Keunikkan Tradisi Seba Baduy Dalam Mendorong Wisata Budaya dan Ekonomi di Indonesia
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Tradisi Seba Baduy tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Provinsi Banten. Kegiatan tahunan ini terus menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Provinsi Banten, Rahaendi menyebutkan bahwa keunikan tradisi Seba Baduy menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ribuan masyarakat Baduy yang berjalan kaki dan membawa hasil bumi menjadi pemandangan khas yang tidak ditemukan di tempat lain.
Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah pengunjung setiap tahun menjadi indikator bahwa Seba Baduy memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Banten. Bahkan, kegiatan ini telah masuk dalam Karisma Event Nusantara.
“Karena keunikannya dan makna filosofisnya yang dalam, Seba Baduy menjadi daya tarik wisata yang luar biasa,” ujarnya dalam dialog siaran seni tradisional dan budaya Bersama RRI Pro 1 Banten, Kamis, 23 April 2026.
Selain menarik wisatawan, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Selama pelaksanaan, berbagai pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan dengan menjual produk khas, termasuk hasil kerajinan Baduy.
“Pelaksanaan selama tiga hari ini memang kami siapkan agar ada dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Rahaendi menambahkan, panitia juga melibatkan relawan yang disebut Balad Budaya untuk membantu kelancaran acara, termasuk dalam pengelolaan penjualan produk Baduy. Hal ini dilakukan agar masyarakat Baduy tetap fokus pada ritual adat mereka.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini, Seba Baduy akan dihadiri oleh perwakilan dari 10 negara, yang menunjukkan semakin besarnya perhatian internasional terhadap tradisi ini. Melalui momentum Seba Baduy, Rahaendi berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap budaya lokal serta menjadikannya sebagai kebanggaan dan wisata budaya.
Meski demikian, tantangan utama dalam penyelenggaraan acara adalah keterbatasan waktu persiapan karena harus menyesuaikan dengan ketentuan adat masyarakat Baduy. Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Rahaendi optimistis Seba Baduy akan terus berkembang sebagai event budaya yang berdampak luas.
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar