Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » AMORA 2026: Langkah Strategis LPMB UNAIR Siapkan Duta SDGs di Era Ai

AMORA 2026: Langkah Strategis LPMB UNAIR Siapkan Duta SDGs di Era Ai

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Di tengah masifnya gempuran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), batasan antara inovasi dan manipulasi kini kian menipis. Realitas digital hari ini membuktikan bahwa AI tidak lagi sekadar menjadi alat bantu mahasiswa, melainkan sebuah alat yang bisa menjebak penggunanya dalam bias informasi yang fatal.

Menyikapi urgensi tersebut, Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Universitas Airlangga menginisiasi agenda “AMORA: Airlangga SDGs School X SDGs Ambassador 2026”. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) di Ruang Dewa Ruci, Gedung ACC Lantai 2, Kampus MERR-C UNAIR. Hadir sebagai narasumber utama, Ira Puspitasari, ST MT PhD, dosen Fakultas Sains dan Teknologi mengupas tuntas “Transformasi Pendidikan dan Literasi Digital di Era Artificial Intelligence (AI)”.

Mengawali paparannya, Ira membawa perspektif peserta ke dengan mencontohkan bagaimana penyalahgunaan teknologi AI seperti deepfake. “Kita membuat suatu terobosan inovasi dengan bantuan AI atau di-trigger, dipicu oleh AI. Sudah banyak, salah satu contoh kasus yang terkenal adalah di Korea Selatan,” papar Ira.

Lebih lanjut, Ira membedah fondasi dasar AI, salah satunya melalui konsep machine learning. Menariknya, teknologi ini sebenarnya telah menyatu dalam ritme harian mahasiswa tanpa mereka sadari, mulai dari aplikasi penentu prakiraan cuaca hingga algoritma analisis pasar modal.

Masuk pada sesi yang lebih mendalam, Ira meluruskan miskonsepsi publik mengenai chatbot populer seperti ChatGPT generasi awal. Banyak mahasiswa mengira platform tersebut merupakan General AI yang mampu berpikir layaknya manusia. Faktanya, sistem tersebut masih berada di kategori Narrow AI (AI ruang lingkup sempit) yang mendapat mandat hanya untuk satu tugas spesifik: memprediksi token kata berikutnya berdasarkan probabilitas statistik.

“Ketika diminta fakta yang tidak ada, AI itu tetap menentukan data statistik paling sesuai. Ini yang menyebabkan halusinasi. Terlihat seperti fakta tapi sebenarnya fabrikasi,” ujar Ira mengingatkan.

Dampak paling krusial dari cara kerja ini adalah munculnya fenomena hallucination bias atau halusinasi AI. Sistem komputasi AI tidak memiliki akal untuk membedakan mana informasi yang valid dan mana yang fiktif. Ketika pengguna menyudutkan pada pertanyaan yang datanya tidak tersedia, AI akan tetap memaksa menyusun kata demi kata agar terlihat meyakinkan secara statistik.

Pada paruh akhir pemaparannya, Ira mengakui bahwa generasi muda saat ini, khususnya mahasiswa Universitas Airlangga, memiliki tingkat kemahiran operasional (application proficiency) yang sangat tinggi dalam menggunakan AI tools, bahkan terkadang melampaui para pengajarnya.

“Oleh karena itu, untuk menggunakan AI itu kita harus punya literasi, kita harus punya pengetahuan. Sehingga kita bisa langsung melihat ya, ini kayaknya masuk akal atau ini fabrikasi. Sehingga kita bisa review apakah kita lanjut atau kita cari sumber-sumber yang lain,” tutup Ira di penghujung materi. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    Kalah Tipis 1-0: Voucher Penalti Bulgaria, Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Laga sengit dan menegangkan tersaji dalam babak final FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria dalam partai final FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3) malam WIB. Laga ini menjadi momen krusial bagi Skuad Garuda untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri. Setelah tampil […]

  • Kondisi Terkini Indra Kenz: Ditahan di Sel Maximum Security Tangerang

    Kondisi Terkini Indra Kenz: Ditahan di Sel Maximum Security Tangerang

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Indra Kesuma alias Indra Kenz kini ditahan di Lapas Kelas I Tangerang setelah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mencabut status pembebasan bersyarat (PB) terhadap dirinya. Indra Kenz merupakan terpidana kasus penipuan investasi melalui platform Binomo dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan pihaknya menerima penyerahan Indra […]

  • Pasangan Ganda Campuran Indonesia Lolos Babak 32 Besar BWF 2026

    Pasangan Ganda Campuran Indonesia Lolos Babak 32 Besar BWF 2026

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, melaju ke babak 32 besar BWF World Championships 2026 . Mereka mengalahkan wakil Malaysia, Wong Tien Ci/Lin Chiew Sien, dengan skor 21-16, 21-3.Pertandingan babak 64 besar tersebut berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Selasa (18/8/2026). Rehan/Gloria dan Wong/Lin langsung berusaha menampilkan permainan terbaik […]

  • Sosok Cole-trump-2026

    Polisi Bongkar Profil Cole Tomas Allen, Sosok Guru Teladan Dibalik Insiden Penembakan Acara Trump

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepolisian setempat telah mengungkapkan profil pelaku penembakan presiden Amerika Serikat, Tersangka yang ditangkap dalam penembakan Makan Malam Koresponden Gedung Putih pada Sabtu (25/4), diidentifikasi oleh seorang pejabat penegak hukum sebagai Cole Tomas Allen. Dia adalah seorang pria dari Los Angeles yang bekerja sebagai guru paruh waktu dan pengembang game. Trump mengatakan FBI dan […]

  • Media Vietnam Soroti Kegagalan Timnas Indonesia di Fase Grup AFF 2026

    Media Vietnam Soroti Kegagalan Timnas Indonesia di Fase Grup AFF 2026

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8). Hasil itu membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan. Singapura berada di posisi kedua dengan delapan poin, sedangkan […]

  • Sestama BNPB Rustian Tinggalkan Gedung Merah Putih Usai Diperiksa KPK

    Sestama BNPB Rustian Tinggalkan Gedung Merah Putih Usai Diperiksa KPK

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian selesai diperiksa KPK setelah ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT). Rustian telah meninggalkan KPK. Menurut pantauan media di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/11/2026), Rustian keluar sekitar pukul 14.50 WIB. Rustian terlihat menggunakan masker dan kemeja putih. Rustian tak berkomentar sedikit pun. Setelah itu, dia pergi meninggalkan […]

expand_less