Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Inovasi Ubah Sawit Jadi Bensin, Penemuan Peneliti ITS Tembus Isu Energi Global

Inovasi Ubah Sawit Jadi Bensin, Penemuan Peneliti ITS Tembus Isu Energi Global

  • account_circle Adi Nurahman
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mengembangkan bahan bakar alternatif berupa bensin yang berasal dari minyak kelapa sawit.

Dalam unggahannya, dijelaskan bahwa bensin dari sawit ini dihasilkan melalui proses catalytic cracking, yakni metode pemecahan molekul hidrokarbon berantai panjang menjadi lebih pendek dengan bantuan katalis.Secara ilmiah, teknologi ini telah banyak diteliti.

Inovasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadapi krisis energi global yang masih berlangsung.Informasi ini turut disorot oleh akun media sosial Folkative yang menyebutkan bahwa riset tersebut dipimpin oleh Dr. Eng. Hosta Ardhyananta.

Ketua tim riset sekaligus dosen Teknik Material dan Metalurgi ITS itu mengungkapkan bahwa penggunaan Benwit berpotensi menghemat konsumsi BBM nasional hingga 10 persen.

Angka ini tergolong signifikan, mengingat penggunaan biogasolin secara global saat ini masih berada di kisaran 5 persen.

“Jika Indonesia mampu mencapai 10 persen, ini sudah merupakan capaian yang sangat besar dalam pengembangan energi alternatif,” jelasnya dalam demonstrasi di Galeri Riset dan Inovasi Teknologi (GRIT) ITS.

Mengutip dari jurnal Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia (JKPK), proses catalytic cracking pada minyak sawit mampu menghasilkan fraksi bahan bakar seperti bensin dengan kandungan hidrokarbon yang menyerupai bahan bakar fosil.

Dalam penelitian tersebut, konversi minyak sawit ke fraksi gasoline bahkan dapat mencapai tingkat yang tinggi tergantung jenis katalis dan kondisi reaksi.Selain itu, penelitian lain mengutip dari publikasi ilmiah di bidang teknik kimia menyebutkan bahwa penggunaan katalis seperti silika-alumina dan HZSM-5 efektif dalam meningkatkan yield bahan bakar cair dari minyak sawit, termasuk fraksi bensin, kerosin, dan diesel.

Kajian akademik lain juga menegaskan bahwa minyak nabati, termasuk sawit, dapat dikonversi menjadi biofuel berbasis hidrokarbon melalui proses katalitik, sehingga memiliki karakteristik yang mendekati bahan bakar minyak konvensional.

Dari sisi lingkungan, bahan bakar berbasis sawit dinilai lebih ramah karena menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil. Selain itu, produk sampingan dari proses tersebut masih dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi lain, sehingga meningkatkan efisiensi keseluruhan.

Pengembangan ini sejalan dengan tren global dalam transisi energi. International Energy Agency mencatat bahwa biofuel menjadi salah satu solusi penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi sekaligus menekan emisi karbon.

Sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan energi alternatif berbasis sawit. Namun demikian, implementasi inovasi ini masih menghadapi tantangan, mulai dari skala produksi industri, efisiensi biaya, hingga isu keberlanjutan lingkungan.

Rektor ITS, Bambang Pramujati, menilai bahwa inovasi Benwit merupakan langkah strategis dalam menghadapi krisis energi global sekaligus mendorong kemandirian energi nasional.

Konversi crude palm oil (CPO) menjadi bensin biogasolin dinilai sebagai solusi nyata di tengah keterbatasan cadangan BBM fosil.

“Ini adalah momentum yang tepat untuk menghadirkan solusi energi alternatif yang dapat membantu mengatasi krisis energi global,” ujarnya.***

  • Penulis: Adi Nurahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga BBM Pertamina Hari Ini 17 Maret 2026: Nonsubsidi Stabil, Subsidi Masih Tetap

    Harga BBM Pertamina Hari Ini 17 Maret 2026: Nonsubsidi Stabil, Subsidi Masih Tetap

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati moment mudik lebaran 2026 PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per hari ini, Selasa 17 Maret 2026, tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan periode awal Maret. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi telah dilakukan sejak 1 Maret 2026, dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia dengan rincian yang bervariasi di setiap daerah. Keputusan ini diambil sesuai […]

  • Heboh Pengurus RW di Kalideres Minta THR ke Pengusaha, Minimal Rp 200 Ribu

    Heboh Pengurus RW di Kalideres Minta THR ke Pengusaha, Minimal Rp 200 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama ini telah beredar surat permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) dari pengurus RW di Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, ke sejumlah perusahaan yang menjadi heboh di media sosial. Surat tersebut menuai sorotan publik lantaran mencantumkan nominal sumbangan yang dipatok mulai dari Rp200 Ribu, Rp300 Ribu, dan Rp500Ribu Permintaan itu diajukan oleh satu […]

  • Keunikkan  Tradisi Seba Baduy Dalam Mendorong Wisata Budaya dan Ekonomi di Indonesia

    Keunikkan Tradisi Seba Baduy Dalam Mendorong Wisata Budaya dan Ekonomi di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tradisi Seba Baduy tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Provinsi Banten. Kegiatan tahunan ini terus menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Provinsi Banten, Rahaendi menyebutkan bahwa keunikan tradisi Seba Baduy menjadi daya tarik tersendiri […]

  • Imbas Konflik AS-Iran, Harga Minyak dunia Meroket Lebih Dari 7%

    Imbas Konflik AS-Iran, Harga Minyak dunia Meroket Lebih Dari 7%

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, disusul aksi balasan di kawasan Teluk, menimbulkan lonjakan harga minyak dunia hingga lebih dari 7 persen dalam sehari. Dampaknya bukan hanya di sektor bursa komoditas global, hal tersebut tekanannya berpotensi menjalar ke rupiah, harga BBM, hingga inflasi domestik. Data perdagangan awal pekan menunjukkan harga minyak […]

  • Ahli Kajian Antikorupsi Sebut Pengajuan Justice Collaborator Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Memiliki Syarat Khusus

    Ahli Kajian Antikorupsi Sebut Pengajuan Justice Collaborator Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Memiliki Syarat Khusus

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perkembangan kasus korupsi mark-up di program makan bergizi gratis memasuki babak baru. Belum lama ini tersangka dugaan korupsi terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sony Sonjaya tengah mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada Zaenur Rohman menilai status JC tersebut tidak dapat diberikan secara […]

  • CCTV DKI Jakarta Dirumorkan Mati Saat Aksi Mahasiswa 12 Juni, Ini Penjelasan Pemprov DKI

    CCTV DKI Jakarta Dirumorkan Mati Saat Aksi Mahasiswa 12 Juni, Ini Penjelasan Pemprov DKI

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 2
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah sorotan publik terkait aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Jumat (12/6/2026), muncul isu mengenai tidak berfungsinya kamera pengawas di titik vital tersebut. Menanggapi simpang siur informasi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung angkat bicara untuk meluruskan situasi. Melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Marulina Dewi, […]

expand_less