Hilang Konsentrasi, Meriam London Ditahan Imbang di Kandang Pasukan Serigala
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Ambisi Arsenal untuk mengamankan gelar juara liga inggris kembali gagal setelah tim yang dijuluki meriam london itu ditahan imbang 2-2 dalam melawan Wolverhampton di Stadion Molineux pada Kamis (19/2) dini hari waktu indonesia barat.
Secara kualitas Arsenal seharusnya bisa meraih poin penuh, justru kehilangan dua poin di menit akhir akibat hilangnya konsentrasi di menit akhir perandingan, hal ini membuka peluang untuk pesaing terdekat untuk menggeser posisi mereka dari puncak klasemen.
Sejak awal peluit dibunyikan tim asuhan Mikel Arteta itu tampil dengan skuad terbaiknya, Declan Rice dan kawan-kawan sudah dipasang sejak menit awal pertandingan, strategi tekanan penuh yang ditekankan oleh pelatih asal spanyol tersebut terbukti membuat Wolverhampton tidak mampu mengembangkan permainan dengan baik, sehingga memaksa mereka bertahan penuh di barisan belakang.
Gol cepat hadir di menit ke-5 setelah umpan matang Rice dari sisi kiri yang ditanduk sempurna oleh Bukayo Saka di mulut gawang José Sá, gol pertama ini sukses membuat Wolverhampton kehilangan ritme permainan, Arsenal terus menguasaijalannya pertandingan dan terus melancarkan serangan yang efektif melalui kombinasi umpan pendek yang rapi, muncul peluang emas di menit ke-17 melalui Noni Madueke namun berhasil digagalkan oleh tim tuan rumah.
Masuknya Tolu Akodare di menit ke-22 membuat serangan Wolverhampton menambah variasi serangan, utamanya pada duel udara. Namun belum memberikan kontribusi serangan yang efektif.
Babak pertama ditutup keunggulan sementara Arsenal, memasuki babak ke-2 tepat di menit ke-56 Arsenal sukses menggandakan skor sementara menjadi 2-0 melalui Piero Hinapie yang lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan dari Gabriel.
Baru setelah memasuki menit ke-61 melalui Hugo Bueno tuan rumah mampu memperkecil jarak ketertinggalan setlah sepakan dari luar kotak pinaltinya tidak mampu dijangkau David Raya, gol tersebut dinilai merubah arah permainan dengan semangat tim tuan rumah yang kembali tumbuh.
Dukungan pendukung tim serigala ini menambah tekanan berarti, lini belakang Arsenal mulai kehilangan konsentrasi. Arsenal bisa saja memperlebar keunggulan melalui Gabriel Martineli pada menit ke-68 namun sepakannya masih dapat diselamatkan oleh José Sá.
Memasuki masa perpanjangan waktu tepat menit ke-90+4 terjadi kemelut di depan gawang Arsenal, Riccardo Calafiori berupaya melakukan penyelamatan namun sayang bola justru masuk ke gawangnya sendiri.
Hingga akhir peluit babak kedua Arsenal gagal menambah gol untuk menentukan kemenangan, secara statistik terlihat Arsenal lebh unggul, tembakan menuju gawang 10 dengn 4 yang tepat sasaran, penguasaan bola 58% dan akurasi operan 82%.
Pada hasil imbang ini membuat Arsenal kini berjarak lima poin dari Manchester City yang masih memiliki laga melawan Leicester. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar