Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Nyamar Jadi Warga Cianjur, Otak Jaringan Internasional Penyelundup Manusia Ditangkap

Nyamar Jadi Warga Cianjur, Otak Jaringan Internasional Penyelundup Manusia Ditangkap

  • account_circle Deva Sakti
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Tindak Pidana Penyelundupan manusia (TPPM) yang mengirim warga negara asing (WNA) Tiongkok secara ilegal ke Australia dibongkar Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat. Sindikat ini terbongkar setelah adanya laporan warga yang mencurigai aktivitas para pelaku di sebuah penginapan.

Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga tersangka utama yakni SS, 37, dan XS, 39, asal Tiongkok, serta PK, 27, asal Thailand.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta Pamuji Raharja menuturkan, otak di balik sindikat ini adalah tersangka SS. Untuk memuluskan aksinya di Indonesia, SS menyamar menjadi warga lokal dengan identitas palsu.

“Berawal dari laporan masyarakat terkait adanya orang asing yang diduga memiliki KTP elektronik Warga Negara Indonesia secara ilegal di wilayah Jakarta Barat,” ujar Pamuji saat konferensi pers, Selasa (20/1).

SS diketahui memiliki KTP elektronik palsu atas nama “Gunawan Santoso” yang beralamat di Cianjur. Dokumen ilegal ini ia dapatkan dari seorang WNI berinisial LS dengan harga puluhan juta rupiah.

“Menurut pengakuan SS, dirinya membayar uang sejumlah Rp 90 juta kepada LS untuk pengurusan dokumen kependudukan berupa KTP elektronik, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran,” jelas Pamuji.

Sindikat ini bekerja secara terorganisir. PK, warga Thailand, berperan mengedit foto untuk dokumen palsu SS. Sementara XS bertugas mendampingi para “penumpang” dari Jakarta menuju jalur tikus di Merauke, Papua.

“PK ikut serta membantu dalam proses pengajuan KTP elektronik dengan identitas palsu atas nama Gunawan Santoso, yaitu dengan melakukan proses pengeditan pasfoto untuk digunakan SS,” ucap Pamuji.

Petugas menyita sejumlah barang bukti kuat dalam penggerebekan tersebut. “Barang-barang bukti meliputi paspor, kartu identitas atau KTP palsu, dan handphone yang digunakan pelaku,” tambah Pamuji.

Target sindikat ini adalah warga Tiongkok yang ingin mencari suaka atau pekerjaan di Australia. Para korban awalnya terbang mandiri ke Jakarta, lalu ditampung sementara sebelum diberangkatkan ke Merauke.

“Selanjutnya dari wilayah Merauke, Papua, para warga negara asing tersebut berangkat ke Australia bersama A alias C menggunakan kapal miliknya,” papar Pamuji.

Tersangka XS mengaku sudah mengirimkan lima orang ke Australia dengan tarif 60.000 RMB atau sekitar Rp 130 juta per orang. Dari angka itu, XS meraup untung pribadi sekitar Rp 17 juta per kepala.

Sayangnya, meski berhasil menyeberang, pelarian para WNA tersebut kandas. “XS menyatakan bahwa pengiriman warga negara asing tersebut telah berhasil, namun menurut informasi yang diterima oleh XS, warga negara asing tersebut sudah ditangkap oleh pihak berwajib Australia,” lanjutnya.

Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah menegaskan, para tersangka terancam sanksi berat dan deportasi karena melanggar UU Keimigrasian.

“Karena dokumen kependudukan palsu tersebut digunakan tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga dipromosikan kepada warga negara Tiongkok sebagai sarana pendukung keberangkatan secara ilegal ke Australia,” tegas Ronald.

Saat ini, pihak imigrasi tengah memburu LS (penyedia dokumen palsu) dan mendalami potensi keterlibatan oknum instansi terkait. Kabid Inteldak, Yoga Kharisma Suhud, memastikan LS adalah warga sipil.

“Kalau LS masih kita dalami. Tapi LS sendiri ini yang pasti warga sipil (bukan aparat pemerintah). Kita terus cek dan koordinasi dengan instansi terkait terutama yang memang mengeluarkan akta yang kita duga ini palsu,” imbuh Yoga.(jpg)

  • Penulis: Deva Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Bapenda Jakarta Kebakaran Jumat Malam, Damkar Kerahkan 100 Personel Untuk Padamkan Api

    Gedung Bapenda Jakarta Kebakaran Jumat Malam, Damkar Kerahkan 100 Personel Untuk Padamkan Api

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Berdasarkan data dari Command Center Damkar, informasi kebakaran pertama kali diterima pada pukul 21.30 WIB melalui saluran Jakarta Siaga 112. “Pengerahan awal 2 unit mobil pemadam dan 100 personel ke lokasi […]

  • Pemprov NTB Berkomitmen Ubah Pelabuhan Bangsal ke Kawasan Transportasi Modern dan Ramah Wisatawan

    Pemprov NTB Berkomitmen Ubah Pelabuhan Bangsal ke Kawasan Transportasi Modern dan Ramah Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Pelabuhan Bangsal di Kabupaten Lombok Utara. Kawasan yang menjadi salah satu pintu utama menuju tiga gili tersebut direncanakan menjadi kawasan transportasi modern yang terintegrasi dengan pusat layanan wisata dan UMKM. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Ervan Anwar mengatakan, penataan dilakukan […]

  • Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Truk Diduga Alami Rem Blong

    Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Truk Diduga Alami Rem Blong

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang KM 91 B arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan sedikitnya 14 kendaraan. Polisi menduga kecelakaan dipicu sebuah truk trailer bernomor polisi B 9773 UEL yang mengalami gangguan pada sistem pengereman […]

  • Regulasi Baru Transportasi Online Resmi Meluncur, Pemerintah Wajibkan Aplikator Sejahterakan Mitra

    Regulasi Baru Transportasi Online Resmi Meluncur, Pemerintah Wajibkan Aplikator Sejahterakan Mitra

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital akan diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi digital. Perpres tersebut mendapat sambutan positif dari pelaku industri. Chief Executive Officer (CEO) GoTo, Hans Patuwo, mengatakan aturan yang diterbitkan pemerintah menjadi langkah untuk memperkuat ekosistem […]

  • Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    Album Mini Penyanyi Cilik Asal, Yogya Gandhi Sehat Ditarik Dari Peredaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 87
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Melalui manajemen pribadinya seorang penyanyi anak asal Yogyakarta, Gandhi Sehat, memperkenalkan album mini atau extended play (EP) dengan judul “Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi)” pada 5 Februari 2026 yang lalu. Lagu yang bertema Punk Rock tersebut diperkenalkan melalui platfom media digital, namun belum sampai sebulan sejak peluncurannya sepekan lalu. Pihak manajemen berencana menarik album […]

  • Polri: 10 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Belum Teridentifikasi

    Polri: 10 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Belum Teridentifikasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam perkembangan terbaru mengenai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur ada sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur belum teridentifikasi. Hal itu diutarakan pihak Polda Metro Jaya, Selasa siang (28/4/2026). Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, saat ini terdapat 10 orang jenazah korban yang berada di RS Polri […]

expand_less