Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sepasang Sejoli Dari Klaten Buang Bayi di Kereta Sancaka

Sepasang Sejoli Dari Klaten Buang Bayi di Kereta Sancaka

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Bayi laki-laki yang dibuang oleh kedua orang tuanya di toilet gerbong Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Jogja-Surabaya kini menjadi anak negara. Bayi yang diberi nama Bayu Nawasena Bhayangkara itu kini dirawat di RS Bhayangkara Solo.

Bayi itu hasil hubungan terlarang antara pria berinisial HDP (31) warga Semarang, dengan wanita berinisial NIZ (25) warga Tegal. HDP diketahui sudah punya anak dan istri. Bayi itu dilahirkan NIZ pada Rabu (1/7) secara mandiri di rumahnya.

Wakapolresta Solo Kombes Sigit mengatakan kondisi bayi tersebut dalam keadaan sehat dan dirawat di RS Bhayangkara. Bayi itu kini dalam asuhan Dinas Sosial.

“Nanti dari Dinsos dengan menjaga bayi ini di RS Bhayangkara tetap sehat. ASI-nya terpenuhi, makannya juga terpenuhi. Jadi anak negara,” kata Sigit saat konferensi di Mapolresta Solo, Jumat (10/7/2026).

Kasatres PPA PPO Polresta Solo Kompol Ratna Karlinasari mengatakan, kedua pelaku sempat memiliki rencana untuk menitipkan bayi itu ke panti asuhan. Namun urung dilakukan.

“Kedua pelaku sempat mendatangi sebuah panti asuhan di Jogja,” kata Ratna.

Kedua pelaku merencanakan pembuangan bayi itu saat NIZ menyusul HDP di Jogja pada Kamis (2/7). Keduanya sempat bermalam di sebuah hotel di Jogja.

“Dari keterangan tersangka wanita, dia sudah menuju ke panti asuhan, tetapi dari panti asuhan hanya memberikan waktu 3 bulan penitipan,” ucapnya.

Namun waktu 3 bulan itu dirasa terlalu singkat. Sebab, NIZ ingin kembali mengambil bayinya ketika dia sudah siap.

Selain itu, dia juga masih menunggu HDP untuk menikahinya. Meski DHP sudah memiliki istri dan dua orang anak.

“Karena rencana dari perempuan itu, dia akan mengambil kembali setelah dia mampu dan menikah dengan laki-laki tersebut,” ucapnya.

Keduanya yang berniat membuang bayi tersebut kemudian naik KRL dari Stasiun Lempuyangan, Jogja, menuju ke Solo, pada Sabtu (4/7). Mereka lalu turun di Stasiun Klaten.

Setelah sampai di Stasiun Klaten, keduanya hendak kembali ke Jogja menggunakan KRL. Namun saat berjalan masuk ke KRL, mereka mendapati ada KA Sancaka yang berhenti, kemudian meletakkan bayi tersebut di toilet KA tersebut.

“Karena tidak bisa menitipkan selama yang dia inginkan, kemudian berdua berinisiatif meletakkan bayi di KA atau di tempat umum agar bisa segera ditemukan, dan diambil orang, lalu diasuh orang,” jelasnya.

“Mereka penumpang KRL. Kebetulan (KA Sancaka) bersebelahan dengan KRL, jadi dia punya ide itu,” imbuhnya.

Kronologi Sejoli Pembuang Bayi di Toilet KA Sancaka

Sejoli pembuang bayi di toilet gerbong KA Sancaka 84B relasi Jogja-Surabaya telah ditangkap. Keduanya penumpang KRL dari Stasiun Lempuyangan Jogja yang turun di Stasiun Klaten. Pelaku menaruh bayinya di toilet KA Sancaka saat kereta tersebut berhenti di Stasiun Klaten.

Wakapolresta Solo, Kombes Sigit, mengatakan bayi lelaki itu hasil hubungan terlarang pria inisial HDP (31) warga Semarang dengan wanita inisial NIZ (25) warga Tegal. HDP diketahui sudah memiliki anak dan istri.

Keduanya berniat membuang bayi tersebut saat naik KRL dari Stasiun Lempuyangan, Jogja, pada Sabtu (4/7).

“Mereka naik kereta (KRL) ke arah Solo dan turun di Stasiun Klaten,” kata Sigit saat konferensi pers di Mapolresta Solo, Jumat (10/7/2026).

Saat KRL berhenti di Stasiun Klaten, keduanya lalu turun. Kasatres PPA PPO Polresta Solo, Kompol Ratna Karlinasari, mengatakan alasan kedua tersangka turun di Stasiun Klaten karena ingin membuang bayinya.

