Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Serangan Iran ke pusat fasilitas ekspor gas alam cair (LNG) terbesar dunia Ras Laffan melumpuhkan sekitar 17% kapasitas ekspor LNG Qatar.

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Iran melancarkan aksi balasan terhadap fasilitas minyak dan gas di kawasan Teluk, menyusul serangan Israel terhadap infrastruktur gas Iran.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian hingga US$ 20 miliar per tahun. Tak hanya itu, imbas serangan pada fasilitas milik QatarEnergy tersebut juga mengancam pasokan energi ke Eropa dan Asia.

Kerusakan ini diperkirakan telah menghentikan produksi LNG sebesar 12,8 juta ton per tahun selama tiga hingga lima tahun.

CEO QatarEnergy sekaligus Menteri Negara Urusan Energi Qatar Saad al-Kaabi mengatakan dua dari 14 unit produksi LNG serta satu dari dua fasilitas gas to liquid (GTL) mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.

“Saya tidak pernah membayangkan, bahkan dalam mimpi terliar sekalipun, bahwa Qatar dan kawasan ini akan mengalami serangan seperti ini, terlebih dari negara Muslim yang bersaudara di bulan Ramadan,” ujar Kaabi dikutip dari Reuters, Jumat (20/3).

Belgia, Korea Selatan dan Cina. “Ini adalah kontrak jangka panjang yang mengharuskan kami menyatakan force majeure. Sebelumnya kami sudah menyatakannya untuk jangka pendek, kini akan berlaku selama periode yang diperlukan,” kata Kaabi.

QatarEnergy juga telah menetapkan force majeure untuk seluruh produksi LNG. Kaabi menegaskan, produksi tidak akan kembali normal sebelum konflik mereda.

“Untuk memulai kembali produksi, pertama-tama kami membutuhkan penghentian konflik,” ujarnya.

Sejumlah perusahaan energi global turut terdampak akibat serangan tersebut.

ExxonMobil merupakan mitra di fasilitas LNG yang rusak, sementara Shell terlibat dalam fasilitas GTL yang diperkirakan membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk diperbaiki.

ExxonMobil diketahui memiliki 34% saham di unit LNG S4 dan 30% di unit S6. Unit S4 memasok energi ke Italia dan Belgia, sedangkan unit S6 menyuplai Korea Selatan serta Cina.

Menurut Kaabi, skala kerusakan akibat serangan tersebut membuat kawasan energi Teluk mengalami kemunduran hingga 10–20 tahun.

“Wilayah ini selama ini menjadi tempat yang aman bagi banyak orang. Namun citra tersebut kini telah terguncang,” katanya.

Ekspor kondensat Qatar diperkirakan turun sekitar 24%, LPG turun 13%, produksi helium menyusut 14%, sementara nafta dan sulfur masing-masing turun sekitar 6%.

Penurunan ini berdampak luas, mulai dari pasokan LPG untuk restoran di India hingga industri semikonduktor di Korea Selatan yang bergantung pada helium.

Kaabi menyebut nilai investasi untuk fasilitas yang terdampak mencapai sekitar US$26 miliar.

Selain itu, proyek ekspansi besar North Field milik Qatar juga terhenti dan berpotensi mengalami penundaan lebih dari satu tahun. Ia menegaskan konflik antara Iran dan Israel seharusnya tidak melibatkan negara lain di kawasan.

“Jika Israel menyerang Iran, itu adalah urusan antara Iran dan Israel. Tidak ada kaitannya dengan kami dan kawasan,” ujarnya.

Kaabi juga menyerukan agar seluruh pihak, termasuk Amerika Serikat dan negara lainnya, menghindari serangan terhadap fasilitas minyak dan gas karena berisiko memperburuk dampak global.

“Semua pihak seharusnya menjauhi fasilitas minyak dan gas,” tutupnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual, Menteri Arifah Sebut Perlunya Pemahaman Terkait Bentuk Kekerasan Seksual

    Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual, Menteri Arifah Sebut Perlunya Pemahaman Terkait Bentuk Kekerasan Seksual

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menanggapi kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi, Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Brian Yuliarto, memastikan penanganan kasus dugaan kekerasan seksual yang mencuat di lingkungan Universitas Indonesia tidak akan mandek di tengah proses. Hal itu disampaikan Brian usai melakukan audiensi bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, […]

  • 7 Perusahaan Mengadu Ke DPR, Kemenhut Buka Suara Tentang Pencabutan Izin Pascabanjir Sumatra

    7 Perusahaan Mengadu Ke DPR, Kemenhut Buka Suara Tentang Pencabutan Izin Pascabanjir Sumatra

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pencabutan izin berusaha terhadap sederet perusahaan pasca-banjir dan longsor besar Sumatra masih menyisakan sengketa. Sebanyak tujuh perusahaan yang izin pemanfaatan hutannya dicabut oleh pemerintah mengadu ke DPR.  Hal ini terungkap dalam rapat antara Komisi IV DPR dengan Kementerian Kehutanan. “Ada perusahaan-perusahaan yang mengadu, kami minta klarifikasinya saat ini,” kata Wakil Ketua Komisi IV Alex […]

  • Empat Kali Tertangkap, Revaldo Kembali Jadi Tersangka Kasus Narkoba

    Empat Kali Tertangkap, Revaldo Kembali Jadi Tersangka Kasus Narkoba

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 6
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan membenarkan penangkapan tersebut. Revaldo diamankan pada Senin (24/8/2026) malam setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat. Dari hasil interogasi awal, polisi menyebut Revaldo diduga menggunakan narkotika jenis sabu. Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mendalami kasus tersebut. Revaldo Fifaldi ditangkap jajaran Sat […]

  • Perhatian Serius! Inilah Resiko Kurang Tidur Untuk Tubuh Dalam Jangka Panjang

    Perhatian Serius! Inilah Resiko Kurang Tidur Untuk Tubuh Dalam Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Untuk kalian yang masih atau memiliki jam tidur yang tidak terkontrol ada baiknya mulai memperhatikan dampaknya, pasalnya kurang tidur kerap dianggap sebagai hal sepele yang bisa “dibayar” dengan istirahat di hari berikutnya. Padahal, dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat berdampak serius pada kesehatan otak dan jantung, termasuk meningkatkan risiko transient ischemic attack (TIA) […]

  • Perkembangan Gempa Sulut, Safitri: Gempa Paling Kencang Selama Saya Tinggal Enam Tahun di Manado

    Perkembangan Gempa Sulut, Safitri: Gempa Paling Kencang Selama Saya Tinggal Enam Tahun di Manado

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Telah terjadi Gempa bumi magnitudo 7,6 yang berpusat di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, pukul 06.48 WITA (atau 05.48 WIB), Kamis (02/04), guncangannya dirasakan warga di Bitung dan Manado (Sulut) hingga Ternate (Maluku Utara). Laporan terakhir gempa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan seorang lainnya terluka di Manado akibat tertimpa […]

  • Cianjur Bersuara, Aliansi BEM Mahasiswa Kutuk Keras Serangan Air Keras Pada Andrie Yunus

    Cianjur Bersuara, Aliansi BEM Mahasiswa Kutuk Keras Serangan Air Keras Pada Andrie Yunus

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Cianjur melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Cianjur pada Rabu, (8/4). Dalam orasinya mereka menyampaikan aspirasi dugaan kekerasan dan teror yang dialami aktivis KontraS Andrie Yunus.Koordinator aksi Irsan, mengatakan, Aliansi BEM Cianjur menuntut perlindungan penuh terhadap kebebasan berpendapat aktivis KontraS, Andrie […]

expand_less