Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menaker Sebut WFH Karyawan Swasta Bebas Tentukan Hari

Menaker Sebut WFH Karyawan Swasta Bebas Tentukan Hari

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Upaya pemerintah dalam menekan anggaran belanja negara sehingga mengambil langkah Work From Home (WFH), tidak hanya untuk pegawai negeri, tetapi pemerintah juga melibatkan peran swasta, jika kebijakan WFH di perusahaan negeri atau ASN diterapkan setiap Jumat dalam sepekan, maka untuk swasta pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan tersebut.

Kebijakan WFH bagi karyawan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). WFH satu hari dalam seminggu ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/III/2026. Namun, WFH bagi karyawan swasta bersifat imbauan.

Menurut Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli, perusahaan swasta dapat menentukan sendiri hari pelaksanaan WFH satu hari dalam seminggu secara fleksibel sesuai kebutuhan operasional dan kebijakan masing-masing.

“Para pimpinan perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD diimbau untuk menerapkan WFH bagi pekerja/buruh selama satu hari kerja dalam satu minggu sesuai kondisi perusahaan, dengan pengaturan jam kerja ditetapkan oleh masing-masing perusahaan,” ujar Menaker, Jakarta, Rabu (1/4)

Yassierli mengatakan, pihak swasta memiliki keleluasaan menentukan hari pelaksanaan WFH sesuai kebijakan perusahaan masing-masing, sehingga dapat berbeda dengan aparatur sipil negara (ASN) yang melaksanakan WFH pada hari Jumat.

“Masalah hari (pelaksanaan WFH) untuk pekerja swasta sifatnya ketika banyak pilihan hari (perusahaan bisa memilih). (Namun) ketika ingin in line dengan teman-teman ASN itu pilihannya, itu bisa hari Jumat,” ujarnya.

Menurut dia, ketika terdapat banyak pilihan hari pelaksanaan, perusahaan dapat menyesuaikan dengan kebijakan aparatur sipil negara termasuk memilih hari Jumat apabila dianggap sejalan dan relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Namun demikian, dia mengakui jika setiap perusahaan memiliki karakteristik serta kekhasan tersendiri sehingga pengaturan teknis pelaksanaan WFH tetap diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing perusahaan sesuai kondisi dan kebutuhan yang berlaku.

“Tapi masing-masing perusahaan tentu memiliki karakteristik, kekhasan masing-masing sehingga teknisnya kita kembalikan kepada perusahaan masing-masing,” ujarnya.

Dia menegaskan penentuan hari pelaksanaan WFH tidak diatur secara baku oleh pemerintah karena kebijakan tersebut bersifat imbauan sehingga fleksibilitas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan. Keputusan akhir tetap berada pada masing-masing perusahaan. 

Lebih lanjut Yassierli menjelaskan bahwa evaluasi kebijakan WFH bagi pekerja swasta, termasuk BUMN, dan BUMD akan mengikuti mekanisme yang sama seperti penerapan pada ASN, yaitu dilakukan dalam jangka waktu dua bulan.

Dia menyebut kebijakan tersebut merupakan satu paket, sehingga evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan imbauan WFH. “Yang akan dievaluasi adalah terkait nanti dengan imbauan WFH-nya,” katanya.

Melalui SE tersebut, pelaksanaan WFH tetap menjamin hak pekerja. Upah/gaji dan hak lainnya dibayarkan sesuai ketentuan serta tidak mengurangi cuti tahunan. Pekerja yang menjalankan WFH tetap melaksanakan tugas dan kewajibannya, sementara perusahaan memastikan produktivitas dan kualitas layanan tetap terjaga.

Namun demikian, kebijakan WFH dapat dikecualikan bagi sektor-sektor yang memerlukan kehadiran fisik, seperti sektor kesehatan, energi, infrastruktur dan pelayanan masyarakat, ritel/perdagangan, industri dan produksi, jasa, makanan dan minuman, transportasi dan logistik, serta sektor keuangan.

