Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » The Plastic Detox Sebuah Edukasi Tentang Bahaya Mengkonsumsi Plastik Jangka Panjang, dan Pengaruhnya Dalam Tubuh Manusia

The Plastic Detox Sebuah Edukasi Tentang Bahaya Mengkonsumsi Plastik Jangka Panjang, dan Pengaruhnya Dalam Tubuh Manusia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Secara umum penggunaan plastik dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari kehidupan manusia, membungkus makanan, pakaian, campuran alat kecantikan dan sebagainya. Tapi tertnyata penggunaan plastik berlebihan dapat berbahaya bagi tubuh.

Pada 16 Maret 2026, dokumenter berjudul The Plastic Detox resmi dirilis di Netflix. Film ini disutradarai oleh Louis Psihoyos dan Josh Murphy, yang mengeksplorasi dampak bahan kimia plastik dalam kehidupan sehari-hari terhadap kesehatan dan kesuburan.

Dokumenter ini didasarkan pada studi ilmiah yang telah ditinjau sejawat (peer-reviewed) yang diterbitkan dalam jurnal Toxics, dipimpin oleh Jenna Hua dari Million Marker Wellness Inc. Salah satu ahli yang tampil dalam film ini adalah Leonardo Trasande, Profesor Pediatri di Universitas New York sekaligus anggota Dewan Penasihat Ilmiah Food Packaging Forum.

Bahan Kimia dalam Kemasan Makanan
Menurut basis data FCCmigex milik Food Packaging Forum, ditemukan 3.696 bahan kimia yang bermigrasi dari plastik yang bersentuhan dengan makanan. Bahan-bahan lain juga dapat membocorkan kimia berbahaya ke dalam makanan, seperti kertas, karton, kotak minuman, serta kaleng makanan dan minuman logam yang bagian dalamnya dilapisi plastik.

Bahan kimia yang digunakan dalam kemasan makanan biasanya tidak diuji secara rutin di luar uji genotoksisitas untuk melihat dampak kesehatan yang lebih luas.

Dampak tersebut meliputi penyakit kardiovaskular, gangguan sistem imun dan otak, gangguan metabolisme (seperti diabetes atau obesitas), serta gangguan kesehatan reproduksi seperti kemandulan. Bahan kimia termasuk bisphenol A (BPA) dan berbagai jenis ftalat dikenal sebagai pengganggu endokrin dan telah dikaitkan dengan masalah kesuburan serta toksisitas reproduksi.

Eksperimen dalam Film
Film The Plastic Detox mengikuti kisah enam pasangan yang berjuang dengan masalah kesuburan. Selama periode tiga bulan, para peneliti menguji apakah edukasi personal, penggantian produk, dan pembinaan mingguan dapat memicu perubahan pada biomarker yang terkait dengan kesuburan. Secara khusus, penulis studi mengukur metabolit dalam urin untuk ftalat, fenol lingkungan, benzofenon, dan BPA.

Sebagaimana ditampilkan dalam film, studi intervensi tersebut menemukan bahwa: Mengurangi penggunaan produk plastik menurunkan kadar bahan kimia berbahaya dalam tubuh, termasuk BPA.

Terjadi penurunan kadar BPA dan beberapa jenis ftalat (MBP dan MBzP) dalam urin selama periode intervensi. Parameter air mani pada pria menunjukkan peningkatan selama penelitian.

Pembinaan mingguan juga membuahkan hasil positif lainnya: peserta memiliki literasi kesehatan lingkungan yang lebih baik, lebih termotivasi untuk mengurangi paparan kimia, dan melaporkan tingkat kesejahteraan yang lebih baik.

Catatan Penting dan Kesimpulan

Penulis studi menyadari beberapa keterbatasan utama dalam penelitian mereka. Karena ukuran sampel yang kecil dan tidak adanya kelompok kontrol, temuan ini harus ditafsirkan dengan hati-hati. Penting juga untuk dicatat bahwa ketidaksuburan adalah masalah kompleks dengan banyak penyebab. Namun, setelah studi intervensi tersebut, empat dari enam pasangan akhirnya berhasil memiliki anak.

Food Packaging Forum menyediakan basis data interaktif untuk memetakan ilmu pengetahuan tentang di mana bahan kimia ditemukan dalam kemasan makanan.

Daftar FCCprio mereka menggunakan data bahaya publik untuk memprioritaskan 1.222 bahan kimia berbahaya yang harus dihindari dan dihapus secara bertahap dari produk kemasan makanan. Ini mencakup bisphenol dan ftalat yang diselidiki dalam film, serta banyak bahan kimia berbahaya lainnya yang berpotensi merusak kesehatan manusia.

