Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Atmosfer Penolakan Geotermal Kembali Memanas, DPRD Cianjur Gelar RDP Dengan Pengusaha Bersama Aliansi Masyarakat

Atmosfer Penolakan Geotermal Kembali Memanas, DPRD Cianjur Gelar RDP Dengan Pengusaha Bersama Aliansi Masyarakat

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Proyek panas bumi (geothermal) di kawasan Gunung Gede Pangrango kembali mendapatkan gelombang penolakan, hal ini terlihat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa (14/4/2026).

RDP yang berlangsung di Ruang Gabungan DPRD ini mempertemukan unsur pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta aliansi masyarakat yang secara tegas menyuarakan penolakan terhadap proyek yang direncanakan di Kecamatan Cipanas dan Pacet tersebut.

Rapat ini difasilitasi Komisi I dan Komisi III DPRD Cianjur ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi aliansi masyarakat yang meminta penghentian aktivitas proyek geothermal.

Ketua Komisi III DPRD Cianjur, Igun Hendra Gunawan, mengatakan bahwa warga datang dengan membawa sejumlah alasan penolakan. Salah satunya terkait adanya informasi batas waktu dari Kementerian ESDM yang menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Selain itu, masyarakat juga khawatir akan dampak negatif di masa depan serta mempertanyakan sejauh mana manfaat proyek ini bagi warga sekitar,” ujar Igun.

Ia menegaskan, DPRD membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keberatan secara resmi dan tertulis agar dapat diteruskan kepada pemerintah pusat sebagai pihak yang berwenang.

“Kami minta penolakan ini disampaikan secara tertulis supaya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, serta dapat kami teruskan ke pihak terkait,” katanya.

Dalam forum tersebut, DPRD juga menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Cianjur belum mengeluarkan dokumen perizinan apa pun terkait proyek geothermal tersebut, karena kewenangan berada di pemerintah pusat.Di sisi lain, perwakilan aliansi masyarakat menyampaikan sikap tegas mereka.

Ketua GSK, Aryo, mengungkapkan ketidakpercayaan sebagian masyarakat terhadap keputusan yang dihasilkan dalam forum tersebut.

“Penolakan rakyat harus dituangkan dalam nota keberatan resmi dan disampaikan hingga ke Kementerian ESDM,” ujarnya.Hal senada disampaikan Ketua Surya Kadaka Indonesia, Sabang Sirait, yang berharap proyek geothermal dihentikan secara menyeluruh.

“Harapan kami kegiatan ini berhenti paripurna, tidak ada lagi aktivitas geothermal di Cianjur, khususnya Cipanas dan Pacet,” tegasnya.Sementara itu, pihak pengembang, PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP), melalui Kepala Teknisi Yunis, menjelaskan bahwa energi panas bumi merupakan alternatif penting untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya harga energi fosil.

Ia juga menegaskan bahwa isu gempa yang kerap dikaitkan dengan geothermal perlu dilihat secara ilmiah.

“Gempa pada dasarnya disebabkan oleh aktivitas tektonik dan vulkanik. Perlu pemahaman yang tepat agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan,” jelasnya.

Diketahui, proyek geothermal Gunung Gede Pangrango saat ini masih berada pada tahap eksplorasi, dengan rencana pengeboran hingga kedalaman 2.000–3.000 meter guna memastikan potensi cadangan energi.

Berdasarkan kajian, potensi panas bumi di kawasan tersebut diperkirakan mencapai 80 MW, dengan kapasitas realistis sekitar 55 MW untuk mendukung kebutuhan listrik di Jawa Barat.Namun, kedekatan lokasi proyek dengan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango serta kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan sosial menjadi faktor utama penolakan masyarakat.

Ke depan, polemik ini diperkirakan masih akan berlanjut, seiring tuntutan masyarakat akan transparansi, kajian lingkungan yang komprehensif, serta pelibatan publik dalam setiap tahapan proyek. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Syarat Balik Nama 2026 dan Rincian Pajak Kendaraan

    Ini Syarat Balik Nama 2026 dan Rincian Pajak Kendaraan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 65
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabar gembira bagi pemilik kendaraan bermotor bekas, pasalnya bea balik nama (BBN) kini secara resmi telah dihapus. Dengan kebijakan ini, proses perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) menjadi lebih sederhana karena tidak lagi memerlukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik sebelumnya. Penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor bekas ini berlaku secara nasional. kebijakan ini […]

  • Polda Metro Jaya Menanggapi Kasus Pelecehan Seksual di FH UI

    Polda Metro Jaya Menanggapi Kasus Pelecehan Seksual di FH UI

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus yang menyangkut kampus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) semakin mendapatkan perhatian serius dari masyrakat Indonesia, beberapa dari mereka mengecam dan menyayangkan kejadian itu terjadi pada salah satu kampus unggulan di Indonesia. Polda Metro Jaya pun memberikan perhatian dalam kasus dugaan pelecehan seksual verbal dan digital di kampus tersebut, meski belum ada laporan […]

  • Kondisi Terkini Indra Kenz: Ditahan di Sel Maximum Security Tangerang

    Kondisi Terkini Indra Kenz: Ditahan di Sel Maximum Security Tangerang

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Indra Kesuma alias Indra Kenz kini ditahan di Lapas Kelas I Tangerang setelah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mencabut status pembebasan bersyarat (PB) terhadap dirinya. Indra Kenz merupakan terpidana kasus penipuan investasi melalui platform Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan pihaknya menerima penyerahan Indra […]

  • Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Intervensi BPK dalam Program MBG

    Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Intervensi BPK dalam Program MBG

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 77
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama usai menyatakan program MBG akan segera ekspansi ke Arab Saudi, secara mengejutkan Dadan Hindayana selaku kepala BGN telah ditangkap pada Rabu (6/3/2026), tidak hanya itu rumahnya pun digeledah oleh petugas. Sebelum penangkapan itu diketahui sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional. Prabowo mencopot Kepala BGN Dadan […]

  • Dua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur di Sukaresmi Cianjur Ditangkap Polisi

    Dua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur di Sukaresmi Cianjur Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dua terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Sukaresmi ditangkap aparat kepolisian, Jumat (10/4). Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial F (30) dan E (15) diamankan pada Kamis (9/4) malam di kediaman mereka, di mana sebelumnya kedua terduga pelaku usai melakukan pelecehan seksual pada korban berinisial Bunga (12) nama disamarkan. […]

  • Pemerintah RI Beli Jet Tempur Pakistan Guna Penguatan Alusista Udara, Dubes Ungkap Keunggulannya

    Pemerintah RI Beli Jet Tempur Pakistan Guna Penguatan Alusista Udara, Dubes Ungkap Keunggulannya

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Rencana strategis Indonesia untuk memperkuat pertahanan udara melalui potensi pengadaan alutsista baru terus bergulir hangat. Kabar mengenai ketertarikan Indonesia terhadap jet tempur multiperan JF-17 Thunder produksi Pakistan menjadi sorotan utama. Menanggapi hal tersebut, pihak Pakistan menegaskan bahwa teknologi dirgantara mereka sudah sangat teruji di medan tempur nyata. Kolaborasi sektor pertahanan antara Jakarta dan […]

expand_less