Surat Edaran WFH untuk 1 Hari dalam Sepekan

Selain penerapan WFH, perusahaan juga diimbau melakukan upaya pemanfaatan energi secara lebih hemat di tempat kerja melalui penggunaan teknologi dan peralatan kerja yang lebih efisien, penguatan budaya penggunaan energi secara bijak, serta pengendalian dan pemantauan konsumsi energi melalui kebijakan operasional yang terukur.

Menaker juga menekankan pentingnya pelibatan pekerja dan serikat pekerja dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, baik dalam merancang dan menjalankan program, membangun kesadaran bersama, maupun mendorong inovasi untuk menciptakan pola kerja yang lebih produktif dan adaptif dalam penggunaan energi.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Moto3 Amerika 2026 Insiden Veda Gagal Capai Podium

    Hasil Moto3 Amerika 2026 Insiden Veda Gagal Capai Podium

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Melanjutkan seri balapan Moto3 yang kali ini berpacu di Amerika Serikat, Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama harus menerima kenyataan pahit dirinya di sesi balapan Motor3 Amerika 2026 yang berlangsung pada Minggu (29/3) waktu setempat. Memulai dari posisi keempat, Veda mencoba memacu gas motornya bersaing dengan para rival-rivalnya. Veda tampak tetap berada di tempat […]

  • Panas! Konflik Arab Saudi-Houthi Berimbas Harga Minyak Dunia Kembali Naik

    Panas! Konflik Arab Saudi-Houthi Berimbas Harga Minyak Dunia Kembali Naik

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Rabu pagi akibat meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah setelah pertempuran antara Arab Saudi dan kelompok Houthi asal Yaman kembali memanas. Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,55 persen ke level 94,66 dolar AS per barel. Kenaikan ini menutupi ekspektasi […]

  • Mengenal Gizi Buruk dan Upaya Pencegahan dan Penanganan Di Indonesia

    Mengenal Gizi Buruk dan Upaya Pencegahan dan Penanganan Di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seiring berjalannya program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program unggulan dari pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengentaskan permasalahan gizi buruk yang ada di Indonesia, maka penting untuk dketahui mengenai pengertian gizi buruk, sehingga diharapkan masyarakat dapat menilai dengan obyektif apakah program makan bergizi gratis itu sudah layak diterapkan atau tidak kepada masyarakat. Pengertian gizi buruk […]

  • Perang AS-Iran Kini Berdampak Pada Peningkatan Inflasi, Gerogoti Gaji Warga AS

    Perang AS-Iran Kini Berdampak Pada Peningkatan Inflasi, Gerogoti Gaji Warga AS

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Eskalasi Perang Iran secara nyata telah mendorong harga minyak dan gas bumi global meroket hingga menyentuh level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Hal ini terlihat dari peta perekonomian Amerika Serikat kini tengah berada dalam fase yang mengkhawatirkan akibat dampak tidak langsung dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Skenario buruk ini secara otomatis menyalut […]

  • 41 Bangunan hingga Mercy Rusak AKibat Ledakan di Pakuwon City Surabaya

    41 Bangunan hingga Mercy Rusak AKibat Ledakan di Pakuwon City Surabaya

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, mengakibatkan 41 bangunan rusak. Ledakan juga merusak sejumlah mobil dan kendaraan yang ada di kawasan itu. Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan pihaknya sudah mendata dampak ledakan. “Sampai saat ini ada kurang lebih 41 yang mengalami rusak, berupa […]

  • Mitra SPPG Unjuk Rasa Didepan Gedung DPR, Suarakan 5 Tuntutan Terkait Program MBG

    Mitra SPPG Unjuk Rasa Didepan Gedung DPR, Suarakan 5 Tuntutan Terkait Program MBG

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Agenda demo di Jakarta hari ini, Mitra Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (1/10/2026). Lokasi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada siang hari. Para Mitra SPPG bakal menyuarakan lima tuntutan. Mereka klaim akan diterima oleh perwakilan pimpinan […]

expand_less