Sebelumnya masalah sampah plastik di Indonesia bukan lagi hal yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Kita bisa melihatnya di sungai, di pinggir jalan, bahkan di pantai. Sebagai negara kepulauan, kondisi ini jadi makin mengkhawatirkan karena banyak sampah yang akhirnya terbawa ke laut. Karena itu, berbagai upaya mulai dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik dan dampaknya terhadap lingkungan.

Pemerintah mulai mengambil langkah nyata dengan membatasi penggunaan plastik sekali pakai. Beberapa kota seperti Jakarta dan Denpasar sudah melarang penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan. Kebijakan ini memang terasa sederhana, tapi dampaknya cukup besar dalam mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan setiap hari.

Di sisi lain, gerakan dari masyarakat juga semakin aktif. Banyak komunitas yang rutin mengadakan kegiatan bersih-bersih pantai atau sungai. Ada juga yang membuat program bank sampah, di mana masyarakat bisa menukar sampah dengan uang atau barang. Kegiatan seperti ini tidak hanya membantu lingkungan, tapi juga mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Como 1907 Harus Puas Berbagi Angka Kontra Udinese

    Como 1907 Harus Puas Berbagi Angka Kontra Udinese

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Duel sengit Udinese vs Como 1907 pada pekan ke-31 Serie A Liga Italia 2025-2026 berakhir dengan skor imbang 0-0. Pertandingan Udinese vs Como 1907 digelar di Stadion Bluenergy pada Senin (6/4/2026) sore WIB. Kedua tim saling berbalas serangan meski tak ada satu gol yang tercipta hingga laga berakhir. Hasil imbang memastikan Como 1907 […]

  • Turun Tipis Harga Minyak Turun 2%, Diplomasi Iran-AS Jadi Penyelamat Pasar

    Turun Tipis Harga Minyak Turun 2%, Diplomasi Iran-AS Jadi Penyelamat Pasar

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –Harga minyak dunia terpantau mengalami penurunan sekitar 2 persen pada akhir perdagangan Rabu (25/3) waktu setempat atau Kamis (26/3) pagi WIB, seiring munculnya harapan konflik di Timur Tengah mereda setelah Iran mempertimbangkan proposal Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun 2,27 dollar AS atau 2,2 persen menjadi 102,22 […]

  • 10 Mobil Dikerahkan, Pemadaman Toko Sanya Cianjur Sempat Mengalami Kendala

    10 Mobil Dikerahkan, Pemadaman Toko Sanya Cianjur Sempat Mengalami Kendala

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kebakaran hebat melanda Toko Sania yang berlokasi di Jalan dr Muwardi, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu (24/1) sore. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.31 WIB dan dengan cepat membesar, sehingga membuat warga sekitar panik. Sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman juga dibantu […]

  • Perkuat Diplomasi, Presiden Prabowo Kembali Agendakan Kunjungan Kerja ke Prancis

    Perkuat Diplomasi, Presiden Prabowo Kembali Agendakan Kunjungan Kerja ke Prancis

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden RI kE-8 Prabowo Subianto telah dijadwalkan akan bertolak ke Prancis dalam waktu dekat untuk melakukan kunjungan kerja. Kabar informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, saat menjadi pembicara dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, pada Rabu (22/4). Dirinya semula menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis pada […]

  • TIim Gerakan Anak Negeri Salurkan 200 Paket Seragam Sekolah di Sawang Aceh Utara

    TIim Gerakan Anak Negeri Salurkan 200 Paket Seragam Sekolah di Sawang Aceh Utara

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS- Gerakan Anak Negeri (GAN) menuntaskan distribusi 200 paket seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak banjir bandang dan longsor, di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (11/2). Bantuan tersebut disalurkan langsung ke sembilan sekolah tingkat SD dan SMP yang terdampak bencana. Program ini merupakan inisiatif Gerakan Anak Negeri yang berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Bogor […]

  • Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 68
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Melalui manajemen pribadinya seorang penyanyi anak asal Yogyakarta, Gandhi Sehat, memperkenalkan album mini atau extended play (EP) dengan judul “Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi)” pada 5 Februari 2026 yang lalu. Lagu yang bertema Punk Rock tersebut diperkenalkan melalui platfom media digital, namun belum sampai sebulan sejak peluncurannya sepekan lalu. Pihak manajemen berencana menarik album […]

expand_less