Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Permasalahan yang ditemui dalam program Makan Bergizi Gratis tidak hanya permasalahan tentanh gizi dan jumlah makanan yang dinilai kurang sesuai standar oleh penerima manfaat tetapi juga mengenai kondisi di lapangan.

Belum lama ini Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mendapat sorotan karena menggunakan dana Rp113,9 miliar untuk menyewa jasa penyelenggara acara atau event organizer (EO) untuk pelaksanaan kegiatan selama tahun 2025. 

Kepala BGN Dadan Hindayana memastikan penggunaan EO dalam berbagai acara merupakan bagian dari profesionalitas BGN untuk membangun sistem dan tata kelola operasional yang berkualitas untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan berkata sebagai lembaga yang baru dibentuk dengan tugas menjalankan program strategis nasional, BGN pada masa awal perlu membangun sistem, struktur organisasi dan tata kelola operasional. 

“Dalam tahap ini BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (13/4).

Menurutnya, dalam penyelenggaraan acara, kampanye publik, dan sosialisasi nasional yang berskala besar dan kompleks, diperlukan dukungan pihak profesional. EO, lanjut Dadan, memiliki keahlian yang belum sepenuhnya dimiliki BGN saat ini.

“Penggunaan jasa EO dalam konteks ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kegiatan dapat berjalan secara profesional, terstandar, dan tepat waktu. EO memiliki keahlian khusus dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan, koordinasi vendor, pengelolaan teknis lapangan, hingga mitigasi risiko operasional. Hal-hal ini membutuhkan pengalaman dan tim yang solid yang secara realistis belum sepenuhnya dimiliki oleh BGN di fase awal pembentukannya,” ucap Dadan.

Dadan menambahkan penggunaan EO juga dinilai mendukung tata kelola administrasi dan keuangan yang lebih tertib. Dengan melibatkan pihak ketiga, kata dia, proses pengadaan barang dan jasa, pembayaran vendor, hingga pelaporan kegiatan dapat dilakukan secara terpusat dan sistematis.

“Hal ini justru memudahkan proses audit, pengawasan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara, karena seluruh komponen kegiatan terdokumentasi secara sistematis,” ucapnya.

Dadan juga mengemukakan kegiatan BGN yang diurus oleh EO bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari strategi komunikasi publik terkait isu gizi nasional dan kegiatan strategis lainnya, seperti bimbingan teknis (bimtek) para penjamah makanan agar keamanan pangan dikelola oleh sumber daya manusia yang terlatih.

“Oleh karena itu, kualitas penyelenggaraan menjadi krusial. EO berperan dalam memastikan pesan yang ingin disampaikan pemerintah dapat dikemas secara efektif, menarik, dan berdampak luas, sehingga tujuan program dapat tercapai secara optimal serta pengelolaan SDM yang terlatih di bidangnya,” kata Dadan.

Dari sisi efisiensi, menurutnya, penggunaan EO lebih rasional dibandingkan membangun tim internal dalam waktu singkat. Proses pembentukan kapasitas internal membutuhkan waktu, biaya pelatihan, serta rekrutmen yang tidak instan, sementara program harus segera berjalan.

“Sementara itu kebutuhan pelaksanaan program harus segera berjalan. EO hadir sebagai solusi yang menjembatani agar program tetap dapat dieksekusi tanpa mengorbankan kualitas dan waktu,” ucap Dadan.

Dadan menegaskan BGN tetap berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran.

“Setiap pengeluaran, termasuk penggunaan jasa EO, dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menu Berbuka Puasa Khas Baturaja, Ayam Masak Ulu

    Menu Berbuka Puasa Khas Baturaja, Ayam Masak Ulu

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu keistimewaan saat puasa ramadhan di tanah air selalu identik dengan keberagaman kuliner baik makanan maupun minuman khas Nusantara yang dapat dijadikan sebagai sajian menu sahur maupun menu berbuka puasa. ramadhan Banyak jenis sajian tersebut yang tersebar dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia, salah satunya ada Ayam masak ulu kuliner khas […]

  • Prabowo Hubungi Presiden Palestina, Seskab Teddy Berikan Klarifikasi Terkait Isi Pembicaraan

    Prabowo Hubungi Presiden Palestina, Seskab Teddy Berikan Klarifikasi Terkait Isi Pembicaraan

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masih di suasana momen lebaran Idul Fitri 1447 H, Presiden RI Prabowo Subianto kembali menghubungi sejumlah pemimpin negara muslim dalam rangka silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah. Presiden Prabowo berkomunikasi dengan empat pemimpin muslim tersebut melalui sambungan telpon. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo menelpon sejumlah pemimpin Muslim untuk menyampaikan ucapan selamat […]

  • Kemensos dan Kemendagri Ikuti Jejak Kemenhan Terkait Efisiensi Anggaran 2026

    Kemensos dan Kemendagri Ikuti Jejak Kemenhan Terkait Efisiensi Anggaran 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam upaya penghematan anggaran pemerintah mulai meluas di various kementerian dan pemerintah daerah. Setelah Kementerian Pertahanan (Kemhan) menerapkan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Langkah serupa diikuti Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) melakukan penghematan belanja operasional. Kebijakan efisiensi ini diambil sebagai respons atas tekanan […]

  • Buku Saku 0%: Cetak Biru Pemerintah Menuju Indonesia Bebas Miskin

    Buku Saku 0%: Cetak Biru Pemerintah Menuju Indonesia Bebas Miskin

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah resmi meluncurkan Buku Saku “0%, Penerima Manfaat dan Penerima Kesejahteraan” sebagai upaya memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran. Buku ini juga menjadi panduan ringkas tentang arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam melakukan transformasi kebijakan untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menjelaskan, buku saku ini tidak hanya […]

  • Mengenal 3 Jenis Cacar,  Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    Mengenal 3 Jenis Cacar, Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki kerentanan tinggi terhadap penyakit cacar, dalam dunia medis selama ini sudah terdaftar tiga cacar yang ada di dunia, adapun yang termasuk ke dalam jenis cacar yang umumnya ada di Indonesia, cacar air, dan cacar monyet. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyatakan bahwa sejak pertama muncul pada tahun 2022 […]

  • Wakil Ketua DPR RI Meradang Desak Penegakan Hukum Profesional di Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta

    Wakil Ketua DPR RI Meradang Desak Penegakan Hukum Profesional di Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta mencuri perhatian masyarakat Indonesia, tidak terkecuali Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati yang meminta penegakan hukum yang profesional dilakukan dalam pengusutan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di salah satu tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta. Dalam keterangan resminya Senin (27/4/2026) Sari menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus ini. […]

expand_less