Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Efek Kenaikkan Harga BBM Nonsubsidi, Hanya Untuk Kalangan Masyarakat Terbatas

Efek Kenaikkan Harga BBM Nonsubsidi, Hanya Untuk Kalangan Masyarakat Terbatas

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 18 April 2026 dinilai wajar, seiring tekanan krisis energi global dan lonjakan harga minyak dunia.

Penyesuaian harga BBM ini bahkan disebut sebagai koreksi atas kebijakan sebelumnya yang dinilai tidak mengikuti mekanisme pasar.

Pakar ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, harga BBM non-subsidi pada dasarnya memang ditentukan oleh dinamika pasar global.

“Saya kira sudah tepat. Bahkan ini menjadi koreksi dari kebijakan sebelumnya yang tidak menaikkan harga BBM non-subsidi. Selama ini harga BBM non-subsidi, khususnya RON 92 ke atas, memang ditentukan oleh mekanisme pasar sesuai dengan kondisi ekonomi,” kata Fahmy Senin (20/4/2026).

Karena itu, kebijakan sebelumnya yang menahan harga BBM dinilai kurang tepat dan kini telah dikoreksi melalui penyesuaian terbaru.

Kebijakan ini sejalan dengan penjelasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menegaskan bahwa BBM non-subsidi mengikuti harga pasar sesuai regulasi.

“Jadi, kalau BBM itu kan kalau untuk yang pemerintah atur adalah BBM bersubsidi, sementara yang untuk industri sesuai dengan peraturan Menteri ESDM tahun 2022, itu mengikuti harga pasar,” ujarnya.

Dari sisi dampak, Fahmy menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan berdampak besar terhadap masyarakat luas.

Hal ini karena konsumsi BBM jenis tersebut relatif kecil dan tidak digunakan untuk distribusi kebutuhan pokok.

“Pengaruhnya terhadap masyarakat menurut saya tidak signifikan. Karena konsumen BBM non-subsidi jumlahnya tidak sebesar pengguna Pertalite dan Solar. Selain itu, BBM non-subsidi juga tidak digunakan untuk angkutan kebutuhan pokok,” katanya.

Sebaliknya, pemerintah justru menahan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar untuk menjaga stabilitas ekonomi. Kebijakan ini dinilai penting untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

“Kalau Pertalite dan Solar dinaikkan, itu pasti memicu inflasi dan menurunkan daya beli. Jadi keputusan menaikkan BBM nonsubsidi, tetapi menahan BBM subsidi, menurut saya sudah tepat,” ujar Fahmy.

Pandangan serupa disampaikan pakar ekonomi Universitas Negeri Manado (Unima) Robert Winerungan.

Ia menyebut konsumsi BBM nonsubsidi didominasi kelompok masyarakat atas sehingga dampaknya terhadap inflasi relatif terbatas.

“BBM non-subsidi itu dikonsumsi masyarakat kelas atas yang tidak banyak berkontribusi terhadap inflasi,” kata Robert.

Namun, ia mengingatkan potensi peralihan konsumsi ke BBM subsidi tetap perlu diantisipasi melalui pengaturan yang lebih ketat.

“Perlu ada aturan, misalnya kendaraan dengan harga di atas Rp500 juta tidak boleh mengonsumsi BBM bersubsidi. Jangan sampai ada yang memanfaatkan kebijakan ini untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga diminta memastikan pasokan BBM subsidi tetap aman agar tidak terjadi kelangkaan dan antrean panjang, sekaligus mendorong efisiensi penggunaan energi di masyarakat.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Buruh di Depan DPR: Tuntut Pengesahan UU Perlindungan Tenaga Kerja

    Aksi Buruh di Depan DPR: Tuntut Pengesahan UU Perlindungan Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ribuan buruh dari berbagai elemen menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Aksi massa ini digelar untuk mengawal pengesahan RUU Ketenagakerjaan agar berpihak pada hak-hak pekerja. Berdasarkan pantauan di lokasi, massa buruh tampak memadati kawasan depan gedung wakil rakyat tersebut. Kepadatan massa meluber hingga ke pertigaan […]

  • Jelang Arus Balik 2026, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

    Jelang Arus Balik 2026, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menyambut arus balik Lebaran 2026, Korlantas Polri menegaskan kesiapan skenario kelancaran lalu lintas di berbagai wilayah. Langkah ini bertujuan menjaga ritme perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman, sekaligus memastikan pengendara kembali ke aktivitas rutin dengan kondisi fisik dan mental yang baik. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, masyarakat perlu mewaspadai tingginya mobilitas arus balik […]

  • Korban Kasus Penyekapan Taufik Hidayat Buka Suara, Tuntut Pelaku Dihukum Berat

    Korban Kasus Penyekapan Taufik Hidayat Buka Suara, Tuntut Pelaku Dihukum Berat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Korban dari penyekapan Taufik Hidayat yang sekaligus kekasihnya, YTR akhirnya buka suara. Setelah tiga tahun diduga disekap-dianiaya pasangannya, Taufik Hidayat, perempuan inisial YTR (29) kini bebas namun mengalami trauma fisik dan psikis. YTR mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat (Jabar). Sementara itu, Taufik Hidayat (30) telah ditangkap […]

  • Pemerintah Siap Sanksi Tegas Jika Temuan Minyakita Bermasalah

    Pemerintah Siap Sanksi Tegas Jika Temuan Minyakita Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu komoditi perdagangan yang tengah ramai diperbincangkan di masyarakat adalah Minyakita yang kini tengah diperiksa oleh Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso, pihaknya memastikan pemerintah masih mendalami temuan produk Minyakita yang diduga bermasalah di JawaTengah. Saat ini, sampel produk tersebut masih menjalanipengujian laboratorium untuk mengetahui penyebab pastidugaan kontaminasi. Budi menjelaskan, produk Minyakita […]

  • Kontroversi VAR Gagalkan Voucher Penalti Arsenal, The Gunners Gagal Jinakkan Ketangguhan Los Rojiblancos

    Kontroversi VAR Gagalkan Voucher Penalti Arsenal, The Gunners Gagal Jinakkan Ketangguhan Los Rojiblancos

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pertandingan Atletico Madrid vs Arsenal ini berlangsung dengan alot. Kedua tim sama-sama melakukan pressing yang intens hingga ke lini depan. Pertandingan tersebut sempat diwarnai kontreversi VAR sebabnya Penalti kedua Arsenal dianulir. Duel antara Atletico Madrid vs Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/04/2026) dini hari WIB […]

  • Tanggapi Keinginan Noel Yaqut Kembali Ke Rutan, KPK Jelaskan Prosedur Pengalihan Status Tahanan

    Tanggapi Keinginan Noel Yaqut Kembali Ke Rutan, KPK Jelaskan Prosedur Pengalihan Status Tahanan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam perkembangan kasus korupsi yang terjadi di tahun 2026 ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan pemindahan tersangka korupsi kuota haji, Yaqut Choli Qoumas menjadi tahanan rumah, meskipun diketahui status itu hanya bersifat sementara. nyatanya hal tersebut menimbulkan kegaduhan yang tidak biasa. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel mencoba peruntungan mendapatkan status tahanan […]

expand_less