Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rudal Balistik Serang Saudi dan Reaksi NATO: Bukti Perang AS-Iran Kian Panas

Rudal Balistik Serang Saudi dan Reaksi NATO: Bukti Perang AS-Iran Kian Panas

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Perang AS-Iran tampaknya masih terus berlangsung dan kian memanas, hal ini disebabkan jual beli antara negara mengakibatkan kelumpuhan negara yang sedang terlibat konflik tersebut.

Pada Rabu (18/3) telah terjadi ledakan di Riyadh, Arab Saudi menyusul serangan rudal Iran pada Rabu malam waktu setempat, serangan tersebut cukup menggemparkan mengingat disaat kejadian Arab Saudi tengah menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dari seluruh negara Arab dan islam.

“Empat rudal balistik yang diluncurkan ke arah kota Riyadh berhasil dicegat dan dihancurkan, pecahan dari salah satu rudal balistik tersebut jatuh di dekat kilang minyak di selatan Riyadh,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan pada X.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan tidak mengesampingkan tindakan militer sebagai tanggapan terhadap serangan rudal dan drone berulang dari Iran. Pangeran Faisal menilai serangan udara Iran akan menjadi bumerang bagi republik Islam tersebut.

Dilansir AFP, Kamis (19/3/2026), berbicara kepada wartawan setelah pertemuan para menteri luar negeri dari kawasan tersebut di Riyadh, Pangeran Faisal mengatakan bahwa Iran “berusaha menekan negara-negara tetangganya” dengan serangan.

“Kerajaan tidak akan menyerah pada tekanan, dan sebaliknya, tekanan ini akan menjadi bumerang… dan tentu saja, seperti yang telah kami nyatakan dengan cukup jelas, kami berhak untuk mengambil tindakan militer jika dianggap perlu,” katanya.

Kepala NATO Mark Rutte mengatakan para anggota aliansi itu sedang berdiskusi tentang “cara terbaik” untuk membuka kembali Selat Hormuz. Perairan itu menjadi tempat pelayaran utama minyak dunia, membawa sekitar 20% pasokan global.

“Saya telah berhubungan dengan banyak sekutu. Kita semua setuju, tentu saja, bahwa selat itu harus dibuka kembali. Dan yang saya ketahui adalah bahwa sekutu bekerja sama, membahas bagaimana melakukannya, apa cara terbaik untuk melakukannya,” kata Rutte dalam konferensi pers selama kunjungan ke latihan NATO di Norwegia utara.

“Mereka sedang mengerjakannya secara kolektif, untuk menemukan jalan ke depan,” tambah Rutte.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mendesak kekuatan global lainnya untuk mengirim kapal perang guna mengawal konvoi kapal tanker melalui Selat Hormuz. Iran secara efektif telah menutup selat tersebut sejak AS dan Israel memulai perang terhadap republik itu, yang menyebabkan harga minyak global naik lebih dari 40%.

Pada hari Selasa, Trump bahkan mengecam aliansi itu. Ia mengatakan “NATO melakukan kesalahan yang sangat bodoh” dengan tidak mengirimkan bantuan.

“Saya sudah lama mengatakan bahwa saya bertanya-tanya apakah NATO akan pernah ada untuk kita. Jadi ini adalah ujian besar,” katanya kepada wartawan.

Dilaporkan AFP, Rabu, kelompok yang didukung Teheran itu, berulang kali menyerang kepentingan AS, baik pangkalan yang menampung pasukan, misi diplomatik, atau fasilitas minyak. Kelompok-kelompok bersenjata, yang oleh AS ditetapkan sebagai organisasi teroris, memperingatkan bahwa konflik Timur Tengah akan menjadi perang gesekan yang berkepanjangan.

Beberapa disebut kelompok utama. Salah satunya Al-Nujaba. Kelompok ini masuk daftar hitam AS bersama “poros perlawanan” yang didukung Iran. Poros ini mencakup Hizbullah di Lebanon, Hamas di Gaza dan Houthi di Yaman.

“Produksi drone dan roket di dalam poros perlawanan telah menjadi hal yang umum seperti membuat Kleicha di rumah,” kata gerakan itu dalam sebuah pernyataan, merujuk pada makanan manis buatan rumah Irak yang biasanya diisi dengan kurma atau kacang-kacangan.

Selain Al-Nujaba, ada juga kelompok lain seperti Kataeb Hizbullah, Kataeb Sayyid al-Shuhada, lalu Asaib Ahl al-Haq. Di antara semuanya, Kataeb Hizbullah diketahui yang paling keras, di mana ini telah lama memimpin serangan terhadap kepentingan AS di Irak.

Kelompok-kelompok yang didukung Iran ini telah menargetkan kedutaan besar AS di ibu kota Irak, fasilitas diplomatik dan logistiknya di bandara Baghdad, termasuk ladang minyak yang dioperasikan oleh perusahaan asing. Wilayah otonom Kurdistan, yang menampung pasukan Amerika dan konsulat utama AS, juga menjadi target penting.

Masih belum jelas apa yang telah diserang kelompok-kelompok ini di wilayah yang lebih luas. Tetapi sebelumnya dalam perang Kuwait, mereka memanggil duta besar Irak terkait serangan terhadap wilayahnya.

Analis dari International Crisis Group, Lahib Higel, yang berbasis di Brussels mengatakan, kelompok-kelompok ini ikut campur. Karena, mereka menganggap perang kali ini merupakan pertempuran eksistensial bagi rezim Iran.

