Hattrick Persib Bandung Juarai Liga 1 Indonesia Musim 2025/2026, Masyrakat Bandung Tumpah Ruah Bergelora Ria
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Laga pamungkas telah dilakoni Persib bandung kontra Persijap Jepara sabtu sore (23/5.2026), dalam pertandingan itu Maung Bandung menjamu Persijap di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan skor akhir sama kuat 0-0, namn perlu diketahui dengan hasil itu sudah cukup bagi Pesib Bandung mengangkat trofi juara liga 1 Indonesia ke-4nya untuk musim 2026/2026.
Stadion GBLA sabtu itu membiru penuh suporter, karena Maung Bandung di ambang juara andai bisa menang.
Tuan rumah inisiatif menyerang duluan. Di menit keempat, Thom Haye lepas tembakan spekulasi dari luar kotak penalti tapi masih melambung tinggi.
Semenit kemudian Haye lakukan percobaan lagi. Kali ini tembakannya masih membentur barisan belakang Persijap dan berujung corner.
Sampai 15 menit awal, Persib mendominasi. Namun Persijap bertahan dengan rapi dan andalkan serangan balik.
Berguinho gantian lepas tembakan spekulasi dari luar kotak penalti. Tembakannya masih melambung tinggi pada menit ke-21.
Peluang pertama tim tamu didapat Wahyudi pada menit ke-24. Sundulannya sambut sepak pojok dari Dicky belum temui sasaran.
Peluang terbaik Persib! Barba berdiri bebas di dekat tiang jauh dan tanpa kawalan, menyambut umpan dari Haye. Sundulannya masih menyamping.
Nyaris Persib! Haye lepas umpan lambung ke depan gawang dan dikejar Adam Alis. Nama terakhir lepas sontekan, tapi bisa dimentahkan kiper Ardiansyah.
Di menit ke-37 peluang lagi buat Adam Alis. Tembakan terukur dari luar kotak penalti ditepis Ardiansyah sambil terbang.
Tiada lagi peluang berbahaya. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata.
Babak kedua dimulai, Ardiansyah lakukan penyelamatan gemilang lagi. Sepakan Jung di depan gawang ditepisnya pada menit ke-57.
Jung sekali lagi punya peluang. Jung terima umpan dari Beckham Putra di depan gawang, tapi kembali terbentur barisan belakang.
Persijap benar-benar bertahan dengan baik, ditambah Ardiansyah yang tampi kukuh. Persib masih belum bisa cetak gol masuki 10 menit terakhir.
Peluit panjang berbunyi, skor tuntas 0-0. Itu sudah cukup bawa Persib Bandung jadi kampiun Super League 2025/26!
Tim asuhan Bojan Hodak akhirnya finis pertama di klasemen akhir dengan 79 poin dari 34 laga. Borneo FC di bawahnya dengan poin yang sama, tapi Persib unggul head to head.
Di musim ini, Persib kontra Borneo berakhir sekali imbang dan sekali kemenangan buat Persib. Persib pun hat-trick juara alias tiga kali beruntun dalam tiga musim terakhir.
Teriakan bahagia, tangis haru bercampur dan nyala kembang api mewarnai sudut-sudut Kota Bandung pada Sabtu malam ini setelah Persib untuk ketiga kali berturut-turut menjuarai Indonesia Super League.
Di persimpangan Jalan Braga-Jalan Naripan Bandung, Sabtu malam, warga serempak memandati perempatan ini tepat setelah peluit tanda berakhirnya laga Persib vS Persijap di Stadion GBLA Bandung.
Sambil meneriakkan yel-yel “Persib juara” semua orang bergembira dan semakin riuh saat kembang api dinyalakan.
“Juara, juara, Persib juara,” teriak warga di lokasi yang hingga berita ditulis terus menggema.
Kepadatan akibat perayaan kemenangan Persib juga terlihat di berbagai tempat di mana warga keluar dari gang dan permukiman.
Hal itu di antaranya terlihat di simpang Jalan Braga-Tamblong-Suniaraja di depan Center Point hingga Suniaraja bawah.
Kemudian di Viaduct depan Kantor Pusat KAI, Jalan Wastukencana (Babakan Ciamis), Jalan Pajajaran (Merdekalio), dan simpang Jalan Cihampelas-A Rivai.
Tua dan muda berdiri di pinggir jalan menunggu kedatangan konvoi suporter yang merayakan kemenangan Persib.
Persib menjadi tim pertama dalam tiga musim berturut-turut menjuarai liga utama Indonesia.
Pangeran Biru dinobatkan sebagai juara setelah menyudahi laga pamungkas melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan imbang tanpa gol.
Tambahan satu poin krusial ini membuat koleksi poin Persib di puncak klasemen akhir menjadi 79 poin.
Jumlah itu sama dengan Borneo FC Samarinda, yang meski menang 7-1 atas Malut United, harus puas finis sebagai runner-up karena kalah catatan head-to-head dari sang juara.
Pencapaian tiga musim juara secara beruntun memecahkan rekor yang belum pernah dilakukan oleh klub mana pun sejak era Liga 1 bergulir pada 2017.
Persib melewati rekor Bali United (2019 dan 2021) dengan memperpanjang dominasi mereka hingga tahun ketiga tanpa jeda.
Gelar juara musim 2025/2026 merupakan mahakarya terbaik dari pelatih Bojan Hodak.
Berbeda dengan dua musim sebelumnya yang mengandalkan duet maut lini serang lama, Persib musim ini melewati fase transisi besar setelah ditinggalkan pilar-pilar pentingnya.
Namun, kejeniusan strategi manajemen dan tim pelatih membuat mereka konsisten di jalur juara.
Masuknya gelandang kelas dunia Thom Haye, bersama visi bermain Eliano Reijnders dan etos kerja Adam Alis, mengubah Persib menjadi lebih kolektif dan matang.
Di bawah komando Bojan Hodak, Maung Bandung menjelma menjadi tim dengan pertahanan paling kokoh di liga, hanya kebobolan 22 gol dan tak terkalahkan dalam 22 laga.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar