Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sport » Persib Bandung Harus Puas Berbagi Angka Dengan Dewa United 1-1, Bobotoh Protes Atas Keputusan Wasit Ramai Jadi Sorotan

Persib Bandung Harus Puas Berbagi Angka Dengan Dewa United 1-1, Bobotoh Protes Atas Keputusan Wasit Ramai Jadi Sorotan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pertandingan Persib melawan Dewa United telah mendapat tanggapan keras dari para pendukung persib (bobotoh) yang menilai keputusan wasit dan Video Assistant Refree (VAR) tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pihak Komite Wasit PSSI menilai dua gol Dewa United ke gawang Persib Bandung sah secara Laws of the Game. Keputusan wasit laga dianggap sudah tepat.

Dewa yang sempat unggul dua gol akhirnya harus puas bermain imbang 2-2 pada laga pekan ke-28 Super League 2025/26 di Banten International Stadium (BIS), Banten, Senin (20/4/2026). Gol-gol Dewa dicetak Alex Martins dan Ricky Kambuaya yang dibalas Thom Haye dan Andrew Jung.

Dua gol Dewa ini yang menjadi sorotan karena berawal dari situasi bola keluar dan handball. Namun Ketua Komite Wasit Yoshimi Ogawa dan Kepala Departemen Wasit Pratap Singh mendukung keputusan wasit pertandingan tersebut.

Soal gol pertama Dewa yang lebih dulu diawali bola keluar lapangan, ada keterbatasan pandangan dan teknologi. Bola dianggap keluar hanya jika benar-benar bisa dilihat secara jelas, sementara teknologi kamera garis gawang tidak hadir di Super League.

Untuk itu, Komite Wasit dan Departemen Wasit mendukung keputusan wasit. Karena wasit tidak boleh mengambil keputusan jika tidak yakin 100 persen.

“Dalam situasi ini, asisten wasit tidak memberikan sinyal bola keluar dengan mengangkat bendera. Dari posisi wasit, sangat sulit atau bahkan tidak mungkin untuk mengetahui apakah bola sudah keluar atau masih berada di dalam permainan. Karena itu, wasit bertanya kepada asisten wasit,” kata Ogawa, saat menyampaikan materi Referee Workshop for Media di Sekretariat PSSI Pers, GBK Arena, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

“Namun, posisi asisten wasit saat itu berada sekitar 50-55 meter ke bola. Pandangannya juga terhalang dua tiang gawang dan kaki pemain Dewa tersebut. Prinsip yang selalu ditekankan kepada wasit adalah, jika tidak yakin, maka permainan harus dilanjutkan. Karena itu, posisi wasit dan asisten wasit harus benar-benar ideal serta yakin apakah bola sudah keluar atau masih berada di dalam lapangan,” ujarnya menambahkan.

Sementara soal gol kedua Dewa, Ogawa dan Pratap memastikan bahwa keputusan wasit sudah sesuai Laws of the Game (LOTG). Bola memang mengenai Alex Martins, namun terjadi defleksi dari kaki terlebih dahulu sebelum menyentuh tangan

Pratap menjelaskan bahwa defleksi adalah situasi yang sulit diprediksi. Sehingga pemain diproteksi oleh aturan bahwa handball ‘dibolehkan’ jika dilakukan tidak sengaja dalam situasi defleksi.

“Ini merupakan situasi defleksi karena bola berubah arah secara tidak terduga setelah mengenai pemain. Wasit membiarkan permainan tetap berlanjut karena bola terdefleksi ke arah yang tidak terduga,” tutur Pratap.

“Sementara pemain Dewa masih melanjutkan pergerakan hingga akhirnya tercipta gol. Dalam Pasal 12 tentang pelanggaran dan kelakuan buruk (LOTG), terdapat penjelasan mengenai sentuhan tangan yang tidak disengaja, misalnya bola mengenai tangan karena posisi natural atau karena defleksi. Situasi seperti itu tidak selalu dianggap pelanggaran,” ucapnya.

Seperti yang diketahui Persib Bandung harus puas berbagi angka dengan Dewa United. Dalam pertandingan di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) malam, Persib dan Dewa bermain imbang 2-2.

Tim berjuluk Maung Bandung sempat tertinggal 2 gol lebih dulu setelah Dewa mencetak gol melalui Alex Martins di menit 24 dan Ricky Kambuaya di menit 61. Tapi setelah itu, tuan rumah harus bermain dengan 10 orang setelah Alex mendapat kartu kuning kedua.

Unggul jumlah Pemain dimanfaatkan dengan baik Persib untuk menekan pertahanan Dewa United. Hasilnya, Thom Haye dan Andrew Jung mampu menyamakan skor menjadi 2-2.

Dengan hasil imbang tersebut Persib tetap berada di puncak klasemen dengan 65 poin dari 28 pertandingan. Namun jarak poin mereka dengan Borneo FC di urutan kedua terpangkas jadi hanya 2 angka.

Peluang emas didapat Persib di awal babak kedua melalui tendangan Berguinho di dalam kotak penalti. Tapi Sonny Stevens masih bisa menghalau bola.

Di menit 50, Dewa United kembali mencetak gol lewat tendangan Alexis Messidoro. Tapi setelah mengecek VAR, wasit menganulir gol Dewa United karena menganggap Messidoro sudah dalam posisi offside.

