Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kematian pelajar SMP asal Sukabumi NS (12) hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat

Hal ini dikarenakan foto dan video kondisi tubuhnya yang dipenuhi luka melepuh tersebar luas di jagat maya.

Menanggapi anggapan liar mengenai dugaan penganiayaan, ibu tiri korban berinisial TR (47) buka suara.

TR menjelaskan bahwa kondisi fisik NS yang memprihatinkan tersebut bukan disebabkan oleh kekerasan, melainkan akibat dari penyakit serius yang menggerogoti tubuh almarhum.

Ia menjelaskan berdasarkan informasi medis yang ia terima, luka tersebut merupakan manifestasi dari penyakit kanker darah. Jadi bukan bekas luka akibat penyiksaan.

“Kalaupun ada kulit yang melepuh itu akibat dari panas dalam karena kanker darah itu. Itu juga informasi dari saksi yang kemarin (melihat diagnosis),” kata TR saat memberikan klarifikasi, Sabtu (21/2).

TR menjelaskan bahwa informasi yang berkembang di kepolisian (BAP) menyebutkan adanya dugaan penyakit penyerta lainnya.

“Dari Pak Surahman yang di BAP di Polsek, anak itu didiagnosa leukemia autoimun. Jadi itu benar-benar karena sakit,” imbuhnya.

TR menceritakan detik-detik saat NS dilarikan ke RSUD Jampangkulon pada Kamis pagi. Ia membantah jika disebut menelantarkan atau menyembunyikan kondisi anak.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui detail penjelasan dokter saat itu karena keterbatasan akses saat proses pendaftaran.

“Hari Kamis itu dibawa ke RSUD Jampangkulon, pagi, sama saya dan bapaknya. Kebetulan yang mendampingi almarhum (di ruang pemeriksaan) itu bapaknya, kalau saya sibuk di bagian pendaftaran jadi saya tidak tahu apa yang disampaikan dokter,” ungkapnya.

Merebaknya  narasi perundungan yang viral, TR menilai ada pihak yang sengaja menggiring opini sebelum hasil medis keluar.

Ia menyoroti tindakan pihak tertentu yang melakukan interogasi saat NS dalam kondisi kritis, yang kemudian videonya diunggah ke media sosial tanpa konteks yang utuh.


“Belum ada apa-apa langsung di-upload, akhirnya sama netizen digoreng seperti itu. Padahal anak sudah dalam keadaan kritis, malah disuruh mengaku ini itu,” ujar TR.

Lebih lanjut, TR menyatakan kesiapannya mengikuti prosedur yang berlaku. Ia memilih berserah diri kepada Tuhan di tengah derasnya hujatan publik yang mengarah kepadanya.

“Kalau saya pasrah saja, Allah yang Maha Tahu. Kalau aturan manusia kan bisa diubah dan dibuat, kalau aturan Allah kan tidak bisa. Mudah-mudahan ada keajaiban dan kebenaran bisa diperlihatkan,” tutupnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi Ramai, Muncul Dugaan Pengadaan 20.600 Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp10,83 T

    Lagi Ramai, Muncul Dugaan Pengadaan 20.600 Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp10,83 T

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum reda terkait viralnya pengadaan motor trail listrik sebagai bagian dari program Makan Bergizi (MBG). muncul sebuah video yang kembali beredar di masyrakat diduga merupakan rencana kontrak pengadaan 20.600 unit truk untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dalam unggahan Instagram @nasehat_pendaki, pada Kamis, 9 April 2026, wacana tersebut mencuat di tengah polemik […]

  • Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Tambah Daftar OTT KPK di 2026

    Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Tambah Daftar OTT KPK di 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kali ini dilakukan di wilayah Jawa Tengah.  Dalam operasi senyap itu, penyidik lembaga antirasuah berhasil mengamankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, hal tersebt menambah daftar kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sepanjang 2026. Seperti diketahui, KPK tengah gencar menggelar operasi tangkap tangan atau OTT dalam […]

  • KPK Terus Sasar Kepala Daerah

    KPK Terus Sasar Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Wali Kota nonaktif Madiun, Maidi (MD) pada Rabu (21/1). Dari penggeledahan tersebut, penyidik menemukan sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana Corporate Social Responsibility (CSR), serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. “Penggeledahan berlangsung hingga malam hari,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis […]

  • Serangan Iran melukai lebih dari selusin personel AS dan menghantam jet-jet berharga di Arab Saudi.

    Serangan Iran melukai lebih dari selusin personel AS dan menghantam jet-jet berharga di Arab Saudi.

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKOTA.NEWS – Belum lama ini NPR telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari selusin anggota militer AS terluka dan dua pesawat E-3 Sentry rusak akibat serangan Iran terhadap pangkalan udara di Arab Saudi pada hari Jumat. Presiden Trump telah mengulangi pernyataan bahwa Iran menginginkan kesepakatan, sementara ia juga memerintahkan ribuan pasukan AS untuk dikerahkan ke Timur Tengah […]

  • Catat Yuk! Ini Tanggal Merah di Bulan April 2026 dan Wacana WFH Oleh Pemerintah

    Catat Yuk! Ini Tanggal Merah di Bulan April 2026 dan Wacana WFH Oleh Pemerintah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 76
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bulan April 2026 akan segera tiba dan masyarakat mulai bersiap menyusun agenda kegiatan, termasuk merencanakan waktu libur. Berdasarkan ketetapan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama tiga menteri, terdapat sejumlah tanggal merah yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat maupun berlibur. April 2026 terdiri dari 30 hari yang terbagi dalam lima pekan. Seperti biasa, setiap hari Minggu […]

  • RESMI! Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT, KPK Beberkan Fakta Mengejutkan

    RESMI! Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT, KPK Beberkan Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mantan Artis yang kini menjadi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq resmi ditangkap pada operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Selasa (3/3). Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengungkap sejumlah fakta terkait OTT tersebut. Budi menyebut KPK mengamankan tiga orang dalam kegiatan OTT di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. “Pada dini hari tadi tim mengamankan […]

expand_less