Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa, Kritik Tindakan Represif dan Desak Pencopotan Kapolri

Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa, Kritik Tindakan Represif dan Desak Pencopotan Kapolri

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Sebanyak 500 mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Mabes Polri pada Jumat (27/2/2026), mahasiswa yang tergabung dalam aksi terbut adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), hingga Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Mereka semua sudah tiba di lokasi sejak pukul 16.00 WIB.

Dalam aksinya tersebut mereka menuntut agar polisi yang melakukan tindakan pelanggaran dihukum secara tegas, seperti kasus tewasnya AT di Tual, Maluku akibat kena hantaman helm anggota Brimob.

Mereka nampak membentangkan sepanduk “Selamat Datang Pejuang Aspirasi, Sampaikan Pendapat dengan Tertib. Kami Siap Melayani.”

“Mendesak penjatuhan hukuman pidana yang seberat-beratnya kepada polisi pembunuh AT dan segenap aparat pelaku represivitas,” kata Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum di lokasi.

Hal yang menarik saat demo kemarin, seluruh anggota kepolisian menyambut kedua aksi massa dengan mengenakan peci dan sorban putih. Selain itu, khusus Polwan mengenakan kerudung putih. 

Sempat menjadi olok-olokkan mahasiswa yang sedang berdemo, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan atribut ini digunakan sebagai penghormatan terhadap bulan suci Ramadhan.

“Polda Metro Jaya memiliki ada tim shalawat. Jadi ada tim hadroh, tim salawat. Nah, kami menghormati bulan suci Ramadhan dengan penggunaan peci, syal, serta bagi Polwan menggunakan hijab yang berwarna putih,” jelas Budi kepada wartawan usai massa membubarkan diri.

Pengamanan ini dilakukan secara humanis dan persuasif, mengingat aksi dilakukan saat bulan Ramadhan.

“Kami mengajak bahwa tadi sudah disampaikan, kegiatan aspirasi, penyampaian apalagi di bulan suci Ramadhan ini, ada norma dan etika yang harus kita jaga,” jelas Budi.

Ia menyoroti tindakan massa aksi yang berteriak kepada polisi saat menyampaikan aspirasinya. Namun, Budi juga bersyukur massa membubarkan diri secara tertib dan tidak merusak fasilitas umum.

“Walaupun di dalam kegiatan tadi kita lihat ada oknum mahasiswa yang juga memaki-maki anggota Polri, bahkan menulis di syalnya Polwan dengan tulisan yang tidak elok,” katanya

Elemen mahasiswa juga mendorong pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan kapolri dan Irjen Dadang Hartanto dari jabatan kapolda Maluku. Aspirasi lainnya yakni pembebasan tahanan politik, penarikan Polri dari institusi sipil, hingga reformasi Polri. Massa aksi kemudian mulai membubarkan diri selepas waktu berbuka puasa.

Berdasarkan pantauan di lokasi demonstrasi arus lalu lintas sempat tersendat dari kedua sisi, baik itu arah Tendean maupun Blok M. Namun demikian, petugas langsung menutup jalan dari arah Blok M di Jalan Trunojoyo.

“Kita demo hanya ingin perubahan untuk perubahan bagi kepolisian. Kita ingin reformasi Polri, betul tidak!” teriak orator di mobil komando.

Perwakilan polisi sempat mengajak mahasiswa untuk berdiam. Namun, kelompok mahasiswa menegaskan bahwa pihaknya hanya akan berdialog di tengah titik demo.

“Kalau mau berdialog, disini pak!” pungkas orator.

Dalam aksi tersebut mahasiswa itu menuntut lima hal di depan Gedung Mabes Polri kemarin,

1. Mendesak penjatuhan hukuman pidana yang seberat-beratnya kepada polisi pembunuh AT dan segenap aparat pelaku represifitas

2. Mendesak pencopotan Listyo Sigit dari jabatan Kapolri dan Dadang Hartanto dari jabatan Kapolda Maluku

3. Menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi

4. Menuntut penegakan batasan kewenangan dan penarikan Polri dari jabatan sipil

5. Menuntut hasil konkret Reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental dari komisi percepatan Reformasi Polri

Diketahui, amahasiswa meninggalkan lokasi pukul 18.20 WIB usai menuntut reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental

Sebagai informasi pelaku kekerasan merupakan seorang oknum anggota Brimob bernama Bripda Mesias. Bripda Mesias telah dijatuhi sanksi (Pemberhentian Tidak Hormat) PTDH oleh Propam Polda Maluku.

