Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kenangan SBY 20 Tahun Silam Saat Tugaskan AHY Sebagai Prajurit Perdamaian TNI Perdana di Lebanon

Kenangan SBY 20 Tahun Silam Saat Tugaskan AHY Sebagai Prajurit Perdamaian TNI Perdana di Lebanon

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Indonesia masih merasakan duka mendalam atas gugurnya 3 Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon, begitu pula yang dirasakan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingat kembali masa di saat dirinya mengeluarkan kebijakan mengirimkan Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).

Bagi SBY, kehilangan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan luka mendalam bagi keluarga besar TNI dan bangsa.

“Ketika saya ikut memberikan penghormatan kepada jenazah, hati saya ikut tergetar. Memang, seorang prajurit disumpah untuk siap mengorbankan jiwa dan raganya ketika tugas negara memanggil,” kata SBY dalam cuitan di akun X @SBYudhoyono, Minggu (5/4)

Melihat situasi Lebanon yang kian memanas, memori SBY kembali ke tahun 2006. Saat itu, ia merupakan inisiator utama pengiriman satu batalyon plus Indonesia ke Lebanon setelah pecahnya perang antara Israel dan Hizbullah.

“Ini adalah sejarahnya, pada bulan Agustus 2006 terjadi perang antara Israel dan Lebanon. Korban berjatuhan utamanya dari pihak Lebanon,” ucap SBY, dikutip Kompas.com, Senin (6/4)

Dalam cuitannya, SBY mengatakan, saat menjadi presiden Indonesia, ia berinisiatif dan mengusulkan kepada PBB untuk mengirimkan satu batalyon plus Indonesia sebagai bagian dari UNIFIL.

Kala itu Dewan Keamanan PBB saat itu belum melakukan langkah yang efektif untuk menghentikan perang.

Kemudian Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Badawi berkunjung ke Jakarta. SBY saat itu mengusulkan kepada Badawi yang juga menjabat Chair of OIC (Organisasi Kerjasama Negara-Negara Islam/OKI) menggelar emergency meeting untuk mendesak PBB segera bertindak.

“Beberapa hari kemudian, PM Abdullah Badawi menggelar pertemuan darurat OKI di Kuala Lumpur. Di samping Indonesia dan Malaysia, pemimpin lain yang hadir adalah Presiden Iran Ahmadinejad, Perdana Menteri Turkiye Erdogan dan Perdana Menteri Libanon Siniora. Juga hadir beberapa kepala negara/kepala pemerintahan yang lain,” ucap SBY.

Saat itu, ia menyampaikan Indonesia siap mengirimkan pasukan satu batalyon sebagai bagian dari penjaga perdamaian di perbatasan Israel dan Lebanon.

Posisi Indonesia saat itu adalah siap mengawasi pelaksanaan gencatan senjata dari keputusan yang diberikan PBB.

“Saya masih ingat, karena dipersyaratkan penggunaan kendaraan tempur mekanis dan Anoa kita belum siap, segera saya menelepon Presiden Perancis Jacques Chirac, dengan tujuan Indonesia ingin membeli kendaraan tempur VAB buatan Perancis untuk segera bisa dikirim ke Lebanon,” imbuh SBY.

Gerak cepat itu berbuah hasil, Perancis bersedia dengan pembelian tersebut dan proses pengirimannya berlangsung secara cepat karena dalam pengadaan alutsista tersebut SBY menggunakan format G to G atau pemerintah dengan pemerintah.

Kemudian tiga bulan kemudian dari usulan yang dilakukan SBY, kontingen Indonesia pertama, Garuda XXIII/A sudah bisa berangkat ke Lebanon.

Dengan bangga, SBY mengatakan kontingen perdana dari pasukan penjaga perdamaian yang dikirim Indonesia adalah putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini menjadi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam kabinet Prabowo-Gibran.

“Untuk diketahui, tiga orang anggota kabinet Presiden Prabowo adalah bagian dari kontingen Indonesia tersebut, yaitu Kapten Kav Muhammad Iftitah Sulaiman, Lettu Inf Agus Harimurti Yudhoyono, dan Lettu Kav Ossy Dermawan,” ucapnya.

