Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Terbongkar! Ini Modus Dugaan Pelecehan Sesama Jenis Pendakwah SAM, Korban Diiming-imingi Sekolah ke Mesir

Terbongkar! Ini Modus Dugaan Pelecehan Sesama Jenis Pendakwah SAM, Korban Diiming-imingi Sekolah ke Mesir

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Korban dugaan pelecehan seksual oleh pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry atau SAM di Bogor, Jawa Barat, diduga diimingi sekolah gratis ke Mesir.

Modus tersebut disebut digunakan pelaku untuk mendekati dan memengaruhi para santri.

Saksi Ustaz Abi Makki mengatakan, iming-iming pendidikan ke Mesir menjadi salah satu cara SAM menarik kepercayaan korban. Bahkan, beberapa santri disebut benar-benar diberangkatkan ke Mesir.

“Iming-imingnya itu, mau diberangkatkan sekolah gratis ke Mesir, korban juga ada yang sudah berangkat ke Mesir,” kata Abi Makki kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026).

Abi menjelaskan, SAM kerap mengajak para santri mengikuti ceramahnya, lalu menjanjikan kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Namun, menurutnya, dana pemberangkatan tersebut bukan berasal dari dana pribadi pelaku, melainkan dari sumbangan umat dan jemaah majelis yang dihimpun untuk membantu santri.

Abi juga mengungkap dugaan pelecehan sebenarnya sudah terjadi sejak 2021. Saat itu, para korban bersama guru santri dan tokoh agama melakukan tabayun terhadap SAM.

Dalam pertemuan tersebut, pelaku sempat menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Namun, pada akhir 2025, para guru kembali menerima pengakuan dari santri yang mengaku mengalami tindakan serupa.

Para guru kemudian berkumpul dan melaporkan hal tersebut kepada tokoh agama, Habib Mahdi.

“Di akhir November 2025 kami mendapat wawancara dengan korban melalui Ustazah Oki. Dari situ kami mengetahui bahwa dia belum berubah,” ujar Abi.

Setelah pengakuan tersebut, para guru dan korban akhirnya membuat laporan ke Mabes Polri.

Para santri yang sebelumnya tidak berani berbicara mulai mengungkap pengalaman yang mereka alami. Abi menyebut korban dalam kasus ini terdiri dari santri di bawah umur hingga dewasa.

Dugaan pelecehan juga disebut terjadi berulang kali, bahkan beberapa di antaranya dilakukan di tempat ibadah.

“Korban tidak bisa berbuat apa-apa, bingung dan menurut saja karena disampaikan hal-hal yang disesuaikan agama. Korban laki-laki semuanya,” katanya.

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut dilaporkan ke Mabes Polri pada 28 November 2025 dengan nomor laporan LP/B/586/XI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Hingga kini, para korban disebut masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi XIII DPR RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) DPR RI terus memperdalam pembahasan terkait perlindungan perempuan dan kepastian hukum dalam perkara lintas negara. Khususnya dalam kasus perkawinan campur antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA). Pansus tersebut telah menggelar Rapat Dengar […]

  • Skandal di FH UI, Komisi VIII DPR RI: Calon Praktisi Hukum Harusnya Paham Aturan

    Skandal di FH UI, Komisi VIII DPR RI: Calon Praktisi Hukum Harusnya Paham Aturan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –Terkuaknya kasus dugaan pecehan seksual verbal di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) mendapatkan sorotan dan perhatian khusus dari Komisi VIII DPR RI. Terlebih kasus tersebut melibatkan 16 mahasiswa di fakultas tersebut. Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina menegaskan, para pelaku di FH UI seharusnya memahami norma hukum. Selaku kalangan terdidik dan […]

  • Ribuan Massa di Pasuruan Turun Tolak Alih Fungsi Hutan Jadi Real Estate

    Ribuan Massa di Pasuruan Turun Tolak Alih Fungsi Hutan Jadi Real Estate

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gelombang aksi massa yang menolak alih fungsi hutan di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan, semakin memuncak. Ribuan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Hutan (Gema Duta) turun ke jalan, menggelar aksi besar-besaran demi menjaga kelestarian lingkungan dan sumber mata air yang mereka anggap terancam. Aksi dimulai dari Simpang Dung Biru, Tretes, pada Minggu […]

  • nyawa Presiden trump nyaris melayang, pelaku teridentiifkasi

    Nyawa Presiden Trump Terancam, Polisi Berhasil Ungkap Identifikasi Penembak

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Nyawa presiden Amerika Serikat, Donald Trump terancam saat adanya insiden penembakan, diketahui saat kejadian terjadi Presiden AS Donald Trump menghadiri acara gala media di Washington pada Sabtu malam (25/4/2026). Atas hal itu, pelaku ditangkap di area pemeriksaan tepat di luar ruang serbaguna hotel tempat ratusan tamu berkumpul. Mengutip media Amerika, Trump segera dievakuasi […]

  • Insiden Selat Hormuz: Kapal China Berhasil Melintas di Tengah Penjagaan Ketat AS

    Insiden Selat Hormuz: Kapal China Berhasil Melintas di Tengah Penjagaan Ketat AS

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Amerika serikat dikabarkan telah memblokade Selat Hormuz, sehingga konflik yang terjadi ditimur tengah kembali tidak dapat dihindarkan, namun belum lama setelah blokade itu sebuah kapal tanker asal China yang berada di bawah sanksi Amerika Serikat (AS) dilaporkan berhasil melewati Selat Hormuz pada Selasa (14/4/2026). Keberhasilan kapal tersebut menembus jalur krusial itu terjadi di […]

  • Menteri HAM RI Natalius Pigai Kecam Keras Aksi Penyiraman Air Keras Pada Aktivis KontraS: “Premanisme Tak Boleh Hidup di Indonesia”

    Menteri HAM RI Natalius Pigai Kecam Keras Aksi Penyiraman Air Keras Pada Aktivis KontraS: “Premanisme Tak Boleh Hidup di Indonesia”

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama ini seorang aktivis Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Wakil Koordinator KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), Andrie Yunus, diserang menggunakan air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Maret 2026, yang dinilai sebagai upaya pembungkaman aktivis HAM. Insiden ini memicu kecaman luas sebagai teror terhadap demokrasi.  Menanggapi […]

expand_less