Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Menu Andalan Baru Warga RI di Warung Padang, Bukan Rendang

Menu Andalan Baru Warga RI di Warung Padang, Bukan Rendang

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Daging rendang yang merupakan menu khas rumah makan padang mulai dilupakan pelanggan. Kini, pelanggan lebih akrab dengan menu lain yang ramah kantong alias murah meriah.

Pelaku Usaha Rumah Makan Padang melihat adanya tren pergeseran perilaku konsumsi Nasi Padang di kalangan pelanggan. Jika sebelumnya menu masakan Padang favorit pelanggan adalah rendang, tunjang, daging cincang, dan ikan, kini mereka cenderung memilih menu dengan harga terjangkau.

Menurut cerita pedagang, sebagian pelanggan cenderung membeli menu masakan Padang dengan harga sekitar Rp 15.000 sampai Rp 20.000. Biasanya, menu di kisaran harga tersebut berisi nasi, telur dadar, ayam dan sayur.

“Iya kadang-kadang sih nyari yang paketan Rp 15.000 gitu,” ungkap Ijan, seorang pelaku usaha Rumah Makan Padang di Tebet Minggu (14/6/2026).

Bersamaan dengan itu, Ijan menilai, kondisi daya beli masyarakat juga mulai turun. Hal ini terlihat dari penurunan omzet nasi Padang yang mencapai lebih dari 10% dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan, lanjut Ijan, biasanya menu-menu masakan Padang di tempatnya sudah habis sekitar pukul 14.00 WIB siang, tetapi sekarang sudah tidak seperti itu. Dahulu Rumah Makan Padang yang dikelolanya juga kerap diramaikan pengunjung saat jam makan siang. Namun, sekarang kondisinya tampak biasa saja.

Masih di kawasan Tebet, pelaku usaha Rumah Makan Padang lainnya, Ridwan mengaku mendapati beberapa pengunjung cenderung memilih menu yang irit ketika pertengahan hingga akhir bulan.

Pada periode tersebut, biasanya para pembeli Nasi Padang lebih memilih menu seperti nasi telur, nasi perkedel, dan nasi terong seharga Rp 18.000.

“Sejauh ini sih tengah bulan biasanya ya sampai ke akhir sepi, biasanya ngirit mereka,” ungkap Ridwan.

Saking iritnya, lanjut Ridwan, kerap kali ia mendapatkan pengunjung yang hanya membeli sayur dan sambal tanpa nasi untuk dibawa pulang. Di sisi lain, ada juga pembeli yang hanya ingin membeli lauknya saja untuk dibagi-bagi dengan keluarganya di rumah.

“Kalau di Nasi Padang kan dia akumulasinya sayur tuh free dan dia udah di-include dari orang beli lauk,” jelasnya.

Beda halnya jika terjadi pada awal bulan atau periode gajian, para pengunjung Rumah Makan Padang banyak yang membeli paket nasi ikan, daging cincang, rendang hingga tunjang. Menu-menu premium tersebut biasanya dibanderol sekitar Rp 20.000-an ke atas.

Mayoritas pengunjung juga membeli menu paket lengkap seharga Rp 27.000 yang berisi nasi, satu jenis lauk, sayur dan sambal. Sayangnya, penjualan menu-menu paket tersebut mulai berkurang saat pertengahan hingga akhir bulan.

Pada saat itu, pelanggan mulai menghemat dengan membeli menu murah. Biasanya mereka meminta lebih banyak bumbu daging rendang dan kuah santan ketimbang membeli lauknya.

Bergeser ke kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Taufik seorang pelaku usaha Rumah Makan Padang turut merasakan adanya penurunan penjualan Nasi Padang di tempatnya. Ia melihat adanya pergeseran menu paket yang dipilih oleh masyarakat. Sebelumnya, kebanyakan pelanggan datang membeli nasi rendang, nasi ayam hingga lauk-lauk mewah lainnya.

Namun, saat ini banyak pelanggan cenderung memilih membeli menu yang murah seperti nasi telur, nasi perkedel, hingga nasi kentang balado. Bahkan, ada juga yang biasanya membeli rendang mulai beralih ke menu ayam.

Taufik juga menjelaskan, saat ini menu makanan seperti Kepala Kakap, Cumi, serta menu berbahan dasarnya mahal lainnya agak sulit dijual secara optimal. Melihat kondisi itu, ia memutuskan untuk mengurangi porsi penyajian.

Sebagai contoh, tadinya Taufik menjual 6-7 kepala kakap, namun sekarang hanya setengahnya alias hanya tiga kepala kakap. Untuk Nasi Padang dengan menu kepala kakap sendiri dibanderol seharga Rp 50.000.