SBY kemudian menyebut, hingga tahun 2026, sudah 19 kali kontingen Indonesia bertugas di Lebanon dengan masa penugasan rata-rata satu tahun.

“Mungkin, ini yang terlama dalam misi PBB yang diemban oleh pasukan Indonesia,” katanya lagi.

SBY mengatakan, sebagai seorang sesepuh dan senior TNI, ia menyampaikan kepada para prajurit Kontingen Garuda XXIII/S yang masih berada di Lebanon untuk tetap bersemangat dalam mengemban tugas mulia.

“Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air,” tandasnya.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TERPILIH: Stadion GBK dan Si Jalak Harupat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

    TERPILIH: Stadion GBK dan Si Jalak Harupat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Teka-teki arena untuk menggelar edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya terjawab. Otoritas sepak bola dunia sebelumnya telah meresmikan Indonesia sebagai tuan rumah Premier Division. Indonesia akan menjamu delapan tim di kasta tertinggi yang terdiri dari dua grup. Grup A berisi Indonesia, India, Malaysia, Singapura. Sementara Grup B berisi Vietnam, Pakistan, Thailand, Filipina. […]

  • Per 1 April 2026 Pemerintah Resmi Menetapkan Hari Jumat Menjadi WFH Bagi ASN dan Swasta, Airlangga: Akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan

    Per 1 April 2026 Pemerintah Resmi Menetapkan Hari Jumat Menjadi WFH Bagi ASN dan Swasta, Airlangga: Akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akhirnya Pemerintah secara resmi menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut akan mulai berlaku mulai 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. “Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat […]

  • Gara-Gara Pinjol, Mahasiswi Unair Nekat Gelapkan Dana Rp 103 Juta

    Gara-Gara Pinjol, Mahasiswi Unair Nekat Gelapkan Dana Rp 103 Juta

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Fenomena pinjaman online masih menjadi momok menakutkan bagi masyrakat Indonesia, dengan iming-iming bunga rendah dan pinaman yang mudah ternyata jadi salah satu cara mudah mendapatkan uang banyak dengan mudah dan cepat. Mahasiswi Universitas Airlangga (Unair), Yuni llma Permatasari alias YIP, telah mengakui kesalahannya karena telah menyalahgunakan dana sumbangan mahasiswa KIP Kuliah sebesar Rp […]

  • Harga Emas Antam Jumat, 9 Januari 2026 Naik Tipis photo_camera 6

    Harga Emas Antam Jumat, 9 Januari 2026 Naik Tipis

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Asmuh
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Harga emas Antam tercatat naik tipis sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.577.000 per gram pada perdagangan Jumat (9/1). Harga tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya yang berada di level Rp 2.570.000 per gram, pada Kamis (8/1). Mengutip laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam paling murah ukuran 0,5 gram kini dibanderol Rp 1.338.500. […]

  • Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    Komisi XIII DPR RI Gelar RDPU Bersama PERCA INDONESIA dan KPAI

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi XIII DPR RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional (RUU HPI) DPR RI terus memperdalam pembahasan terkait perlindungan perempuan dan kepastian hukum dalam perkara lintas negara. Khususnya dalam kasus perkawinan campur antara warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA). Pansus tersebut telah menggelar Rapat Dengar […]

  • Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Wahyu Kompak Tata Ulang Penataan Jalur Wisata di Jalan Nasional, Warga Menjerit Meminta Solusi Strategis Pengganti Ladang Mata Pencaharian

    Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Wahyu Kompak Tata Ulang Penataan Jalur Wisata di Jalan Nasional, Warga Menjerit Meminta Solusi Strategis Pengganti Ladang Mata Pencaharian

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sejumlah bangunan yang berada di kawasan Puncak Pass dibongkar petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Sabtu, 16 Juni 2026. Pembongkaran kios ilegal tersebut dilakukan pemerintah sebagai bagian dari penataan jalur pariwisata di sepanjang jalan nasional. Sejumlah pekerja yang terdampak pembongkaran bangunan semi permanen di kawasan Puncak Pass itu mengeluhkan penertiban dan […]

expand_less