Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dua Makam Hilang Terbawa Longsor di Batulawang Cianjur, 4 Keluarga Kini Mengungsi

Dua Makam Hilang Terbawa Longsor di Batulawang Cianjur, 4 Keluarga Kini Mengungsi

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Bencana tanah longsor melanda kawasan Kampung Cigombong, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.  Peristiwa tersebut diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan akses transportasi warga setempat lumpuh total. 

Laporan sementara yang diterima, material tanah menutupi badan jalan utama sehingga sempat tidak dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki yang hendak beraktivitas di wilayah Kedusunan IV tersebut.

Dampak dari pergerakan tanah ini memaksa sedikitnya empat kepala keluarga untuk meninggalkan kediaman mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari potensi longsor susulan. 

Selain memutus urat nadi perekonomian desa, bencana ini juga menyebabkan dua makam milik pasangan suami istri terbawa material longsoran

Hingga Sabtu (18/4/2026), belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi di tengah kegelapan malam tersebut.

Pemerintah Desa Batulawang bersama personel Tagana Kabupaten Cianjur segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penilaian kerusakan dan evakuasi. 

Budi Kurniawan, anggota Tagana yang bertugas, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah berhasil mengevakuasi satu jenazah dari makam yang terdampak. 

Pihak Satpol PP Kecamatan Cipanas beserta relawan Destana dan karang taruna juga bersiaga di lapangan untuk memantau perkembangan situasi terkini di titik bencana.

Kondisi di lapangan saat ini menunjukkan bahwa kebutuhan mendesak berupa terpal sangat diperlukan untuk menutupi bidang tanah yang labil agar tidak semakin tergerus air. 

“Meskipun pembersihan awal mulai dilakukan, tim di lapangan menyatakan bahwa tumpukan material tanah masih menutup jalan utama secara signifikan,” tutupnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Hubungi Presiden Palestina, Seskab Teddy Berikan Klarifikasi Terkait Isi Pembicaraan

    Prabowo Hubungi Presiden Palestina, Seskab Teddy Berikan Klarifikasi Terkait Isi Pembicaraan

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masih di suasana momen lebaran Idul Fitri 1447 H, Presiden RI Prabowo Subianto kembali menghubungi sejumlah pemimpin negara muslim dalam rangka silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah. Presiden Prabowo berkomunikasi dengan empat pemimpin muslim tersebut melalui sambungan telpon. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo menelpon sejumlah pemimpin Muslim untuk menyampaikan ucapan selamat […]

  • Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

    Ibu Tiri di Sukabumi Akhirnya Buka Suara Terkait Kematian NS

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kematian pelajar SMP asal Sukabumi NS (12) hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Hal ini dikarenakan foto dan video kondisi tubuhnya yang dipenuhi luka melepuh tersebar luas di jagat maya. Menanggapi anggapan liar mengenai dugaan penganiayaan, ibu tiri korban berinisial TR (47) buka suara. TR menjelaskan bahwa kondisi fisik NS yang […]

  • Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati momentum hari raya idul fitri, sebagai musim hendaknya memperhatikan dirinya dalam melaksanakan ibadah bulan syawal tersebut. Secara bahasa, ‘Ied ialah sesuatu yang kembali dan berulang-ulang. Sesuatu yang biasa datang dan kembali dari satu tempat atau waktu. Kemudian dinamakan ‘Ied, karena Allah kembali memberikan kebaikan dengan berbuka, setelah kita berpuasa dan membayar zakat […]

  • Diduga ODGJ Seorang Lansia Meninggal di Irigasi, Simpan Ratusan Uang Lembar Kertas

    Diduga ODGJ Seorang Lansia Meninggal di Irigasi, Simpan Ratusan Uang Lembar Kertas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seperti peribahasa Manusia mati meninggalkan nama, Gajah mati meninggalkan belalai, itu yang kini dirasakan warga Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, digegerkan dengan penemuan ratusan lembar uang tunai dari seorang lansia yang diketahui mengidap gangguan jiwa (ODGJ). Uang tersebut ditemukan tersembunyi di pakaian korban setelah ia ditemukan meninggal dunia di saluran […]

  • Karena lembur jadi tidak tarawih, apakah berdosa?

    Anjuran Doa Setelah Sholat Tarawih Sesuai Sunnah Dan Dzikir Witir

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ibadah puasa ramadhan datang sekali dalam setahun dan dirayakan sukacita oleh umat muslim seluruh dunia. selain melaksanakan puasa di siang hari, umat muslim dianjurkan untuk melengkapi ibadah ramdhan mereka dengan melaksanakan shalat tarawih dan witir berjamaah di masjid. Untuk melengkapi ibadah tersebut terdapat doa setelah sholat tarawih sesuai sunah dan dzikir sesudah witir […]

  • Imbas Peningkatan Aktivitas Vulkanik di Gunung Awu, Masyarakat Diminta Waspada

    Imbas Peningkatan Aktivitas Vulkanik di Gunung Awu, Masyarakat Diminta Waspada

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Awu, di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara naik menjadi 41 kali per hari pada periode pengamatan tanggal 16-22 Mei 2026. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Dan Mineral (ESDM) mendorong agar masyarakat dapat mewaspadai pergerakan gunung tersebut. Selain itu masyarakat juga diharapkan mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui […]

expand_less