Sementara Kapolda Maluku menegaskan penanganan dilakukan objektif dan transparan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Dirjen Kominfo Menghuni Penjara 6 Tahun pada Kasus Dugaan Suap Pusat Data Negara

    Mantan Dirjen Kominfo Menghuni Penjara 6 Tahun pada Kasus Dugaan Suap Pusat Data Negara

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mantan Dirjen Kominfo Divonis 6 Tahun Penjara soal Dugaan Suap Pusat Data Nasional Periode 2016-2024, Semuel Abrijani Pangerapan, divonis enam tahun penjara karena terbukti menerima suap Rp 6,5 miliar dalam kasus korupsi Pusat Data Nasional Sementara (DNS). Selain pidana penjara, hakim memerintahkan Semuel membayar uang pengganti Rp 500 juta setelah memperhitungkan Rp 6 miliar yang telah disita, dengan ketentuan […]

  • Buntut Video Perundungan Viral, Pihak SMAN 3 Tasikmalaya Ancam Keluarkan 6 Pelaku

    Buntut Video Perundungan Viral, Pihak SMAN 3 Tasikmalaya Ancam Keluarkan 6 Pelaku

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Enam pelajar SMAN 3 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terancam dikeluarkan dari sekolah setelah diduga menjadi pelaku perundungan dan penganiayaan terhadap junior mereka, MA, 16, seorang siswa kelas 10. Sebagai langkah awal, pihak sekolah telah menjatuhkan sanksi skorsing selama satu minggu, terhitung sejak 29 September hingga 5 Oktober 2026. Kepala SMAN 3 Kota Tasikmalaya, […]

  • Mitra SPPG Unjuk Rasa Didepan Gedung DPR, Suarakan 5 Tuntutan Terkait Program MBG

    Mitra SPPG Unjuk Rasa Didepan Gedung DPR, Suarakan 5 Tuntutan Terkait Program MBG

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Agenda demo di Jakarta hari ini, Mitra Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (1/10/2026). Lokasi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada siang hari. Para Mitra SPPG bakal menyuarakan lima tuntutan. Mereka klaim akan diterima oleh perwakilan pimpinan […]

  • Kabar Gembira! Jemaah Tak Perlu Menunggu Lama, Masa Tunggu Haji Dipangkas

    Kabar Gembira! Jemaah Tak Perlu Menunggu Lama, Masa Tunggu Haji Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memangkas antrean haji. Dia menyebut kementeriannya memangkas antrean jemaah haji dari semula 49 tahun menjadi kini hanya 14 tahun. “Sejak Kementerian Haji ada, antrean yang paling lama itu 49 tahun, kemudian Presiden memerintahkan supaya mencari formula bisa lebih […]

  • 53 Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan, 38 Jenazah Teridentifikasi

    53 Korban Longsor Cisarua KBB Ditemukan, 38 Jenazah Teridentifikasi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Meski terkendala kondisi cuaca di lokasi terdampak longsor Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 2 bodypack korban pada Rabu (28/1). Dengan tambahan temuan itu sekaligus penyelarasan data, total bodypack yang berhasil ditemukan sudah mencapai 53. Sebanyak 38 diantaranya sudah teridentifikasi. Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan […]

  • Politikus PSI Ini Sebut Ada Persamaan Wapres Gibran Dengan Presiden RI ke-3, Benarkah Demikian?

    Politikus PSI Ini Sebut Ada Persamaan Wapres Gibran Dengan Presiden RI ke-3, Benarkah Demikian?

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih mendapat sorotan hangat di masyarakat. Sebagaimana diketahui, Selasa lalu (6/10) MK menyatakan tidak menerima gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan mantan Wamenkumham Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya. Polemik tersebut turut mendapat perhatian politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), […]

expand_less