Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Rupiah Ambyar, BI Ungkap Sebab Dolar AS Tembus Rp 17.300

Rupiah Ambyar, BI Ungkap Sebab Dolar AS Tembus Rp 17.300

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Bank Indonesia (BI) akhirnya buka suara terkait nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan itu membawa mata uang Paman Sam berhasil tembus level Rp 17.300-an/US$.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional.

“Pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54%” kata Destry dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

Pihaknya mengaku akan terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah.

“Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten melalui intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder,” jelas Destry.

Cadangan devisa dinilai tetap kuat sebesar US$ 148,2 miliar pada akhir Maret 2026. BI memastikan akan terus mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“BI senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” imbuhnya.

Berdasarkan data Bloomberg, sekitar pukul 09.35 WIB dolar AS bergerak menguat ke level Rp 17.310. Sempat bergerak ke level Rp 17.200-an, Dolar AS kembali menguat 0,70% ke level 17.302 pukul 10.15 WIB. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Aliansi BEM Cianjur Geruduk Gedung DPRD

    Evaluasi 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Aliansi BEM Cianjur Geruduk Gedung DPRD

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 1Komentar

    INFOKITA.NEWS – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Cianjur menyampaikan petisi berisi enam tuntutan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa 20 Oktober 2026. Mahasiswa meminta Ketua DPRD dan para ketua fraksi menanggapi aspirasi mereka. Namun, hingga sore hari, tidak ada anggota DPRD yang keluar untuk menemui massa aksi. Petisi tersebut memuat enam isu utama, […]

  • Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji. dok. Ist photo_camera 1

    Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Resmi. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023–2024, era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), setelah ditetapkanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabar penetapan tersangka Yaqut Cholil Qoumas itu tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh […]

  • Peneliti RI Berhasil Temukan Obat Anti Kanker Dalam Madu Ini

    Peneliti RI Berhasil Temukan Obat Anti Kanker Dalam Madu Ini

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabar membanggakan datang dari peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berhasil mengidentifikasi bakteri asam laktat probiotik dari madu dan bee pollen lebah tanpa sengat (stingless bee) asal Indonesia yang memiliki berbagai aktivitas biologis penting, mulai dari antibakteri, antibiofilm, antioksidan, antikanker, hingga potensi membantu pengendalian kadar gula darah. Temuan ini membuka peluang […]

  • Menlu Sugiono Tegaskan Posisi Indonesia Tentang Ketahanan Energi dan Pangan di PBB

    Menlu Sugiono Tegaskan Posisi Indonesia Tentang Ketahanan Energi dan Pangan di PBB

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan bahwa ketahanan nasional suatu negara berawal dari kemandirian di sektor-sektor krusial. Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ia secara khusus menyoroti pentingnya mencapai swasembada pangan dan memperkuat keamanan energi sebagai fondasi utama bagi bangsa Indonesia untuk bertahan dari krisis. Dalam pidato di […]

  • Usut Dugaan Penganiayaan Hafidz, BEM UI Datangi Polda Metro Jaya

    Usut Dugaan Penganiayaan Hafidz, BEM UI Datangi Polda Metro Jaya

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) resmi melaporkan aksi dugaan pengeroyokan yang menimpa Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda ke Polda Metro Jaya, Selasa (6/10). Laporan dugaan penganiayaan tersebut diterima kepolisian dan teregister dengan nomor LP: LP/B/7493/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Pasal yang dilaporkan yakni Pasal 497 ayat (2) KUHP tentang pencurian […]

  • Kesaksian Eks Cakrabirawa, Ishak Bahar Pernah Melihat Soeharto, Letkol Untung dan Kolonel Latief Sebelum Peristiwa G30S

    Kesaksian Eks Cakrabirawa, Ishak Bahar Pernah Melihat Soeharto, Letkol Untung dan Kolonel Latief Sebelum Peristiwa G30S

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Eks anggota Cakrabirawa Ishak Bahar mengaku melihat Letkol Untung dan Kolonel Latief bertemu Soeharto di RSPAD Gatot Subroto sebelum G30S, belasan tahun dipenjara tanpa proses peradilan Ishak Bahar adalah anggota Cakrabirawa asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dia bukan orang sembarangan.  Cakrabirawa sendiri adalah operator G30S yang menewaskan tujuh perwira tinggi TNI di Lobangbuaya. […]

expand_less