Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » BMKG Imbau Wrga Tidak Panik Dengan Fenomena El Nino Di Yogyakarta

BMKG Imbau Wrga Tidak Panik Dengan Fenomena El Nino Di Yogyakarta

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – BMKG prakirakan cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini cerah sepanjang hari, dengan ratasuhu udara berkisar 21 hingga 31 derajat Celcius.

Berikut informasi cuaca dan suhu udara di DIY pada Selasa (28/7/2026)

Prakiraan cuaca dan suhu udara di kabupaten dan kota di DIY:

-Cuaca di Kota Yogyakarta diperkirakan cerah cerah. Suhu udara diprediksi 20 – 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 51–96 persen
-Cuaca di Kabupaten Sleman diprakirakan cerah, dengan suhu udara 20 – 31 derajat Celsius. Kelembapan udara 49 – 93 persen.
-Cuaca di Kabupaten Bantul, diperkirakan cuaca berawan dengan suhu udara 20- 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan diprediksi cukup tinggi yakni 55 – 98 persen
-Cuaca di Kabupaten Kulon Progo berpeluang cerah, dengan suhu diprediksi 19- 29 derajat Celsius, dan kelembapan udara mencapai 60 – 99 persen.
-Cuaca di Kabupaten Gunungkidul diprakiraan berawan. Suhu udara 20 – 30 derajat Celsius dengan kelembapan 56 – 96 persen.

Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada 2026.

Dalam program Jagongan BMKG DIY yang tayang melalui kanal YouTube Stageofsleman pada Senin (27/7/2026) Analis Iklim Stasiun Klimatologi Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. Artistya Ardhitama menjelaskan bahwa El Nino bukanlah sebuah badai. Fenomena ini merupakan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang menyebabkan awan hujan bergeser dari wilayah Indonesia. Akibatnya, curah hujan di Tanah Air berkurang dan musim kemarau menjadi lebih panjang.

“Jadi suhu massa udara kita tertarik ke Pasifik di bagian timur dan tengah mengakibatkan fenomena El Nino. Jadi fenomena El Nino yang kami jelaskan di sini bukan sebuah badai namun itu adalah sebuah fenomena yang lazim terjadi di beberapa tahun terakhir akibat dampak dari pemanasan global,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, kondisi El Nino pada 2026 menunjukkan tren yang semakin menguat. Anomali suhu permukaan laut yang terus meningkat menempatkan fenomena tersebut dalam kategori El Nino kuat.

“Awal bulan Juli ini sudah mencapai 1,8, artinya sudah masuk ke dalam kategori El Nino kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak utama El Nino adalah berkurangnya curah hujan, musim kemarau yang lebih panjang, serta mundurnya awal musim hujan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan La Nina yang justru meningkatkan intensitas hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

“El Nino membuat wilayah Indonesia sebagian besar mengalami kekeringan, sedangkan La Nina membuat sebagian besar wilayah Indonesia hujan yang berlebih,” ucapnya.

BMKG menilai sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang paling rentan terdampak. Mundurnya musim hujan diperkirakan menghambat masa tanam dan berpotensi menurunkan hasil produksi pertanian. Selain itu, sektor perikanan dan ketersediaan air bersih juga perlu mendapat perhatian khusus.

“Kalau normalnya mereka tanam di bulan Oktober, musim hujannya datang sampai bulan Desember atau Januari. Otomatis tiga bulan itu juga sebuah kerugian bagi petani,” katanya.

Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak El Nino, BMKG mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat langkah mitigasi, terutama dalam pengelolaan sumber daya air. Pembangunan embung, pemanenan air hujan, serta pengaturan distribusi air irigasi dinilai menjadi langkah krusial dalam menghadapi musim kemarau panjang.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Pertanian Tarik Peredaran 25 Beras Fortifikasi Palsu

    Kementerian Pertanian Tarik Peredaran 25 Beras Fortifikasi Palsu

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berhasil menemukan 25 merek beras fortifikasi palsu yang beredar di pasaran. Temuan tersebut disampaikan Amran dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian, Selasa (15/9/2026). Amran mengatakan, dari 27 merek beras yang diklaim sebagai beras fortifikasi dan mengandung tambahan gizi, 25 merek tidak memenuhi standar berdasarkan hasil pemeriksaan […]

  • Ketum PSSI Targetkan Indonesia Juara di FIFA Asean Cup 2026

    Ketum PSSI Targetkan Indonesia Juara di FIFA Asean Cup 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEW – Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengumumkan bahwa ia akan memfokuskan seluruh upayanya pada tim nasional Indonesia di Piala ASEAN FIFA pada bulan September dan Oktober. Pada tanggal 10 Agustus, Bapak Erick Thohir memimpin rapat di markas Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia , yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi, termasuk […]

  • Inilah 5 Strategi Investasi Saat Rupiah Melemah

    Inilah 5 Strategi Investasi Saat Rupiah Melemah

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing ramai diperbincangkan masyarakat belakangan ini. Kondisi tersebut tentunya membuat banyak orang khawatir. Media sosial pun banjir komentar netizen tentang dampak negatif yang terjadi atas lemahnya rupiah. Alih-alih ikut panik, melemahnya rupiah bisa dijadikan momentum untuk meninjau ulang strategi investasi dan mencari peluang baru. Berikut sejumlah […]

  • BMKG Peringatkan Warga BeriapHadapi Kemarau Lebih Awal

    BMKG Beri Peringatan: Waspada Musim Kemarau Datang Lebih Awal

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 89
    • 0Komentar

    INFOKITA.news – Negara-negara di sekitar kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, berpotensi dilanda gelombang panas yang lebih hangat dari biasanya mulai April mendatang. Menurut prakiraan musiman terbaru Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC), suhu di sebagian besar wilayah maritim dan daratan Asia Tenggara diperkirakan berada di atas rata-rata untuk periode Maret-April-Mei 2026. ASMC memproyeksi untuk periode tiga […]

  • Dirjen Pajak Bebaskan Sanksi Telat Lapor SPT Badan Hingga Akhir Mei 2026

    Dirjen Pajak Bebaskan Sanksi Telat Lapor SPT Badan Hingga Akhir Mei 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto akhirnya bersuara untuk mempertimbangkan dengan turut memberikan relaksasi sanksi telat lapor surat pemberitahuan (SPT) tahunan bagi wajib pajak badan, untuk masa tahun pajak yang harus dilaporkan pada 2025, menjadi satu hingga akhir Mei 2026. Rencana pemberian relaksasi ini sebagaimana yang sebelumnya diberlakukan bagi wajib pajak orang pribadi yang […]

  • Singapura Dapat ‘Hadiah’ Degradasi Ke Divisi II FIFA ASEAN CUP

    Singapura Dapat ‘Hadiah’ Degradasi Ke Divisi II FIFA ASEAN CUP

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kekalahan 0-6 Singapura atas Malaysia di laga yang layak diinvestigasi lantaran skor yang mencurigakan, menjadi boomerang bagi Singapura. Tim berjuluk The Lions itu mendapat sanksi terdegradasi ke Divisi II FIFA ASEAN CUP musim berikutnya. Menurut rencana, FIFA ASEAN CUP digelar satu kali dalam waktu empat tahun layaknya Piala Dunia. Edisi perdana 2026 digelar […]

expand_less