Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Proses Pembuatan Susu Kental Manis dan Pro Kontra Pada Kandungan Gizi Susu Tersebut

Proses Pembuatan Susu Kental Manis dan Pro Kontra Pada Kandungan Gizi Susu Tersebut

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Susu kental manis (SKM) sering disebut bukan susu. Anggapan ini muncul karena kandungan gulanya yang tinggi dan adanya produk sejenis yang menggunakan campuran lemak nabati.

Namun, menurut Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Dr Epi Taufik, S.Pt., MVPH., M.Si., persoalan tersebut tidak sesederhana itu.

Saat ditemui detikcom dalam acara Frisian Flag Temani Langkahmu, Kini dan Nanti, Minggu (31/5/2026), Prof Epi menjelaskan bahwa susu kental manis pada dasarnya merupakan salah satu bentuk olahan susu yang telah dikenal sejak lama sebagai metode pengawetan.

“Kalau memang dari susu asli, susu segar diuapkan lalu ditambah gula, itu terkategori produk turunan atau olahan susu,” ujarnya.

Menurut Prof Epi, pada masa lalu, teknologi penyimpanan susu masih terbatas. Agar susu dapat bertahan lebih lama dan didistribusikan ke berbagai wilayah, susu diolah dengan cara mengurangi kadar airnya.

Salah satu caranya adalah membuat susu bubuk, sementara cara lain adalah mengentalkan susu melalui proses penguapan. Pada produk susu kental manis, proses tersebut biasanya disertai penambahan gula yang juga membantu memperpanjang masa simpan.

“Dikentalkan itu bisa dengan gula, bisa tanpa gula. Dengan gula bisa lebih awet karena gula itu salah satunya jadi pengawet,” ujarnya.

Prof Epi menjelaskan bahwa susu kental manis masuk dalam kelompok susu dan produk analognya sebagaimana tercantum dalam Peraturan BPOM Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kategori Pangan. Dalam regulasi tersebut, SKM dikelompokkan ke dalam kategori susu kental dan bubuk (termasuk analognya) yang memiliki persyaratan karakteristik tertentu.

Salah satu ketentuannya adalah kadar lemak susu minimal 8 persen dan kadar protein minimal 6,5 persen untuk susu kental manis plain. Persyaratan tersebut menjadi bagian dari standar yang digunakan untuk mengategorikan suatu produk sebagai susu kental manis.

Agar tidak keliru, lemak susu berbeda dengan susu secara keseluruhan. Susu tersusun atas berbagai komponen, antara lain air, protein, lemak susu, laktosa (gula alami susu), vitamin, dan mineral. Dengan demikian, ketentuan kadar lemak susu minimal 8 persen bukan berarti produk tersebut hanya mengandung 8 persen susu, melainkan mengandung lemak yang berasal dari susu dalam jumlah tertentu.

Sementara itu, protein menjadi salah satu komponen penting karena secara alami berasal dari susu. Karena itu, keberadaan standar kadar protein minimal juga menjadi bagian dari karakteristik dasar susu kental manis yang ditetapkan regulator.

Prof Epi mengatakan, jika dibuat dari susu segar yang diuapkan dan ditambahkan gula, produk tersebut tetap tergolong sebagai produk olahan susu.

“Kalau memang dari susu asli, susu segar diuapkan, dikasih gula, itu terkategori produk turunan atau olahan susu,” kata Prof Epi.

Menurutnya, susu kental manis merupakan salah satu bentuk olahan susu, sebagaimana susu pasteurisasi, susu UHT, yoghurt, maupun es krim.

Meski demikian, Prof Epi menilai kebingungan di masyarakat muncul karena terdapat sejumlah produk yang tampilannya mirip dengan susu kental manis, tetapi memiliki komposisi berbeda. Beberapa produk menggunakan campuran lemak nabati dan dipasarkan dalam kategori yang berbeda, misalnya creamer kental manis.

Menurutnya, ada produk yang benar-benar dibuat dari susu segar yang diuapkan dan ditambahkan gula. Namun ada pula produk yang menggunakan campuran bahan lain, seperti lemak nabati, sehingga tidak seluruh komponen utamanya berasal dari susu.

“Kalau melihat seperti itu, dia tetap produk salah satu turunan atau produk olahan susu. Cuma tadi ada berbagai macam jenis, kriteria,” jelasnya.

Prof Epi mencontohkan, terdapat produk susu kental manis yang dibuat dari susu segar yang diuapkan kemudian ditambahkan gula. Di sisi lain, ada pula produk yang tergolong creamer kental manis karena menggunakan campuran lemak nabati.

Perbedaan komposisi inilah yang kerap memunculkan anggapan bahwa semua produk kental manis bukan susu. Padahal, berdasarkan regulasi dan definisi produknya, susu kental manis yang memenuhi ketentuan tetap termasuk salah satu bentuk produk olahan susu.

