Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » OSN 2026 Segera Dimulai! Simak 3 Hal Penting: Jadwal, Mekanisme, dan Syarat

OSN 2026 Segera Dimulai! Simak 3 Hal Penting: Jadwal, Mekanisme, dan Syarat

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Olimpiade Sains Nasional (OSN) secara resmi kembali diselenggarakan di tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dengan mengundang kepada seluruh sekolah yang ada di tanah air. Pendaftaran dimulai dari tanggal 1 hingga 28 Februari 2026, peserta dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

OSN, sudah lama menjadi patokan bagi siswa yang uggul secara akademik di bidang sains dan teknologi, pada tahun ini kembali membawa misi penting, bukan sekadar mencari juara, tetapi siap melahirkan cadangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap untuk berkompetisi dipersaingan global.

Secara khusus pihaknya tengah mengangkat tema semangat inovasi dan ketangguhan, OSN 2026 dirancang sebagai proyek jangka panjang bagi calon peraih medali emas dalam berbagai olimpiade sains internasional di tahun yang akan datang.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Dr. Maria Veronica Irene, menekankan bahwa OSN tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi.

“Saya mohon kerja samanya semua, ini bukan hanya lomba, tapi membangun karakter anak,” ujarnya dalam sambutan sosialisasi OSN 2026 pada Kamis (29/1/2026) dalam Live Streaming Youtube @pusatprestasinasional.

Kompetisi OSN berbeda dengan kompetisi akademik biasa, di OSN peserta dituntut untuk menguasai konsep yang mendalam serta kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills).

Tahun ini, Puspresnas kembali menetapkan sembilan mata pelajaran yang dilombakan, dengan variasi yang disesuaikan untuk setiap jenjang pendidikan.

Pada jenjang SD, fokus kompetisi difokuskan pada dua fondasi sains utama, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Diharapkan di jenjang ini, peserta bukan hanya menghafal rumus, melainkan peserta dapat menumbuhkan nalar logika dan rasa ingin tahu ilmiah sejak usia belia.

Memasuki jenjang SMP, jangkauan lomba diperluas menjadi enam mata pelajaran yaitu, Matematika, IPA Terpadu, Fisika, Biologi, dan yang semakin populer, Informatika/Komputer. Hal ini menujukkan sebuah tren positif dengan adanya kenaikan minat pada bidang Informatika di jenjang SMP menunjukkan adanya pergeseran minat generasi muda menuju era digital.

Sedangkan untuk jenjang SMA/SMK, kontestasi semakin tersegmentasi dan mendalam. hal tersebut mencakup tujuh mata pelajaran, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, dan Kebumian. Cabang Astronomi dan Kebumian seringkali menjadi kejutan bagi masyarakat umum, namun perlu diketahui kedua cabang itu sangat penting untuk menjaga kedaulatan bangsa di bidang maritim dan kedirgantaraan.

Karakteristik utama OSN ini terletak pada mekanisme seleksi yang kompetitif dan bertahap. Pendaftaran sepanjang Februari ini merupakan fase inisiasi yakni sebuah titik mula sebelum para peserta menempuh rangkaian panjang menuju puncak prestasi.

  1. Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S): Sekolah wajib menyelenggarakan seleksi internal untuk menentukan perwakilan terbaiknya. Proses ini biasanya berlangsung di bulan Maret. Hanya siswa dengan kemampuan di atas rata-rata yang akan didaftarkan ke tingkat kabupaten/kota.
  2. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): Di tahap ini, kompetisi mulai terasa. Siswa dari berbagai sekolah di satu daerah saling berhadapan. Juara I, II, dan III di tingkat kabupaten berhak melaju ke tingkat provinsi.
  3. Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): Ini adalah penyaringan yang paling berat. Ratusan siswa terbaik dari berbagai kabupaten akan bertarung memperebutkan tiket ke nasional. Hanya sebagian kecil, biasanya 3-5 besar per mata pelajaran, yang berhasil lolos.
  4. Seleksi Tingkat Nasional (OSN): Puncak acara yang mempertemukan para jenius muda dari seluruh provinsi di Indonesia. Pemenang di sini tidak hanya mendapat medali, tetapi juga undangan langsung ke pemusatan latihan nasional (National Training Camp) untuk persiapan olimpiade internasional.

Pendaftaran OSN 2026 kini kembali melalui satu pintu di laman resmi Puspresnas untuk memastikan pendataan yang lebih transparan dan presisi. Namun, kecanggihan sistem ini menuntut ketelitian ekstra dari pihak sekolah.

Pihaknya menghimbau untuk sekolah yang mendaftarkan siswanya untuk memastikan seluruh detail data siswa mulai dari NISN hingga pilihan mata pelajaran sudah benar sebelum disimpan. Tahap ini merupakan fondasi sehingga kesalahan teknis kecil dalam pengisian data dikhawatirkan menghambat akses ujian hingga mengakibatkan kesalahan cetak pada sertifikat juara nantinya.

Dalam arahannya ia mengingatkan bahwa jendela waktu yang diberikan selama satu bulan itu adalah waktu yang cukup untuk mempersiapkan data.

“Jangan menunggu menit-menit terakhir. Gangguan server karena traffic tinggi di detik-detik penutupan sering terjadi. Jadi kami himbau agar sekolah mendaftarkan siswanya sedini mungkin,” tutupnya.

