senjata dua pekan mulai 7 April dan pembicaraan di Islamabad yang berakhir tanpa hasil. AS lalu memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara mediator berupaya mengatur putaran perundingan yang baru. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • La Grande Indonesia, Koreagrafi Suporter Indonesia Sukses Pecahkan Rekor Muri

    La Grande Indonesia, Koreagrafi Suporter Indonesia Sukses Pecahkan Rekor Muri

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Suporter Timnas Indonesia, La Grande Indonesia, sukses memecahkan rekor MURI melalui aksi koreografi di tribun penonton pada 25 September 2026. Dukungan terhadap Tim Nasional (Timnas) Indonesia tidak hanya hadir melalui sorakan dari tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026, ribuan suporter menghadirkan aksi kreatif dengan membentuk […]

  • Heboh! Simulasi Kuda 4 Unit Seharga Rp1 Miliar Milik Bhayangkara, Polri Buka Suara

    Heboh! Simulasi Kuda 4 Unit Seharga Rp1 Miliar Milik Bhayangkara, Polri Buka Suara

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Polri menanggapi kegaduhan yang terjadi ditengah masyarakat mengenai video soal simulator berkuda milik Korps Bhayangkar. Dalam vido yang tengah hangat diperbincangkan setelah diunggah oleh pejabat kepolisian melalui media sosial instagram. Kadiv Humas Polri, Jhonny Edizon Isir mengungkapkan simulator kuda tersebut telah ditempatkan secara khusus untuk mendukung operasional petugas di lapangan. “Fasilitas simulator pelatihan berkuda […]

  • Jelang Arus Balik 2026, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

    Jelang Arus Balik 2026, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menyambut arus balik Lebaran 2026, Korlantas Polri menegaskan kesiapan skenario kelancaran lalu lintas di berbagai wilayah. Langkah ini bertujuan menjaga ritme perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman, sekaligus memastikan pengendara kembali ke aktivitas rutin dengan kondisi fisik dan mental yang baik. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, masyarakat perlu mewaspadai tingginya mobilitas arus balik […]

  • TERPILIH: Stadion GBK dan Si Jalak Harupat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

    TERPILIH: Stadion GBK dan Si Jalak Harupat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Teka-teki arena untuk menggelar edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya terjawab. Otoritas sepak bola dunia sebelumnya telah meresmikan Indonesia sebagai tuan rumah Premier Division. Indonesia akan menjamu delapan tim di kasta tertinggi yang terdiri dari dua grup. Grup A berisi Indonesia, India, Malaysia, Singapura. Sementara Grup B berisi Vietnam, Pakistan, Thailand, Filipina. […]

  • UMKM Wajib Cek! Suku Bunga KUR BRI 2026 Resmi Berlaku

    UMKM Wajib Cek! Suku Bunga KUR BRI 2026 Resmi Berlaku

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Berikut ada kabar terbaru untuk KUR BRI 2026 terbaru dan pilihan produknya. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia kembali hadir pada tahun 2026 sebagai salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha. Skema KUR BRI 2026 tetap mengedepankan bunga rendah bersubsidi pemerintah, proses pengajuan yang relatif mudah, serta […]

  • Polres Sukabumi Segera Gerebek Lokasi Penimbunan BBM dan Berhasil Ciduk 1 Pelaku

    Polres Sukabumi Segera Gerebek Lokasi Penimbunan BBM dan Berhasil Ciduk 1 Pelaku

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aparat kepolisian segera bergerak menindaklanjuti informasi viral di media sosial terkait dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Sukabumi. Dari lokasi, polisi mengamankan seorang terduga pelaku dan menyita 150 jeriken berisi BBM. Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto mengatakan, penindakan bermula saat jajarannya mendapati kabar penimbunan bahan bakar yang ramai diperbincangkan […]

expand_less