Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur Perkuat Karakter dan Toleransi Sejak Pagi

SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur Perkuat Karakter dan Toleransi Sejak Pagi

  • account_circle Asmuh
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penguatan pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah pusat melalui kebijakan Profil Pelajar Pancasila menemukan wujud nyatanya di SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur.

Sekolah dasar negeri ini konsisten menanamkan nilai spiritual, toleransi, dan kebangsaan kepada siswa sejak pagi hari, bahkan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Setiap pagi, Anak-anak disini selama 30 menit dibiasakan saling berhadapan, tegur sapa, dan menanyakan kabar satu sama lain. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan, lagu nasional, serta lagu-lagu tradisional sebagai bentuk penguatan jati diri bangsa dan mengenal dirinya,” Ujar Kepala SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur Sri Isyana Kusuma Dewi, Rabu (17/12).

Ia menyampaikan, program pembiasaan tersebut dirancang selaras dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pembentukan karakter, bukan semata capaian akademik.

“Pendidikan hari ini tidak hanya soal nilai rapor, tetapi bagaimana membentuk manusia seutuhnya. Sekolah menjadi garda terdepan dalam menanamkan sikap spiritual, sikap madani, dan karakter kebangsaan agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar tercapai,” ujarnya.

Menurutnya, pembelajaran karakter yang diterapkan setiap pagi juga menginternalisasi, tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang mencakup disiplin, empati, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, khususnya beriman dan bertakwa, berkebhinekaan global, serta gotong royong.

Tak hanya berhenti pada pembiasaan, SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur juga mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusif dengan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Seluruh siswa diberikan kebebasan berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing dalam suasana saling menghormati.

“Sekolah ini terbuka untuk semua dan milik bersama. Tidak ada sekat perbedaan. Kami ingin menanamkan bahwa toleransi adalah fondasi kehidupan berbangsa. Garis besarnya adalah kasih dan saling menghargai,” tegasnya.

Ia menuturkan, peran guru sangat strategis sebagai pelaksana kebijakan pendidikan karakter di tingkat satuan pendidikan. Guru tidak hanya mengajar, tetapi menjadi teladan sikap dalam menerima keberagaman dan membimbing siswa agar memiliki jiwa toleransi yang tinggi.

“Anak-anak kami biasakan untuk saling menghargai, tenggang rasa, dan hidup berdampingan secara damai. Inilah pendidikan karakter yang diamanatkan kebijakan nasional dan harus diwujudkan di sekolah,” Tuturnya.

Ia menambahkan, program tersebut juga dilaksanakan dengan dukungan pengawas sekolah serta keterlibatan orang tua siswa, sehingga nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah sejalan dengan pembiasaan di rumah.

Melalui pendekatan ini, sekolah berupaya mencegah praktik perundungan (bullying) serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkeadilan.

“Dengan metode pendekatan untuk mengatakan sikap toleransi siswa, SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur menunjukkan, kebijakan pendidikan karakter bukan sekadar regulasi di atas kertas, melainkan dapat diimplementasikan secara konsisten untuk membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa Pancasila,” Pungkasnya. (hry)

  • Penulis: Asmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal 3 Jenis Cacar,  Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    Mengenal 3 Jenis Cacar, Cacar Air, Cacar Monyet dan Cacar Api, Penyebaran dan Perbedaannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki kerentanan tinggi terhadap penyakit cacar, dalam dunia medis selama ini sudah terdaftar tiga cacar yang ada di dunia, adapun yang termasuk ke dalam jenis cacar yang umumnya ada di Indonesia, cacar air, dan cacar monyet. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyatakan bahwa sejak pertama muncul pada tahun 2022 […]

  • Heboh! 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Fisik dan Verbal di Day Care Yogyakarta

    Heboh! 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Fisik dan Verbal di Day Care Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Berbicara Yogyakarta sudah lama dikenal sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia, yang seharusnya mampu memberikan ilmu dan keteladanan yang baik, namun belum lama ini masyarakat Yogyakarta dihebohkan dengan munculnya kekerasan yang dialami 53 anak yang diduga menjadi korban kekerasan fisik dan verbal di daycare Little Aresha di Yogyakarta. Sejumlah anak bahkan diduga […]

  • Miris! Inilah Cerita Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Jogja dan Catatan KPAI: Fenomena Daycare Ilegal Merupakan Masalah Klasik yang Terus Berulang Di Berbagai Kota Besar.

    Miris! Inilah Cerita Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Jogja dan Catatan KPAI: Fenomena Daycare Ilegal Merupakan Masalah Klasik yang Terus Berulang Di Berbagai Kota Besar.

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sudah sedari dulu sejarah mencatat bahwa kota Yogyakarta sebagai kota pelajar di Indonesia, sepanjang sejarahnya banyak tokoh besar lahir dan menempuh pendidikannya di Yogyakarta, namun statusnya sebagai kota pelajar ini sedikit tergores luka akibat adanya kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha. Noorman, salah satu orang tua korban, mengaku sangat terpukul setelah melihat […]

  • Pesta Sang Juara Liga Berbuah Duka, Konvoi Persib Bandung Dilaporkan 122 Kecelakaan, Satu Orang Tewas Akibat Tusukan

    Pesta Sang Juara Liga Berbuah Duka, Konvoi Persib Bandung Dilaporkan 122 Kecelakaan, Satu Orang Tewas Akibat Tusukan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pesta kemenangan juara liga 1 Persib Bandung musim 2025/2026 menyisakan duka mendalam setelah dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian keramaian tersebut. Laporan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang mengatakan, korban tewas kedua ditemukan pada Minggu (24/5/2026) malam. Korban kedua itu meninggal akibat kecelakaan lalu lintas yang diduga berkaitan dengan […]

  • COMEBACK: Persib Bandung Gilas Bhanyangkara FC 4-2

    COMEBACK: Persib Bandung Gilas Bhanyangkara FC 4-2

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gelar juara liga 1 persib semakin mendekat, Hasil Bhayangkara FC vs Persib Bandung pada pekan ke-30 Super League 2025-2026 berakhir dengan skor 2-4. Persib Bandung bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League. Maung Bandung menggelontorkan empat gol untuk memetik kemenangan. Pertandingan Bhayangkara FC vs Persib Bandung […]

  • 5 Kiat Sukses Puasa Saat Memasuki Usia 40-an Tahun Tetap Bugar

    5 Kiat Sukses Puasa Saat Memasuki Usia 40-an Tahun Tetap Bugar

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kiat puasa ramadhan di Usia 40-an Tahun Tetap Bugar Selama bulan suci Ramadhan, perubahan pola makan dan waktu istirahat kerap mempengaruhi kondisi fisik. Tubuh yang biasanya mendapat asupan secara teratur kini harus beradaptasi dengan waktu makan terbatas saat sahur dan berbuka. Memasuki usia kepala empat pada umumnya tubuh manusia muai mengalami penurunan yang […]

expand_less