Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kisah Malaysia Minta Bergabung ke RI, Janji Setia Cinta Tanah Air

Kisah Malaysia Minta Bergabung ke RI, Janji Setia Cinta Tanah Air

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Sekitar 80 tahun yang lalu, Indonesia dan Malaysia hampir bersatu dalam satu negara bernama Indonesia Raya. Meskipun warga di Malaysia sudah sempat mengibarkan bendera Merah Putih sebagai bentuk dukungan, rencana penyatuan tersebut akhirnya gagal terlaksana.

Ini Kronologi Sejarah Penyatuan Indonesia dengan Malaysia

Pada 12 Agustus 1945, Soekarno, Mohammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat memenuhi panggilan Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Dalam pertemuan tersebut, pimpinan militer Jepang menjanjikan bahwa kemerdekaan Indonesia akan diberikan pada 24 Agustus 1945.

Saat perjalanan pulang, rombongan tersebut singgah di Singapura dan Taiping untuk menemui tokoh nasionalis Melayu, Ibrahim Yaacob dan Burhanuddin Al-Helmy. Keduanya adalah pemimpin KMM dan KRIS yang tengah berjuang untuk memerdekakan Malaya dari kekuasaan Inggris.

Pertemuan tersebut melahirkan gagasan Negara Indonesia Raya, yang mencakup Indonesia, Malaya, Singapura, Brunei, dan Kalimantan Utara. Menurut peneliti Graham Brown dalam risetnya tahun 2005, ide ini lahir dari kolaborasi tokoh lokal dengan Jepang.

Dalam kesempatan itu, Soekarno mengatakan: “Mari kita ciptakan satu tanah air bagi mereka yang berdarah Indonesia.”

Ibrahim Yaacob pun menjawab: “Kami orang Melayu akan setia menciptakan tanah air dengan menyatukan Malaya dengan Indonesia yang merdeka.”

Namun, rencana penyatuan itu tidak mendapat persetujuan penuh. Sejarawan Boon Kheng Cheah menulis dalam Red Star Over Malaya (1983), ada kemungkinan Mohammad Hatta dan tokoh lain menolak ide persatuan tersebut.

Tak lama berselang, Jepang menyerah kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945. Situasi itu mendorong golongan muda di Jakarta mendesak proklamasi kemerdekaan segera dilakukan. Setelah drama Rengasdengklok, Indonesia akhirnya merdeka pada 17 Agustus 1945, lebih cepat dari rencana Jepang.

Sejak saat itu, gagasan Indonesia Raya pun kandas. Ibrahim Yaacob harus mengubah arah perjuangannya, sementara Malaysia baru meraih kemerdekaan 12 tahun kemudian, tepatnya pada 31 Agustus 1957. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Plastic Detox Sebuah Edukasi Tentang Bahaya Mengkonsumsi Plastik Jangka Panjang, dan Pengaruhnya Dalam Tubuh Manusia

    The Plastic Detox Sebuah Edukasi Tentang Bahaya Mengkonsumsi Plastik Jangka Panjang, dan Pengaruhnya Dalam Tubuh Manusia

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Secara umum penggunaan plastik dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari kehidupan manusia, membungkus makanan, pakaian, campuran alat kecantikan dan sebagainya. Tapi tertnyata penggunaan plastik berlebihan dapat berbahaya bagi tubuh. Pada 16 Maret 2026, dokumenter berjudul The Plastic Detox resmi dirilis di Netflix. Film ini disutradarai oleh Louis Psihoyos dan Josh Murphy, yang mengeksplorasi dampak bahan […]

  • Petenis Putri Indonesia Lolos Perempat Final Mubadala Citi DC Open

    Petenis Putri Indonesia Lolos Perempat Final Mubadala Citi DC Open

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi melangkah ke perempat final nomor ganda WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington, D.C., Amerika Serikat, bersama pasangan asal Selandia Baru Erin Routliffe dengan mengalahkan Sofia Kenin/Anastasia Potapova 6-3, 7-5, Selasa WIB. Pasangan unggulan kedua itu menyelesaikan pertandingan dalam waktu satu jam 22 menit untuk mengamankan tiket […]

  • Gemuruh Indonesia Raya di Jerez Spanyol, Pembalap Muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa Sukses Kunci Podium di Ajang Moto4 2026

    Gemuruh Indonesia Raya di Jerez Spanyol, Pembalap Muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa Sukses Kunci Podium di Ajang Moto4 2026

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sirkuit Jerez bergemuruh ketika lagu kebangsaaan Indonesia Raya itu dinyanyikan. Ya, Indonesia Raya berkumandang di Sirkuit Jerez Spanyol Usai Kiandra Ramadhipa Juarai Kelas Moto 4 Pembalap Indonesia yang baru berusia 16 tahun, Muhammad Kiandra Ramadhipa, memenangi balapan kedua GP Spanyol Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez, Cadiz, Spanyol, Ahad (26/4/2026). […]

  • PMI Asal Cianjur Pulang Ke Tanah Air Dengan Proses Panjang dan Penuh Tantangan

    PMI Asal Cianjur Pulang Ke Tanah Air Dengan Proses Panjang dan Penuh Tantangan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepulangan Ai Juariah (43) ke tanah air melewati proses panjang dan penuh tantangan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Babakan Turuy, Desa Sukawangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, akhirnya kembali ke kampung halamannya. Perempuan yang sempat viral di media sosial karena meminta pertolongan dari Libya dalam kondisi bersimbah darah itu disambut Pemerintah Kabupaten Cianjur […]

  • 2 PLTU Alami Gangguan Jadi Penyebab Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, PLN Minta Maaf

    2 PLTU Alami Gangguan Jadi Penyebab Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, PLN Minta Maaf

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Pulau Jawa mengalami gangguan. PLTU itu merupakan dioperasikan oleh mitra PLN dari kelompok independent power producer (IPP). Persoalan ini diduga menjadi pemicu pemadaman listrik secara bergilir di sejumlah wilayah di Pulau Jawa dalam beberapa waktu terakhir. Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kedua pembangkit […]

  • Liverpool vs Galatasaray: Bantai 4 Gol Tanpa Balas di Anfield, Mo Salah Cetak Rekor Baru

    Liverpool vs Galatasaray: Bantai 4 Gol Tanpa Balas di Anfield, Mo Salah Cetak Rekor Baru

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Tim asuhan Arne Slot berhasil membalas kekalahan 1-0 pekan lalu di Turki dengan penampilan dominan di hadapan para pendukungnya sendiri. tidak tanggung-tanggung klub kebanggan turki tersebut habis dibabat 4 gol tanpa balas pada Rabu (18/3) dalam memperebutkan kuris semifinal liga champions uefa musim 2025/2026. Secara statistik di lapangan Liverpool tercatat unggul penguasaan bola […]

expand_less