Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kenaikkan Harga Minyak Dunia, Moment Memperkenalkan Mobil Listrik Sebagai Solusi Krisis Energi

Kenaikkan Harga Minyak Dunia, Moment Memperkenalkan Mobil Listrik Sebagai Solusi Krisis Energi

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kendaraan listrik yang mulai dilirik masyarakat sebagai solusi krisis minyak justru berpotensi naik harga.

Pakar otomotif Yannes Martinus Pasaribu memperkirakan harga jual kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) bisa naik 5-15 persen imbas perubahan aturan pajak kepemilikan dan bea balik nama.

Perubahan ini dikhawatirkan menurunkan minat beli mobil listrik berbasis baterai dalam jangka pendek dan menengah.

“Kenaikan pajak langsung membuat BEV kalah bersaing dengan HEV (kendaraan listrik hibrid) yang lebih murah,” kata dia kepada media pekan lalu. HEV masih mengandalkan mesin bensin untuk menyalurkan tenaga dan mengisi baterai.

Selain itu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 18 April 2026 dinilai wajar, seiring tekanan krisis energi global dan lonjakan harga minyak dunia. Penyesuaian harga BBM ini bahkan disebut sebagai koreksi atas kebijakan sebelumnya yang dinilai tidak mengikuti mekanisme pasar.

Pakar ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, harga BBM non-subsidi pada dasarnya memang ditentukan oleh dinamika pasar global.

“Saya kira sudah tepat. Bahkan ini menjadi koreksi dari kebijakan sebelumnya yang tidak menaikkan harga BBM non-subsidi. Selama ini harga BBM non-subsidi, khususnya RON 92 ke atas, memang ditentukan oleh mekanisme pasar sesuai dengan kondisi ekonomi,” kata Fahmy Senin (20/4/2026).

Karena itu, kebijakan sebelumnya yang menahan harga BBM dinilai kurang tepat dan kini telah dikoreksi melalui penyesuaian terbaru.

Kebijakan ini sejalan dengan penjelasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menegaskan bahwa BBM non-subsidi mengikuti harga pasar sesuai regulasi.

“Jadi, kalau BBM itu kan kalau untuk yang pemerintah atur adalah BBM bersubsidi, sementara yang untuk industri sesuai dengan peraturan Menteri ESDM tahun 2022, itu mengikuti harga pasar,” ujarnya.

Dari sisi dampak, Fahmy menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan berdampak besar terhadap masyarakat luas.

Hal ini karena konsumsi BBM jenis tersebut relatif kecil dan tidak digunakan untuk distribusi kebutuhan pokok.

“Pengaruhnya terhadap masyarakat menurut saya tidak signifikan. Karena konsumen BBM non-subsidi jumlahnya tidak sebesar pengguna Pertalite dan Solar. Selain itu, BBM non-subsidi juga tidak digunakan untuk angkutan kebutuhan pokok,” katanya.

Sebaliknya, pemerintah justru menahan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar untuk menjaga stabilitas ekonomi. Kebijakan ini dinilai penting untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

“Kalau Pertalite dan Solar dinaikkan, itu pasti memicu inflasi dan menurunkan daya beli. Jadi keputusan menaikkan BBM nonsubsidi, tetapi menahan BBM subsidi, menurut saya sudah tepat,” ujar Fahmy.

Pandangan serupa disampaikan pakar ekonomi Universitas Negeri Manado (Unima) Robert Winerungan.

Ia menyebut konsumsi BBM nonsubsidi didominasi kelompok masyarakat atas sehingga dampaknya terhadap inflasi relatif terbatas.

“BBM non-subsidi itu dikonsumsi masyarakat kelas atas yang tidak banyak berkontribusi terhadap inflasi,” kata Robert.

Namun, ia mengingatkan potensi peralihan konsumsi ke BBM subsidi tetap perlu diantisipasi melalui pengaturan yang lebih ketat.

“Perlu ada aturan, misalnya kendaraan dengan harga di atas Rp500 juta tidak boleh mengonsumsi BBM bersubsidi. Jangan sampai ada yang memanfaatkan kebijakan ini untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga diminta memastikan pasokan BBM subsidi tetap aman agar tidak terjadi kelangkaan dan antrean panjang, sekaligus mendorong efisiensi penggunaan energi di masyarakat.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Niat, Ukuran dan Penerima Zakat Fitrah

    Panduan Niat, Ukuran dan Penerima Zakat Fitrah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu kewajiban umat Islam selain berpuasa dibulan suci ramadhan juga membayar zakat fitrah. Mengeluarkan zakat fitrah, wajib hukumnya atas setiap muslim, berdasarkan hadits Ibnu ‘Umar radhiyallahu anhuma, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas orang yang merdeka dan budak, laki-laki […]

  • Menang Derbi London Utara, Arsenal Pesta Gol Atas Tottenham 4-1

    Menang Derbi London Utara, Arsenal Pesta Gol Atas Tottenham 4-1

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 1Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persaingan perebutan juara liga premier inggris ke-27 kian panas dalam lanjutan kasta tertinggi di tanah britania raya tersebut, pada pertandingan malam Senin (23/2) yang digelar di Tottenham Hotspur Stadion, London Arsenal berhasil menundukan Tottenham Hotspurs dengan skor akhir telak 4-1. Tim berjulukan meriam london itu sukses meraih kemenangan mereka melalui gol ganda Eberechi […]

  • Kondisi Udara di Bandung Memburuk, Semarang dan Pekanbaru Paling Sehat

    Kondisi Udara di Bandung Memburuk, Semarang dan Pekanbaru Paling Sehat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kualitas udara menjadi tolak ukur kesehatan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, dalam pantauannya polusi udara di Bandung, Jawa Barat, tercatat menjadi yang paling buruk di Indonesia pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.08 WIB, poin AQI Bandung mencapai 159 atau tergolong kualitas udara tidak sehat. Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif […]

  • Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS  Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia langsung bergerak usai pertemuan presiden Prabowo Subianto dengan presiden Donald Trump. Tanpa basa-basi Indonesia secara terbuka membuka pintu bagi investor yang berasal dari negeri paman sam tersebut untuk mengurus tambang yang ada di Indonesia. Ia menegaskan kementeriannya tengah melakukan pemetaan serius pada wilayah-wilayah tambang […]

  • Harga Emas Terjun Imbas Blokade Selat Hormuz

    Harga Emas Terjun Imbas Blokade Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tidak hanya bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami perubahan, dilaporkan bahwa harga emas merosot tajam di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi, setelah pembicaraan damai antara AS dan Iran berakhir tanpa hasil dan rencana Amerika Serikat untuk memblokade Selat Hormuz memperparah guncangan pasokan energi global. Seperti dikutip Financialpost, logam mulia ini sempat jatuh hingga 2,2% […]

  • Kejutan Pada Perempat Final Leg 1 Liga Champions Langganan Juara Real Madrid, Barcelona, Liverpool Tumbang

    Kejutan Pada Perempat Final Leg 1 Liga Champions Langganan Juara Real Madrid, Barcelona, Liverpool Tumbang

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Secara mengejutkan telah tersaji pada putaran pertama perempat final Liga Champions UEFA musim 2025/2026 telah rampung pada Rabu dan Kamis, 8-9 April 2026. Tiga tim besar Eropa yang langganan juara liga champions, yaitu Real Madrid, Liverpool, dan Barcelona, harus mengakui keunggulan lawan-lawannya. Kekalahan ini membuat jalan mereka menuju babak semifinal menjadi lebih berat. Sementara itu, […]

expand_less