“Karena di Klaten bingung bayinya mau diletakkan dimana, mereka akhirnya ingin balik lagi ke Jogja,” kata Ratna.

Kedua tersangka kemudian hendak kembali Jogja dengan naik KRL lagi dari Stasiun Klaten. Namun saat berjalan masuk ke KRL, mereka mendapati ada KA Sancaka yang berhenti. Tersangka lalu meletakkan bayinya ke toilet gerbong KA Sancaka.

“Berdua berinisiatif meletakkan bayi di KA atau di tempat umum agar bisa segera ditemukan, dan diambil orang, lalu diasuh orang,” ujar Ratna.

“Mereka penumpang KRL. Kebetulan (KA Sancaka) bersebelahan dengan KRL, jadi dia punya ide itu,” imbuhnya.

Sejumlah barang bukti diamankan dalam kasus itu, seperti pakaian kedua tersangka, tas koper, hingga perlengkapan bayi. Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam Pasal 429 Jo Pasal 430 Jo Pasal 20 KUHP tentang penelantaran anak, dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEBAKARAN! SPBE Cimuning Bekasi dan Terdengar Ledakan

    KEBAKARAN! SPBE Cimuning Bekasi dan Terdengar Ledakan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 58
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kobaran api yang besar dengan cepat membakar sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4). Tidak hanya api karena ada terdengar ledakan dari lokasi kejadian. “Iya betul. Saat ini masih proses pemadaman. Menurut penuturan wargam terdengar ledakan,” kata petugas Command Center Dinas Pemadam Kebakaran Kota […]

  • 5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

    5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Beragam upaya orang kaya untuk membangun dan menjaga kekayaan tidak hanya lewat pendapatan dan investasi. Mereka secara disiplin mengelola uang dan memilih tidak menghabiskan biaya untuk hal-hal yang dinilai tidak memberi nilai tambah. Setiap dolar yang terbuang berarti hilang kesempatan untuk berkembang. Berbeda dengan kelas menengah yang mudah terjebak pengeluaran konsumtif, kebiasaan orang […]

  • Pengisi Suara Plankton, Shikamaru dan Sokka, Dubber Legendaris Indonesia Salman Borneo Berpulang ke Rahmatullah

    Pengisi Suara Plankton, Shikamaru dan Sokka, Dubber Legendaris Indonesia Salman Borneo Berpulang ke Rahmatullah

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabar duka datang dari industri hiburan Tanah Air, khususnya dunia pengisi suara atau dubbing. Salah satu sosok legendaris, Salman Borneo, dikonfirmasi telah meninggal dunia pada 15 April pukul 02.00 WIB. Kabar ini pertama kali disampaikan langsung oleh rekan sesama dubber, Darmawan Susanto, yang juga dikenal luas di industri yang sama. Kepergian Salman Borneo […]

  • Liburan Imlek di LITTLE CHONGQING SINGKAWANG, Nuansa Wisata Budaya

    Liburan Imlek di LITTLE CHONGQING SINGKAWANG, Nuansa Wisata Budaya

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 73
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Memasuki bulan Februari 2026 masyarakat beragama Khonghucu untuk tahun ini mereka merayakan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 atau Tahun Kuda Api, banyak masyarakat Indonesia merayakan tahun baru ini dengan beragam cara, salah satunya berlibur ke Kota Singkawang. Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di kota Singkawang ditandai dengan pembukaan Little Chongqing yang dirangkai dengan […]

  • Pasangan Ganda Campuran Indonesia Lolos Babak 32 Besar BWF 2026

    Pasangan Ganda Campuran Indonesia Lolos Babak 32 Besar BWF 2026

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, melaju ke babak 32 besar BWF World Championships 2026 . Mereka mengalahkan wakil Malaysia, Wong Tien Ci/Lin Chiew Sien, dengan skor 21-16, 21-3.Pertandingan babak 64 besar tersebut berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Selasa (18/8/2026). Rehan/Gloria dan Wong/Lin langsung berusaha menampilkan permainan terbaik […]

  • Persib menang telak atas Madura United

    Persib Bandung vs Madura United, Pesta 5 Gol Tanpa Bojan Hodak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persib Bandung berhasil menang telak atas tamunya Madura United pada lanjutan Pekan ke-23 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Kamis (26/2) pukul 20.30 WIB,dengan skor tidak tanggung-tanggung Madura United digasak habis lima gol tanpa balas. Persib Bandung bermain tanpa didamping pelatihnya Bojan Hodak namun mereka berhasil mengalahkan Laskar Sapeh […]

expand_less