Karena itu, menurut Prof Epi, tidak tepat jika seluruh produk susu kental manis langsung disebut bukan susu. Yang perlu diperhatikan adalah jenis produk dan komposisinya, karena terdapat perbedaan antara susu kental manis dan produk lain yang sekilas terlihat serupa di pasaran.

“Jadi dari susu segar ini, pasteurisasi, UHT, kental manis, es krim, yoghurt, semuanya banyak. Jadi dia produk olahan susu tetap,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PANAS! Iran Kirimkan Rudal Untuk Pangkalan Militer AS di Bahrain

    PANAS! Iran Kirimkan Rudal Untuk Pangkalan Militer AS di Bahrain

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Iran mengirimkan serangan ke pangkalan angkatan laut AS yang ada di Bahrain pda Sabtu (28/2) waktu setempat. Serangan tersebut terjadi tidak lama berselang pasca Israel menyerang sejumlah wilayah Iran, demikian dilaporkan kantor berita semi-resmi Iran. Diketahui Bahrain merupakan sekutu utama AS yang berada di Teluk Persia, sedangkan markas pasukan ke-5 AS terletak di […]

  • Dipastikan Belum Mereda, AS Tegas Penutupan Akses Selat Hormuz Terus Berlanjut 

    Dipastikan Belum Mereda, AS Tegas Penutupan Akses Selat Hormuz Terus Berlanjut 

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – AS Tegaskan Blokade Selat Hormuz Berlanjut Tanpa Batas Waktu Demi Tekan Ekonomi Iran. Pemerintah Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa blokade terhadap Selat Hormuz akan terus berlanjut tanpa tenggat waktu yang pasti. Langkah agresif ini diambil sebagai upaya untuk memutus akses ekonomi Iran di tengah proses negosiasi yang masih berjalan antara kedua belah pihak. […]

  • Gus Yaqut Sholat Idul Fitri Di Rumah Usai KPK Ubah Status Jadi Penahanan Sementara

    Gus Yaqut Sholat Idul Fitri Di Rumah Usai KPK Ubah Status Jadi Penahanan Sementara

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan kelonggaran yang menjadi tahanan rumah bersifat sementara pada tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil Qoumas, sejak dirinya ditetapkan menjadi tersangka yang merugikan negara sebesar Rp622 Miliar pada kasusnya tersebut. Hal ini menjadikan dirinya dapat melaksanakan ibadah sholat idul Fitri bersama keluarga dan tidak sholat di rutan KPK, permohonan […]

  • Terbongkar! Inilah Asal Usul Cuan Milyaran Ke Kantong Para Eks Pimpinan Program MBG

    Terbongkar! Inilah Asal Usul Cuan Milyaran Ke Kantong Para Eks Pimpinan Program MBG

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 0
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Rakyat Indonesia sudah tentu menaruh kecuirgaan lama terkait insentif harian yang diterima oleh masing-masing kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diketahui menyentuh angka Rp6 Juta dalam sehari. Menyusulnya ditangkapnya tiga eks pimpinan program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI berhasil mengungkap asal-usul dari dugaan keuntungan culas miliaran rupiah yang […]

  • Penguatan Sinergi Kementerian Ekonomi Kreatif  Bersama ICCN: Mengusung Teknologi AI dan Kompas Kota Kreatif Bagi Akselerasi Nasional

    Penguatan Sinergi Kementerian Ekonomi Kreatif Bersama ICCN: Mengusung Teknologi AI dan Kompas Kota Kreatif Bagi Akselerasi Nasional

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Ekonomi Kreatif dan Ketua Umum ICCN, Teuku Riefky Harsya, memperkuat sinergi dengan ICCN guna memantapkan posisi ekonomi kreatif Indonesia di kancah internasional. Pertemuan yang diselenggarakan pada Kamis, 11 Februari 2026 tersebut menelurkan komitmen bersama untuk menyukseskan gelaran World Conference on Creative Economy (WCCE) serta memperluas jangkauan pembiayaan bagi pelaku kreatif di daerah. […]

  • Kekalahan Perdana Setan Merah di 2026, Legenda MU Ini Sebut Perfroma Tim Jauh dari Kata Meyakinkan.

    Kekalahan Perdana Setan Merah di 2026, Legenda MU Ini Sebut Perfroma Tim Jauh dari Kata Meyakinkan.

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – The Red Devils harus mengakui keunggulan tipis The Magpies di St. James Park dalam laga ljutan liga inggris pekan ke-29 pada Kamis (5/3) dini hari dengan kekalahan 2-1 untuk kemenangan tim tuan rumah. Pertandingan berlangsung panas sejak awal dan dipenuhi drama hingga menit akhir. Tim tuan rumah bahkan harus bermain dengan sepuluh orang,Jacob […]

expand_less