Di sisi lain, Andi, seorang pelanggan Rumah Makan Padang mengaku masih membeli Nasi Padang lantaran menunya relatif beragam dan porsinya banyak. Meski demikian, dalam kondisi ekonomi saat ini, ia mulai berhemat saat membeli makanan, mengingat harga kebutuhan hidup lainnya sudah semakin tinggi.

“Kalau sekarang sih udah mulai diirit-irit ya. Mungkin nasi sama telur udah cukuplah itu,” jelasnya.

Ia mengatakan, beberapa menu makanan di Rumah Makan Padang yang pernah dikunjunginya memang sudah ada yang mengalami kenaikan harga. Dari situ, ia senantiasa memperhatikan anggaran yang tersedia sebelum memutuskan membeli Nasi Padang.

“Karena kan porsinya juga besar, dapet sayurnya gratis. Minumnya juga gratis. Iya masih worth it sampai sekarang. Tinggal menunya aja yang disesuaikan,” terangnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris! Ratusan Guru Honorer Di Pare Pare Sulawesi Selatan, Belum Digaji Empat Bulan

    Miris! Ratusan Guru Honorer Di Pare Pare Sulawesi Selatan, Belum Digaji Empat Bulan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menyedihkan ditengah ramainya kebijakan pemerintah yang tengah giat dikerjakan, nasib dari 139 guru honorer yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum menerima gaji selama 4 bulan. Perwakilan guru PPPK paruh waktu, Amran, mengaku kecewa dengan ketidakpastian gaji mereka. Menurutnya, selama ini informasi mengenai […]

  • Indonesia vs Saint Kitts & Nevis Unggul 4 Gol Tanpa Balas di FIFA Series 2026

    Indonesia vs Saint Kitts & Nevis Unggul 4 Gol Tanpa Balas di FIFA Series 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 73
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Laga pembuka FIFA Series 2026 tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (27/3) antara Indonesia melawan Saint Kitts & Nevis pukul 19.00 WIB. Tim asuhan John Herdman tersebut cukup diunngulkan sebab diatas kertas jarak peringkat FIFA bagi kedua negara terpaut cukup jauh. Debut Herdman bersama Timnas Indonesia akan menjadi tolok […]

  • Menkeu Purbaya Bantah Pencopotan Dirinya dan Menanggapi Rupiah Tembus di Rp18 Ribu

    Menkeu Purbaya Bantah Pencopotan Dirinya dan Menanggapi Rupiah Tembus di Rp18 Ribu

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Berhembus rumor bahwa presiden akan segera mengganti menterinya pada Kamis (4/6/2026).Salah satu menteri yang diisukan dalam pergantian itu adalah menteri keuangan yang saat ini dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Informasi ini beredar sieiring tekanan hebat yang dialami mata uang Rupiah di pasar spot. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menjawab rumor […]

  • Mantan Walikota Cirebon Diputus 10 Tahun Penjara dalam Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon

    Mantan Walikota Cirebon Diputus 10 Tahun Penjara dalam Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA,NEWS – Kasus korupsi kembali menjerat salah satu tokoh penting ditanah air, kalini datang di kota udang Cirebon, Jawa Barat. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Walikota Cirebon, Nashrudin Azis, dengan hukuman 10 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana […]

  • Pemerintah Menyusun 5 Langkah WFH Untuk ASN dan Swasta, Sehari Dalam Sepekan

    Pemerintah Menyusun 5 Langkah WFH Untuk ASN dan Swasta, Sehari Dalam Sepekan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah telah menyusun kebijakan lima langkah Work From Home (WFH) sebagai salah satu langkah antisipasi potensi krisis energi imbas konflik di Timur Tengah. Skema ini difokuskan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengganggu produktivitas ekonomi. Melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut masih menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto […]

  • Puluhan SPBU dan Transfer Palsu Jadi Bukti Penipuan Remaja 17 Tahun, Polisi Sebut Bermodal Mercy dan Fortuner Pinjaman

    Puluhan SPBU dan Transfer Palsu Jadi Bukti Penipuan Remaja 17 Tahun, Polisi Sebut Bermodal Mercy dan Fortuner Pinjaman

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang remaja berinisial R (17) diduga menipu puluhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bogor dan Depok dengan menggunakan bukti transfer palsu. Dalam aksinya, pelaku menggunakan mobil Mercedes-Benz dan Toyota Fortuner yang dipinjam dari temannya. Pelaku akhirnya ditangkap polisi di sebuah SPBU di Jalan Raya Narogong, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, […]

expand_less