Gol! Dewa United kali ini benar-benar menggandakan keunggulan jadi 2-0 pada menit 61. Berawal dari kesalahan Julio Cesar, Noah Sadaoui mengirim umpan ke Kambuaya yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan, ia menceploskan bola ke gawang Teja.

Tapi di saat bersamaan, Alex Martins mendapat kartu kuning kedua karena dianggap melontarkan kata-kata tak pantas kepada asisten wasit di pinggir lapangan.

Tertinggal 2-0, Bojan Hodak melakukan perombakan pemain dengan menambah daya gedor. Adam Alis dan Beckham Putra ditarik keluar digantikan Uilliam Barros dan Andrew Jung di menit 68.

Penalti. Wasit menunjuk titik putih karena menganggap Jonathan Carlos melanggar Berguinho. Thom Haye yang jadi penendang sukses menjalankan tugasnya dan membuat skor jadi 1-2 di menit 77.

Memasuki 10 menit waktu normal, Persib terus menguasai bola dan menekan pertahanan Dewa United.

Gol! Persib menyamakan skor jadi 2-2 di menit 86 melalui sundulan Andrew Jung. Menerima umpan Eliano, Jung dengan tenang menanduk bola yang tak bisa dijangkau Sonny Stevens.

Persib punya peluang berbalik unggul di menit 89 jika Frans Putros yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan Sonny Stevens membuat keputusan tepat.

Di masa tambahan waktu, Persib yang unggul jumlah pemain terus menekan pertahanan Dewa United. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-2 tidak berubah. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guna Perkuat Perlindungan Hak Pekerja, Pemerintah Terbitkan Aturan Pembatasan Outsourcing

    Guna Perkuat Perlindungan Hak Pekerja, Pemerintah Terbitkan Aturan Pembatasan Outsourcing

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah upaya melindungi dan memastikan memastikan praktik alih daya berjalan lebih adil tentang hak pekerja di Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah membatasi jenis pekerjaan alih daya (outsourcing) yang hanya boleh diisi pada bidang tertentu. Selain itu Permenaker ini juga mengatur sanksi bagi perusahaan pemberi kerja maupun perusahaan alih daya yang tidak […]

  • Eksekusi Penalti Sempurna Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan Kontra Leverkusen

    Eksekusi Penalti Sempurna Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan Kontra Leverkusen

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 66
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Leverkusen vs Arsenal berlangsung di Bay Arena pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/6/2026). Laga sengit tapi minim peluang berbahaya tersaji sepanjang babak pertama. Tuan rumah mengancam di awal laga lewat percobaan Christian Michel Kofane. Tembakannya tapi masih mengarah ke pelukan David Raya. Arsenal berusaha memegang kendali laga. Peluang […]

  • Berkenalan Dengan Cesar Alumnus Unair yang Berkarier Jadi Marine Biologist di Maladewa

    Berkenalan Dengan Cesar Alumnus Unair yang Berkarier Jadi Marine Biologist di Maladewa

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 57
    • 2Komentar

    INFOKITA.NEWS – Muhammad Cesar Briliandi sudah bertahun-tahun menyelami dalamnya lautan setelah kelulusannya dari Universitas Airlangga (Unair). Kini ia berkarier sebagai marine biologist di Sub-Oceanic, Le Méridien Maldives Resort & Spa. Kisah Cesar bermula pada 2016 silam setelah kelulusannya dari Unair. Masih haus akan ilmu, Cesar bertolak ke National Taiwan Ocean University (NTOU) untuk melanjutkan studinya […]

  • Kasatgas Tito Tinjau Huntara Kabupaten Pidie Jaya, Ditemani Mensos dan Wagub Aceh

    Kasatgas Tito Tinjau Huntara Kabupaten Pidie Jaya, Ditemani Mensos dan Wagub Aceh

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Umum Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumaatera, Tito Karnavian tengah meninjau lokasi hunian sementara (huntara) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada Jumat (6/3). Dalam peninjauan tersebut, Tito ditemani Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhullah mengecek fasilitas yang tersedia […]

  • Israel Tolak Bertanggung Jawab Atas Gugurnya 3 Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon

    Israel Tolak Bertanggung Jawab Atas Gugurnya 3 Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dunia tengah mengecam dan meminta pertanggung jawaban Israe akibat serangannya yang membuat Tiga prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian di Lebanon selatan. Alih-alih bertanggung jawab, Pihak Israel justru membantah keterlibatan langsung. Mereka menolak bertanggung jawab. Kini malah menyinggung kemungkinan peran Hizbullah dan Iran. Ketiga prajurit itu merupakan bagian dari misi United Nations Interim […]

  • Presiden Prabowo Direncanakan Berangkat Ke NTT

    Presiden Prabowo Direncanakan Berangkat Ke NTT

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melihat langsung penanganan bencana gempa. Namun, Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah masih melihat perkembangan kondisi di lapangan. “Sedang direncanakan. Sedang direncanakan, tetapi perlu juga kami sampaikan bahwa kadang-kadang memang di masa-masa awal itu kondisi di lapangan bukan kita memilih untuk lebih […]

expand_less