Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Imbas Tarik Menarik Sentimen Asia, Harga Batu Bara Anjlok Melemah di Harga 2,3%

Imbas Tarik Menarik Sentimen Asia, Harga Batu Bara Anjlok Melemah di Harga 2,3%

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Harga batu bara tampaknya belum mengalami perbaikkan, hal ini terlihat dengan harganya yang kian merosot di tengah tarik menarik sentimen di Asia.

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Kamis (15/6/2026) ditutup di posisi US$ 128,5 per ton. Harganya melemah 0,43%.

Dengan demikian, harganya sudah melemah 2,3% dalam dua hari terakhir. Harga penutupann kemarin adalah yang terendah sejak 22 April 2026 atau dua bulan lebih.

Harga batu bara melemah di tengah tarik menarik sentimen.

Impor batu bara termal melalui jalur laut (seaborne thermal coal) di Asia kembali meningkat karena China memperbesar pembelian untuk mengimbangi melemahnya produksi domestik, sementara Jepang dan Korea Selatan memperkuat ketahanan energi di tengah dampak perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Impor batu bara termal kawasan Asia diperkirakan mencapai 77,37 juta metrik ton pada Juni 2026, tertinggi dalam enam bulan terakhir. Angka tersebut naik dari 68,39 juta ton pada Mei, berdasarkan data perusahaan analisis komoditas Kpler.

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 63,24 juta ton, impor Juni melonjak sekitar 22,3%.

Peningkatan tersebut terutama didorong oleh Jepang dan Korea Selatan, dua negara maju yang relatif mudah beralih antara batu bara dan gas alam cair (LNG) sebagai sumber energi.

Harga LNG di pasar spot melonjak tajam setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Setelah serangan tersebut, Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20% pasokan LNG global yang diproduksi Qatar.

Harga LNG spot untuk pengiriman ke Asia Utara melonjak 143%, dari US$10,40 per juta British thermal units (mmBtu) pada pekan yang berakhir 27 Februari menjadi US$25,30/mmBtu pada 20 Maret.

Meski kemudian turun menjadi US$15,30/mmBtu pada pekan yang berakhir 19 Juni, harganya masih 47% lebih tinggi dibandingkan sebelum perang.

Harga batu bara termal juga ikut naik.

Harga batu bara berkualitas tinggi Australia di Pelabuhan Newcastle melonjak sekitar 30%, dari US$115,96 per ton saat konflik dimulai menjadi US$150,25 per ton pada pertengahan Juni.

Pada Rabu, harga batu bara Newcastle berada di US$134,09 per ton, atau sekitar 15,7% lebih tinggi dibanding sebelum perang.

Meski demikian, secara relatif batu bara tetap lebih murah dibanding LNG sejak perang Iran pecah. Perbedaan harga ini mendorong utilitas listrik di Jepang dan Korea Selatan meningkatkan konsumsi batu bara.

Jepang, importir batu bara terbesar ketiga di dunia, diperkirakan mengimpor 7,82 juta ton batu bara termal pada Juni. Angka ini menjadi kenaikan bulanan ketiga berturut-turut dan melonjak 33% dibandingkan 5,89 juta ton pada Juni tahun lalu.

Sementara itu, impor Korea Selatan diperkirakan mencapai 7,30 juta ton, tertinggi sejak Januari dan naik 41% dibandingkan 5,16 juta ton pada Juni 2025.

China sebagai importir batu bara terbesar di dunia juga meningkatkan pembelian.

Kpler memperkirakan impor batu bara termal China melalui jalur laut mencapai 27,65 juta ton pada Juni, tertinggi dalam enam bulan terakhir dan melonjak 48% dibandingkan 18,62 juta ton pada Juni 2025.

Berbeda dengan Jepang dan Korea Selatan, lonjakan impor China bukan dipicu konflik Iran, melainkan dinamika pasar domestik.

Permintaan listrik berbasis pembangkit termal meningkat, sementara produksi batu bara domestik justru melemah.

Data resmi menunjukkan pembangkitan listrik termal China naik 2,1% pada Mei, sehingga sepanjang Januari-Mei meningkat 3,4%.

Di sisi lain, produksi batu bara turun 1,7% secara tahunan menjadi 397,22 juta ton pada Mei.

Selama lima bulan pertama tahun ini, produksi batu bara China juga turun 0,3% menjadi 1,98 miliar ton.

Salah satu penyebabnya adalah kecelakaan tambang yang menewaskan 82 pekerja, sehingga pemerintah memperketat inspeksi keselamatan di seluruh wilayah pertambangan. Kebijakan tersebut menyebabkan produksi turun dan harga batu bara domestik meningkat.

Harga batu bara termal di Qinhuangdao, menurut konsultan SteelHome, naik menjadi 860 yuan (sekitar US$126,28) per ton, tertinggi sejak Oktober 2024.

