Nasib Pengemudi Ojol yang Terlindas Mobil Listrik Sedang Dalam Pemulihan Pasca Operasi dan Fakta Lainnya
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Hasan Syukur, pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas mobil listrik dalam kecelakaan di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, masih dalam pemantauan tim medis. Ia harus menjalani operasi setelah mengalami kecelakaan pada Jumat lalu.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo mengatakan, Hasan telah menjalani operasi di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi menyebut kondisi Hasan kini masih dalam pemantauan tim medis setelah menjalani operasi.
Sementara itu berdasarkan keterangan dari menantu korban, Eko Priyono saat ditemui awak media, sang mertua mengalami patah kaki akibat insiden tersebut.
“Patah yang kaki, kalau yang bagian badan pada retak sama itu paru-parunya ada yang kena bocorlah sedikit gitu,” kata dia. Diungkap sang menantu, Hasan Syukur saat ini dalam keadaan stabil namun masih belum bisa berkomunikasi.
“Kalau keadaan sih stabil, cumin bapak sekarang belum bisa bicara. Sekarang napasnya masih dibantu pakai selang. Belum bisa napas sendiri,” ujarnya.
Pihak Grab Turut Prihatin Atas Kejadian Tragis Tersebut
Pihak Grab buka suara terkait dengan insiden yang dialami mitra pengemudinya. Manajemen Grab Indonesia saat ini tengah focus agar pengemudi mitra mendapatkan penangan medis dan pendampingan yang dibutuhkan.
“Kami turut prihatin atas kecelakaan yang menimpa salah satu Mitra Pengemudi Grab di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Prioritas utama kami saat ini adalah mendukung agar Mitra Pengemudi mendapatkan penanganan medis dan pendampingan yang dibutuhkan,” kata Manajemen Grab saat dihubungi media 27/10/2026.
Lebih lanjut dijelaskan sejak pertama kali menerima laporan kejadian pihak manjemen Grab Indonesia telah mengunjungi rumah sakit dan berkoordinasi langsung dengan keluarga Mitra Pengemudi untuk memberikan pendampingan serta dukungan yang diperlukan. Pihaknya juga terus memantau kondisi kesehatan Mitra Pengemudi dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan situasi ini.
“Kami menghormati proses penanganan yang sedang berjalan dan berkomitmen untuk terus mendukung Mitra Pengemudi serta keluarganya dalam situasi ini. Kami juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap Mitra Pengemudi kami, serta senantiasa mendoakan kesembuhan beliau,” demikian keterangan manajemen Grab Indonesia.
Diketahui Supir Mobil Listrik Mitra Pengemudi Transportasi Online
Supir mobil listrik BYD yang melindas pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, ternyata merupakan mitra pengemudi salah satu transportasi online di Tanah Air.
Pengemudi berinisial S (46) itu diketahui menggunakan mobil listrik sewaan dan baru sekitar satu bulan mengendarai kendaraan listrik tersebut. Kendaraan itu disewa dari tempatnya bekerja.
Kepala Seksi Kecelakaan Lalu Lintas Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Kharisma Arbita Bangsa, membenarkan bahwa S merupakan sopir taksi online. “Betul (S sopir taksi online),” katanya, dikutip Selasa (27/10/26).
S kemudian mendapat kesempatan mengemudikan mobil listrik setelah memperoleh penilaian atau rating yang bagus selama bekerja. Awalnya dia mengemudikan mobil berbahan bakar bensin selama kurang lebih delapan bulan.
Adapun S merupakan perantau asal Wonogiri yang tinggal di Bogor bersama keluarganya. Dia memiliki seorang istri yang berstatus ibu rumah tangga dan tiga anak.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengungkap pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46) yang melindas pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), negatif narkoba dan alkohol.
“Itu (pengemudi) udah diperiksa (tes urine), negatif. Sama alkohol udah juga, negatif semua,” kata dia saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (24/10/26).
Dia menyebutkan S diduga kaget setelah menyenggol mobil di sampingnya sehingga membanting setir ke kiri. Mobil yang dikemudikannya kemudian kehilangan kendali dan menabrak pengemudi ojol berinisial HS (56).
“Mungkin kaget, terus oleng, mau jalan lagi, tapi berhenti di depan itu, Hotel Amaris,” ujar Mujiyanto.
Pengemudi mobil listrik tersebut saat ini ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi masih memeriksa S untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Statusnya, ya, diamankan, masih diamankan di Polres. Masih dalam penyidikan, masih disidik, gitu,” ucap Mujiyanto.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar