Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Permasalahan yang ditemui dalam program Makan Bergizi Gratis tidak hanya permasalahan tentanh gizi dan jumlah makanan yang dinilai kurang sesuai standar oleh penerima manfaat tetapi juga mengenai kondisi di lapangan.

Belum lama ini Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mendapat sorotan karena menggunakan dana Rp113,9 miliar untuk menyewa jasa penyelenggara acara atau event organizer (EO) untuk pelaksanaan kegiatan selama tahun 2025. 

Kepala BGN Dadan Hindayana memastikan penggunaan EO dalam berbagai acara merupakan bagian dari profesionalitas BGN untuk membangun sistem dan tata kelola operasional yang berkualitas untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan berkata sebagai lembaga yang baru dibentuk dengan tugas menjalankan program strategis nasional, BGN pada masa awal perlu membangun sistem, struktur organisasi dan tata kelola operasional. 

“Dalam tahap ini BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (13/4).

Menurutnya, dalam penyelenggaraan acara, kampanye publik, dan sosialisasi nasional yang berskala besar dan kompleks, diperlukan dukungan pihak profesional. EO, lanjut Dadan, memiliki keahlian yang belum sepenuhnya dimiliki BGN saat ini.

“Penggunaan jasa EO dalam konteks ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kegiatan dapat berjalan secara profesional, terstandar, dan tepat waktu. EO memiliki keahlian khusus dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan, koordinasi vendor, pengelolaan teknis lapangan, hingga mitigasi risiko operasional. Hal-hal ini membutuhkan pengalaman dan tim yang solid yang secara realistis belum sepenuhnya dimiliki oleh BGN di fase awal pembentukannya,” ucap Dadan.

Dadan menambahkan penggunaan EO juga dinilai mendukung tata kelola administrasi dan keuangan yang lebih tertib. Dengan melibatkan pihak ketiga, kata dia, proses pengadaan barang dan jasa, pembayaran vendor, hingga pelaporan kegiatan dapat dilakukan secara terpusat dan sistematis.

“Hal ini justru memudahkan proses audit, pengawasan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara, karena seluruh komponen kegiatan terdokumentasi secara sistematis,” ucapnya.

Dadan juga mengemukakan kegiatan BGN yang diurus oleh EO bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari strategi komunikasi publik terkait isu gizi nasional dan kegiatan strategis lainnya, seperti bimbingan teknis (bimtek) para penjamah makanan agar keamanan pangan dikelola oleh sumber daya manusia yang terlatih.

“Oleh karena itu, kualitas penyelenggaraan menjadi krusial. EO berperan dalam memastikan pesan yang ingin disampaikan pemerintah dapat dikemas secara efektif, menarik, dan berdampak luas, sehingga tujuan program dapat tercapai secara optimal serta pengelolaan SDM yang terlatih di bidangnya,” kata Dadan.

Dari sisi efisiensi, menurutnya, penggunaan EO lebih rasional dibandingkan membangun tim internal dalam waktu singkat. Proses pembentukan kapasitas internal membutuhkan waktu, biaya pelatihan, serta rekrutmen yang tidak instan, sementara program harus segera berjalan.

“Sementara itu kebutuhan pelaksanaan program harus segera berjalan. EO hadir sebagai solusi yang menjembatani agar program tetap dapat dieksekusi tanpa mengorbankan kualitas dan waktu,” ucap Dadan.

Dadan menegaskan BGN tetap berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran.

“Setiap pengeluaran, termasuk penggunaan jasa EO, dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat Soroti Akses Udara Untuk Militer Amerika Serikat, Fauzan: Izin kepada pesawat militer AS, maka akan semakin tinggi risiko terseret konflik bersenjata di kawasan.

    Pengamat Soroti Akses Udara Untuk Militer Amerika Serikat, Fauzan: Izin kepada pesawat militer AS, maka akan semakin tinggi risiko terseret konflik bersenjata di kawasan.

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 56
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Spekulasi yang muncul setelah bocornya rencana kesepakatan tentang akses udara (blanket overflight access) bagi pesawat militer Amerika Serikat di Indonesia adalah bahwa terdapat upaya untuk ‘mengamankan’ Selat Malaka pascablokade Hormuz. Kabar ini pertama kali dimuat oleh media dari India, Firstpost, yang terbit pada 15 April 2026. Dalam artikel tersebut, dijelaskan dengan Amerika Serikat […]

  • Menaker Sebut WFH Karyawan Swasta Bebas Tentukan Hari

    Menaker Sebut WFH Karyawan Swasta Bebas Tentukan Hari

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 88
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Upaya pemerintah dalam menekan anggaran belanja negara sehingga mengambil langkah Work From Home (WFH), tidak hanya untuk pegawai negeri, tetapi pemerintah juga melibatkan peran swasta, jika kebijakan WFH di perusahaan negeri atau ASN diterapkan setiap Jumat dalam sepekan, maka untuk swasta pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan tersebut. Kebijakan WFH bagi karyawan swasta, Badan Usaha […]

  • Krisis Lebih Besar dari Covid-19 Mengguncang Amerika Serikat

    Krisis Lebih Besar dari Covid-19 Mengguncang Amerika Serikat

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Warga Amerika Serikat (AS), kini benar-benar mengaku dalam “malapetaka”. Bahkan ada krisis yang sedang menerjang dan lebih besar dari Covid-19. Sejumlah pengusaha “teriak” akan sulitnya situasi yang mereka hadapi. Salah satunya CEO Dilworth Coffee, Jeff Vojta, yang berbasis di Raleigh, Carolina Utara. Ia mengaku mendapatkan cobaan bertubi-tubi. Di 2024, ia menghadapi buruknya panen […]

  • Insiden Selat Hormuz: Kapal China Berhasil Melintas di Tengah Penjagaan Ketat AS

    Insiden Selat Hormuz: Kapal China Berhasil Melintas di Tengah Penjagaan Ketat AS

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 58
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Amerika serikat dikabarkan telah memblokade Selat Hormuz, sehingga konflik yang terjadi ditimur tengah kembali tidak dapat dihindarkan, namun belum lama setelah blokade itu sebuah kapal tanker asal China yang berada di bawah sanksi Amerika Serikat (AS) dilaporkan berhasil melewati Selat Hormuz pada Selasa (14/4/2026). Keberhasilan kapal tersebut menembus jalur krusial itu terjadi di […]

  • Gaji PPPK Paruh Waktu Masalah Serius

    Gaji PPPK Paruh Waktu Masalah Serius

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menanggapi viral guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang, Jawa Barat menerima gaji sangat tak layak. Diketahui bahwa gaji kotor mereka Rp55.000. Setelah dipotong iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp35.000, gaji bersih guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang tersisa Rp15.000. Nominal itu yang masuk ke rekening. Gus Khozin mengatakan gaji PPPK […]

  • Menko Polkam Dudung Tanggapi Protes Warga Negara Tetangga Akibat Asap Karhutla

    Menko Polkam Dudung Tanggapi Protes Warga Negara Tetangga Akibat Asap Karhutla

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman buka suara terkait protes warga negara tetangga, Singapura dan Malaysia, atas sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dudung mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian terhadap persoalan tersebut. Sebab, dampak asap karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat di dalam negeri, tetapi juga […]

expand_less