Adapun syarat peserta dalam ajang OSN 2026, sebagai berikut:

  1. Peserta adalah WNI dan mewakili sekolahnya;
  2. Peserta didik kelas IV dan V SD/MI sederajat; Kelas VII dan VIII untuk jenjang SMP/MTs sederajat;
  3. Peserta memiliki kompetensi dalam bidang IPA, IPS, dan Matematika;
  4. Peserta OSN yang menang ditahun sebelumnya diperkenankan mengikuti kembali dengan ajang yang berbeda;
  5. Pelaksanaan registrasi melalui sistem aplikasi pendaftaran lomba Pusat Prestasi Nasional;
  6. Surat keterangan yang ditandatanani oleh kepala sekolah;
  7. Operator sekolah wajib mengunggah pakta integritas yang telah ditandatangani peserta dan surat keterangan kepala sekolah di portal registrasi.

Setiap sekolah diwajibkan menyiapkan lima siswa untuk mengikuti seleksi tingkat OSN-K. Setelah seleksi tingkat kabupaten/kota, maka peserta yang berhak dapat melaju ke tingkat provinsi berjumlah lima orang, dengan ketentuan maksimal dua peserta per sekolah.

Sementara itu, jumlah peserta yang berhak melaju ke final nasional dibatasi sebanyak 115 peserta per bidang lomba.

Peran guru pembina (tutor) dan orang tua menenentukan keberhasilan siswa di OSN. Bagi guru, bulan Februari ini adalah momen yang tepat memantau data pendaftaran dan memastikan siswa yang berpotensi tidak terlewat. Dan tentunya bagi orang tua, dukungan doa dan moral menjadi sangat diperlukan, adanya tekanan dalam kompetisi seringkali membuat siswa stres, maka peran orang tua adalah menjaga semangat anak agar tetap positif dan semangat dalam meraih prestasi***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bom Teror Menerjang Ketua BEM UGM, Usai Bersurat Ke Unicef

    Bom Teror Menerjang Ketua BEM UGM, Usai Bersurat Ke Unicef

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 69
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama setelah dirinya mengirim surat ke UNICEF beberapa waktu yang lalu, Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM. Universitas Gajah Mada kemudian bergerak cepat dengan memberikan perlindungan kepada ketua BEM tersebut yang mengakui dirinya telah dibuntuti orang berbadan tegap dan mendapat ancaman teror. Pihak Kampus menurunkan tim keamanan yang terdiri dari Kantor Keamanan, Keselamatan […]

  • The Bavarians Sukses Bungkam El Real di Bernabeu Dengan Skor Tipis 2-1

    The Bavarians Sukses Bungkam El Real di Bernabeu Dengan Skor Tipis 2-1

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Bayern Muchen sukses berhasil mencuri kemenangan krusial pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Bertamu ke markas raksasa Spanyol, Real Madrid, di Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB, Die Roten pulang dengan kemenangan tipis 2-1. Harry Kane menjadi bintang utama dalam pertandingan pagi ini. Setelah sempat absen karena cedera ringan yang membuatnya melewatkan […]

  • Pemerintah Menyatakan Indonesia Tidak Akan Kenakan Tarif di Selat Malaka

    Pemerintah Menyatakan Indonesia Tidak Akan Kenakan Tarif di Selat Malaka

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah melalui Menteri Luar Negeri RI Sugiono telah menyatakan, Indonesia tidak akan memberlakukan tarif di Selat Malaka karena hal itu tidak sesuai dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS). Hal itu disampaikannya dalam wawancara singkat di Jakarta, Kamis, saat merespons pertanyaan wartawan terkait apakah Indonesia akan memberlakukan pengenaan tarif di Selat Malaka. Sugiono […]

  • Ini Lho Teknik Memasak Jeroan Sapi Anti Amis

    Ini Lho Teknik Memasak Jeroan Sapi Anti Amis

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masih dalam momen Idul Adha memasak hewan sembelihan kurban akan selalu dinantikan oleh masyarakat, namun tentunya tidak jarang mengolah hewan sembelihan perlu dicermati betul agar tidak mengalami gagal masak. Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, […]

  • Hattrick Persib Bandung Juarai Liga 1 Indonesia Musim 2025/2026, Masyrakat Bandung Tumpah Ruah Bergelora Ria

    Hattrick Persib Bandung Juarai Liga 1 Indonesia Musim 2025/2026, Masyrakat Bandung Tumpah Ruah Bergelora Ria

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Laga pamungkas telah dilakoni Persib bandung kontra Persijap Jepara sabtu sore (23/5.2026), dalam pertandingan itu Maung Bandung menjamu Persijap di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan skor akhir sama kuat 0-0, namn perlu diketahui dengan hasil itu sudah cukup bagi Pesib Bandung mengangkat trofi juara liga 1 Indonesia ke-4nya untuk musim 2026/2026. Stadion […]

  • BEM IPB Sebut Ada 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

    BEM IPB Sebut Ada 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam perkembangan terakhir adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang akhirnya terungkap di sebuah kampus ternama di tanah air, setelah sebelumnya ramai pemberitaan di kampus UI Depok, kini kasus yang hampir sama terjadi di IPB Bogor. Presiden Mahasiswa BEM KM IPB University, Muhammad Abdan Rofi, mengungkapkan ada 16 terduga pelaku dan 2 korban yang […]

expand_less