“Dalam poros Iran, mereka adalah garis pertahanan terakhir, dan pembunuhan Pemimpin Tertinggi (Ali) Khamenei adalah sinyal bahwa kelangsungan hidup mereka sendiri berada dalam risiko,” ujarnya.

Kelompok Al-Nujaba mengklaim memiliki persediaan besar drone dan roket yang diproduksi di bengkel-bengkel kecil. Higel mengatakan Iran telah menahan senjata berat dari kelompok-kelompok ini, tidak seperti Hizbullah di Lebanon atau Houthi di Yaman.

Kelompok-kelompok Irak memiliki drone dan roket, serta “rudal balistik jarak pendek”, yang telah mereka gunakan di masa lalu. Ini, kata Higel, jelas merupakan perang gesekan bagi mereka, dengan tujuan mengusir AS dari Irak.

Selama bertahun-tahun, AS telah menyerang kelompok-kelompok ini, membunuh beberapa komandan mereka. Dalam perang dengan Iran yang dimulai 28 Februari, serangan juga sepertinya dilakukan AS-Israel ke benteng utama Kataeb Hezbollah dan pangkalan Jurf al-Sakher di selatan Baghdad.

Setidaknya 43 pejuang yang didukung Iran, serta anggota Hashed al-Shaabi, telah tewas, menurut perhitungan AFP berdasarkan faksi dan sumber keamanan. Pada hari Sabtu, sebuah rudal menghantam sebuah rumah di ibu kota, menewaskan tiga anggota Kataeb Hezbollah, termasuk seorang komandan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ongkos Perang Amerika Serikat ke Iran Diklaim Tembus Angka Rp 190 Triliun dalam 6 Hari

    Ongkos Perang Amerika Serikat ke Iran Diklaim Tembus Angka Rp 190 Triliun dalam 6 Hari

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam laporan yang beredar telah menyebutkan biaya perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran dilaporkan telah menembus lebih dari US$11,3 miliar atau sekitar Rp190 triliun hanya dalam enam hari pertama konflik. Angka tersebut disampaikan pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump kepada anggota Kongres dalam pengarahan tertutup pada pekan ini. Dikutip dari Reuters melaporkan seorang sumber […]

  • Imbas Perapihan Kedai Pedagang Puncak, Sambangi Gedung DPRD Cianjur Tuntut Penataan Ulang

    Imbas Perapihan Kedai Pedagang Puncak, Sambangi Gedung DPRD Cianjur Tuntut Penataan Ulang

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perwakilan pedagang di lokasi Rest Area Segar Alam, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur, yang lapaknya diratakan pada Sabtu (13/6/2026) lalu, mendatangi Gedung DPRD Cianjur, Kamis (18/6/2026). Saat beraudiensi dengan Komisi I DPRD Cianjur dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para pedagang mendesak agar pemerintah menata ulang kembali kios atau lapaknya yang sudah […]

  • Presiden Prabowo Soroti Meledaknya Impor Kakao

    Presiden Prabowo Soroti Meledaknya Impor Kakao

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA. NEWS – Indonesia menghadapi paradoks dalam industri kakao nasional. Di satu sisi, produksi kakao tergolong besar dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen utama dunia. Namun di sisi lain, impor kakao masih tinggi, mencapai sekitar USD 1,1 miliar atau setara Rp18,7 triliun per tahun. Ketergantungan Indonesia terhadap kakao impor disorot Presiden Prabowo Subianto. Dibalik […]

  • Berkedok Biro Wisata, Residivis Asal Yogyakarta Berhasil Diamankan Polsek Kartasura

    Berkedok Biro Wisata, Residivis Asal Yogyakarta Berhasil Diamankan Polsek Kartasura

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Jajaran Polsek Kartasura berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan berkedok biro perjalanan wisata yang menyasar lembaga pendidikan. Seorang pria berinisial JS (42), warga Wirobrajan, Kota Yogyakarta, diamankan polisi setelah diduga menipu sejumlah sekolah dengan modus menawarkan paket wisata yang tidak pernah direalisasikan. Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo mengatakan, […]

  • Harga Emas Antam Jumat, 9 Januari 2026 Naik Tipis photo_camera 6

    Harga Emas Antam Jumat, 9 Januari 2026 Naik Tipis

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Asmuh
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Harga emas Antam tercatat naik tipis sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.577.000 per gram pada perdagangan Jumat (9/1). Harga tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya yang berada di level Rp 2.570.000 per gram, pada Kamis (8/1). Mengutip laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam paling murah ukuran 0,5 gram kini dibanderol Rp 1.338.500. […]

  • Insiden Selat Hormuz: Kapal China Berhasil Melintas di Tengah Penjagaan Ketat AS

    Insiden Selat Hormuz: Kapal China Berhasil Melintas di Tengah Penjagaan Ketat AS

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Amerika serikat dikabarkan telah memblokade Selat Hormuz, sehingga konflik yang terjadi ditimur tengah kembali tidak dapat dihindarkan, namun belum lama setelah blokade itu sebuah kapal tanker asal China yang berada di bawah sanksi Amerika Serikat (AS) dilaporkan berhasil melewati Selat Hormuz pada Selasa (14/4/2026). Keberhasilan kapal tersebut menembus jalur krusial itu terjadi di […]

expand_less