Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dibalik Klaim Super Cepat Penanganan Bencana, Ratusan Jiwa di Lhok Pungki Aceh Utara Masih Tidur di Tenda

Dibalik Klaim Super Cepat Penanganan Bencana, Ratusan Jiwa di Lhok Pungki Aceh Utara Masih Tidur di Tenda

  • account_circle Deva Sakti
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Dibalik klaim pemerintah yang telah melakukan penanganan super cepat terkait penanganan pascabencana di Sumatera, masih banyak warga yang tidur beratap terpal dan beralas tanah.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana.

“Dan (Presiden Prabowo) ingin seluruh satgas dan setiap menteri ataupun pejabat yang terkait itu terus menerus menyampaikan informasi update secara berkala kepada publik. Itu yang pertama,” kata Teddy, Rabu, 11 Februari 2026.

Kemudian yang kedua, kata Teddy, saat ini telah memasuki dua bulan pasca bencana. Menurutnya, fakta di lapangan sangat mengejutkan, karena pengerjaan dilakukan dengan sangat cepat.

“Dan data fakta dan realita di lapangan ini benar-benar menunjukkan hasil super cepat, hasil konkret, hasil kerja cepat pemerintah. Tentunya bersama seluruh elemen, TNI- POLRI, relawan, bersama dengan seluruh warga,” ungkapnya.

“Buktinya apa? Buktinya tentu yang sudah dijelaskan oleh seluruh menteri dan pejabat terkait tadi. Apa itu? Banyak sekali. Contoh konkretnya, dalam dua bulan sudah ada rumah tunan 5.500. Bahkan dalam empat bulan sudah jadi 1.500. Sekarang sudah jadi 5.500 rumah hunian,” sambung Teddy.

Namun, potret berbeda nampak di Dusun Lhok Pungki, Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Dua bulan lebih setelah banjir dan longsor menerjang, Dusun Lhok Pungki belum sepenuhnya pulih. Kayu-kayu besar dan puing masih menutup akses jalan.

Bahkan, warga menyebut situasi yang mereka rasakan seperti banjir baru terjadi tadi malam, walaupun meski bencana itu sudah berlalu lebih dari dua bulan.

Kepala Dusun Lhok Pungki, Firmadi, mengatakan sebanyak 86 kepala keluarga atau 329 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, warga masih tinggal di tenda bantuan BNPB. Pemerintah disebut telah menjanjikan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).

Sebanyak 43 unit huntara telah dibangun untuk warga Dusun Lhok Pungki, namun belum ditempati karena dinilai belum siap dan belum mencukupi kebutuhan seluruh warga terdampak.

Warga berharap relokasi dilakukan sekaligus untuk 86 kepala keluarga agar tidak terpisah. “Kalau belum lengkap 86 KK, kami belum mau pindah,” kata Firmadi.

Selain kebutuhan tempat tinggal, persoalan mata pencaharian menjadi tantangan serius. Kebun-kebun warga yang sebelumnya menjadi sumber penghasilan kini hilang, berubah menjadi batu dan aliran sungai.

Di pengungsian, sebagian warga hanya mengandalkan pekerjaan kupas pinang dengan upah sekitar Rp1.000 per kilogram. “Kami harap ada lapangan kerja supaya warga tidak stres di pengungsian,” ujarnya.(*)

  • Penulis: Deva Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikap Tegas Kemendikdasmen Soal Kekerasan Daycare Jogja: Usut Tuntas dan Jamin Keamanan Anak!

    Sikap Tegas Kemendikdasmen Soal Kekerasan Daycare Jogja: Usut Tuntas dan Jamin Keamanan Anak!

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan respons tegas terkait mencuatnya kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di sebuah fasilitas penitipan anak (Daycare) di Kota Yogyakarta. Kementerian tersebut telah memastikan akan mengambil langkah koordinatif untuk mengusut tuntas pelanggaran standar pendidikan dan perlindungan anak. Berdasarkan hasil penelusuran bersama tim Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) […]

  • Cianjur Bersuara, Aliansi BEM Mahasiswa Kutuk Keras Serangan Air Keras Pada Andrie Yunus

    Cianjur Bersuara, Aliansi BEM Mahasiswa Kutuk Keras Serangan Air Keras Pada Andrie Yunus

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Cianjur melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Cianjur pada Rabu, (8/4). Dalam orasinya mereka menyampaikan aspirasi dugaan kekerasan dan teror yang dialami aktivis KontraS Andrie Yunus.Koordinator aksi Irsan, mengatakan, Aliansi BEM Cianjur menuntut perlindungan penuh terhadap kebebasan berpendapat aktivis KontraS, Andrie […]

  • Ombudsman Ambil Sikap Tegas Menyerahkan Seluruh Proses Hukum kepada Aparat Berwenang dan Siap Koorperatif

    Ombudsman Ambil Sikap Tegas Menyerahkan Seluruh Proses Hukum kepada Aparat Berwenang dan Siap Koorperatif

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Usai penangkapan Hery Susanto oleh Kejaksaan Agung pada Kamis (16/4/2026), Pimpinan Ombudsman RI periode 2026–2031 buka suara dan meminta maaf ke publik atas kasus hukum yang menjerat Hery Susanto, sembari memastikan layanan pengawasan tetap berjalan. Pernyataan resmi disampaikan menyusul sorotan luas terhadap dugaan korupsi yang disebut terjadi pada periode sebelumnya, 2021–2026. Ombudsman menegaskan […]

  • Ketum PBNU Gus Yahya

    Ketum PBNU Gus Yahya: Tindakan Individu Tak Wakili Organisasi, Tak Campuri Kasus Eks Menag Gus Yaqut

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Nag Rustandi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    INFOKITA.News-Sehubungan dengan penetapan Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka, Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), memberikan tanggapan. Menurut Yahya Cholil Staquf, kasus adiknya yaitu Yaqut Cholil Qoumas adalah kasus pribadi. Gus Yahya menyatakan bahwa dia tidak akan terlibat dalam kasus Yaqut dan akan menyerahkannya sepenuhnya kepada proses hukum. “Sebagai kakak tentu secara […]

  • Finalis Putri Indonesia 2024 Jadi Tersangka Facelift Ilegal, YPI Ambil Langkah Tegas Cabut Gelar Puteri Indonesia Tersebut

    Finalis Putri Indonesia 2024 Jadi Tersangka Facelift Ilegal, YPI Ambil Langkah Tegas Cabut Gelar Puteri Indonesia Tersebut

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Terungkapnya praktik facelift ilegal yang dilakukan oleh Puteri Indonesia 2024Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro menyampaikan bahwa kasus ini bermula dari laporan seorang korban berinisial NS. Korban menjalani tindakan facelift dan eyebrow facelift di Klinik Arauna Beauty yang berlokasi di Jalan Tengku Bey, Pekanbaru, pada 4 Juli 2025. Namun, hasil […]

  • Perhatian Serius! Inilah Resiko Kurang Tidur Untuk Tubuh Dalam Jangka Panjang

    Perhatian Serius! Inilah Resiko Kurang Tidur Untuk Tubuh Dalam Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Untuk kalian yang masih atau memiliki jam tidur yang tidak terkontrol ada baiknya mulai memperhatikan dampaknya, pasalnya kurang tidur kerap dianggap sebagai hal sepele yang bisa “dibayar” dengan istirahat di hari berikutnya. Padahal, dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat berdampak serius pada kesehatan otak dan jantung, termasuk meningkatkan risiko transient ischemic attack (TIA) […]

expand_less