Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Siapkan Pengganti Pembangkit BBM, Prabowo: Tidak boleh ada lagi pembangkit Listrik menggunakan Diesel

Presiden Siapkan Pengganti Pembangkit BBM, Prabowo: Tidak boleh ada lagi pembangkit Listrik menggunakan Diesel

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan Indonesia tidak akan lagi melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu 2 sampai 3 tahun ke depan.

Hal ini menyusul rencana ditutupnya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang menyumbang 20% dari impor BBM secara nasional.

Sebagai gantinya, pemerintah bakal mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kemudian, melakukan program konversi motor listrik, hingga mendorong penggunaan kompor listrik.

Presiden Prabowo menyebut, dengan keputusan penutupan PLTD, Indonesia bisa menghemat 200.000 barel minyak per hari (bph). 

Sejalan dengan keputusan itu juga, sebagai substitusinya, pemerintah akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 Giga Watt (GW) dalam waktu 2 tahun ini.

Prabowo menyampaikan, bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk menjalankan program elektrifikasi 100 GW.

“Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan Solar. Tidak,” terang Presiden Prabowo dalam Peresmian Pabrik Bus Listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

“Dengan itu, kita akan tutup Pembangkit Listrik Tenaga Diesel 13 buah yang di PLN akan kita tutup,” tambah Prabowo.

Dalam catatan Prabowo, dengan ditutupnya pembangkit diesel itu, Indonesia bisa menghemat 200 ribu barel minyak per hari (bph) atau 20% dari impor BBM. Saat ini Indonesia masih mengimpor BBM sekitar 1 jutaan barel per hari.

“Kita masih perlu impor 1 juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita langsung menghemat 20%. Dengan nanti 100 GW kita juta akan menghemat sangat-sangat besar, mungkin kita dua-tiga tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali,”

“Kita punya kekuatan besar, kita benar-benar sungguh, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” tegas Prabowo.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto juga mengungkapkan arahan Presiden Prabowo untuk mengurangi impor BBM dan LPG.

“Kami dari perguruan tinggi riset-riset hasil-hasil penelitian dan juga kajian-kajian itu diminta mendukung percepatan solar cell ya, PLTS terutama untuk mengganti pembangkit-pembangkit yang harganya masih mahal yaitu pembangkit-pembangkit yang berasal dari disel,” kata Brian usai rapat terbatas terkait transisi energi di Istana Negara belum lama ini.

Prabowo juga meminta adanya percepatan program konversi motor konvensional ke motor listrik. Pasalnya, konsumsi BBM dari juga memakan porsi yang besar.

“Kendaraan listrik. Kenapa? Karena kedua hal tadi, pembangkit yang masih diesel maupun kendaraan listrik itu kan masih tergantung pada BBM ya,” katanya.

Brian menjelaskan bahwa saat ini harga BBM impor cukup tinggi. Sehingga dampaknya besar terhadap keuangan negara. Oleh sebab itu, dengan penggantian PLTD dengan PLTS dan konversi kendaraan listrik bisa mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

“Sehingga ketergantungan kita terhadap import, ketergantungan kita terhadap harga yang mungkin cepat berubah itu bisa dikurangi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Brian juga mengatakan presiden meminta untuk mempercepat penggunaan kompor listrik di masyarakat semakin meluas.

Pasalnya ketergantungan Indonesia terhadap LPG juga cukup besar. Sehingga ketika harga naik, menjadi beban terhadap keuangan negara.

“Sehingga nanti ketika harga LPG naik, ketergantungan kita terhadap LPG, Subsidi kita, beban subsidi LPG listrik itu intinya harus kita kurangi, sehingga BBM kita lebih stabil,” kata Brian. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 87
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Melalui manajemen pribadinya seorang penyanyi anak asal Yogyakarta, Gandhi Sehat, memperkenalkan album mini atau extended play (EP) dengan judul “Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi)” pada 5 Februari 2026 yang lalu. Lagu yang bertema Punk Rock tersebut diperkenalkan melalui platfom media digital, namun belum sampai sebulan sejak peluncurannya sepekan lalu. Pihak manajemen berencana menarik album […]

  • TRAGEDI Cinta, Pembacokan Mahasiswi Saat Hendak Sidang

    TRAGEDI Cinta, Pembacokan Mahasiswi Saat Hendak Sidang

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Diduga terlibat konflik asmara seorang Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau nyaris meregang nyawa, diketahui korban bernama Farradhila Ayu Pramesti (23), kini menderita luka serius akibat dibacok Rehan Mujafar (21), temannya sesama Mahasiswa menjelang seminar proposal. Penganiayaan terhadap Farradhila terjadi di salah satu ruangan lantai II Fakultas Syariah dan […]

  • Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Truk Diduga Alami Rem Blong

    Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Truk Diduga Alami Rem Blong

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang KM 91 B arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sedikitnya 14 kendaraan. Polisi menduga kecelakaan dipicu sebuah truk trailer bernomor polisi B 9773 UEL yang mengalami gangguan pada sistem pengereman […]

  • Kronologi, Motif dan Fakta Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Jogja

    Kronologi, Motif dan Fakta Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Jogja

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Viral di media sosial kasus kekerasan anak di penitipan anak atau daycare Little Aresha di Umbulharjo, Jogja. Anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut mendapat perlakuan kejam dan tidak manusiawi oleh para pengasuh, Beauties. Salah satu yang jadi sorotan adalah para pengasuh disebut menempatkan anak-anak dalam satu ruangan dengan sirkulasi udara yang sangat minim. […]

  • CCTV DKI Jakarta Dirumorkan Mati Saat Aksi Mahasiswa 12 Juni, Ini Penjelasan Pemprov DKI

    CCTV DKI Jakarta Dirumorkan Mati Saat Aksi Mahasiswa 12 Juni, Ini Penjelasan Pemprov DKI

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah sorotan publik terkait aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Jumat (12/6/2026), muncul isu mengenai tidak berfungsinya kamera pengawas di titik vital tersebut. Menanggapi simpang siur informasi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung angkat bicara untuk meluruskan situasi. Melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Marulina Dewi, […]

  • Bukan Sekadar Human Error, DPR Ungkap Ada “Kegagalan Sistemik” di Insiden Tabrakan KRL dengan KA Anggrek

    Bukan Sekadar Human Error, DPR Ungkap Ada “Kegagalan Sistemik” di Insiden Tabrakan KRL dengan KA Anggrek

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda menanggapi temuan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur. Huda mengatakan temuan itu menunjukkan jika kecelakaan tersebut bukan semata disebabkan kesalahan individu atau human error. “Kami menilai temuan KNKT menunjukkan jika kecelakaan ini bukan semata kesalahan individu […]

expand_less