Pada level harga tersebut, batu bara Indonesia berkualitas rendah maupun batu bara Australia kualitas menengah menjadi lebih kompetitif dibandingkan batu bara domestik China, sehingga mendorong perusahaan listrik China meningkatkan impor melalui jalur laut.

Berbeda dengan negara Asia lainnya, India belum meningkatkan impor batu bara.

Impor batu bara termal melalui jalur laut diperkirakan mencapai 12,32 juta ton pada Juni, relatif stabil dibandingkan 12,27 juta ton pada Mei, tetapi turun dari 14,14 juta ton pada Juni tahun lalu.

Kenaikan harga batu bara diperkirakan membuat perusahaan pembangkit listrik India menahan pembelian, meski produksi domestik belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Sebagai gantinya, India memanfaatkan persediaan batu bara yang ada sekaligus mempercepat penggunaan energi terbarukan.

Produksi listrik dari energi terbarukan India melonjak 29,3% pada Mei dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sehingga menyumbang rekor 17,9% dari total pembangkitan listrik nasional. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Pariwisata Tengah Giat Mendorong Pengakuan Dunia akan Nasi Padang Melalui UNESCO Creative Cities Network

    Menteri Pariwisata Tengah Giat Mendorong Pengakuan Dunia akan Nasi Padang Melalui UNESCO Creative Cities Network

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Siapa yang tidak suka nasi padang? Perpaduan antara kare, gulai rendang dan menu selalu siap menggoyang lidah masyarakat Indonesia,Dari tanah minang itu tercipta sajian yang selalu dicari dan nantikan kehadirannya, ada kabar baik untuk pecinta nasi padang karena kini pemerintah melalui Kementerian pariwisata tengah mendorong dorong agar Nasi Padang dapat ditetapkan sebagai warisan […]

  • Harga Emas Terjun Imbas Blokade Selat Hormuz

    Harga Emas Terjun Imbas Blokade Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tidak hanya bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami perubahan, dilaporkan bahwa harga emas merosot tajam di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi, setelah pembicaraan damai antara AS dan Iran berakhir tanpa hasil dan rencana Amerika Serikat untuk memblokade Selat Hormuz memperparah guncangan pasokan energi global. Seperti dikutip Financialpost, logam mulia ini sempat jatuh hingga 2,2% […]

  • Masjidil Haram Kembali Wajibkan Kain Ihram di Area Mataf

    Masjidil Haram Kembali Wajibkan Kain Ihram di Area Mataf

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aturan yang mewajibkan penggunaan kain ihram bagi jamaah pria di area Mataf di Masjidil Haram kembali diberlakukan mulai hari ini, Minggu (14/6). Itu setelah selama 18 hari sejak 10 Zulhijjah 1447 Hijriah atau 27 Mei lalu, otoritas Masjidil Haram membebaskan jamaah pria untuk mengenakan pakaian berjahit di area Mataf. Pemberlakuan kembali wajib ihram […]

  • Kekalahan Perdana Setan Merah di 2026, Legenda MU Ini Sebut Perfroma Tim Jauh dari Kata Meyakinkan.

    Kekalahan Perdana Setan Merah di 2026, Legenda MU Ini Sebut Perfroma Tim Jauh dari Kata Meyakinkan.

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – The Red Devils harus mengakui keunggulan tipis The Magpies di St. James Park dalam laga ljutan liga inggris pekan ke-29 pada Kamis (5/3) dini hari dengan kekalahan 2-1 untuk kemenangan tim tuan rumah. Pertandingan berlangsung panas sejak awal dan dipenuhi drama hingga menit akhir. Tim tuan rumah bahkan harus bermain dengan sepuluh orang,Jacob […]

  • Gempa Berkekuatan 4,1 Magnitudo Kembali Guncang Cianjur Pagi Ini

    Gempa Berkekuatan 4,1 Magnitudo Kembali Guncang Cianjur Pagi Ini

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 58
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Gempa bumi kembali dirasakan masyarakat di Kabupaten Cianjur pada Minggu (15/3) sekitaR 00.36 WIB. Dua hari sebelumnya peristiwa gempa berkekuatan 5,4 Magnitudo, pada Jumat (13/3). Dalam data gempa bumi yang dirilis saat itu oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa bumi berada di 115 sekitar BaratDaya kilometer KOTA-SUKABUMI-JABAR . Kali ini pergerakkan […]

  • Menteri HAM Natalius Pigai: Semua yang saya ucapkan adalah HAM, Tidak mungkin saya salah

    Menteri HAM Natalius Pigai: Semua yang saya ucapkan adalah HAM, Tidak mungkin saya salah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (MenHAM RI) Natalius Pigai melontarkan pernyataan yang belakangan ini heboh dikalangan masyrakat Indonesia, dalam Rapat Koordinasi Strategi Penguatan HAM dan Desa Sadar HAM 2026, Rabu (24/2). “Hari ini mari kita rumuskan ini harus menjadi beban bagi kita untuk melakukan perbaikan terus-menerus untuk menghadirkan kesadaran HAM, membunyikan HAM […]

expand_less