Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Miris! Inilah Kronologi Peristiwa Meninggalnya Siswa di SMPN 2 Sragen

Miris! Inilah Kronologi Peristiwa Meninggalnya Siswa di SMPN 2 Sragen

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Miris! Seorang siswa kelas 8 SMPN 2 Sumberlawang, Sragen, meninggal dunia setelah mengalami peristiwa tragis di lingkungan sekolah.

Korban berinisial WAP (14) terjatuh dan kepalanya terbentur siku dinding selokan usai didorong oleh temannya. Peristiwa ini bermula dari candaan antar teman, lalu berubah menjadi saling ejek hingga dorong-dorongan.

Namun sayangnya, WAP yang jatuh mengalami luka parah di kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke Puskesmas.

Berdasarkan keterangan resmi sebagaimana dilansir dari situs Humas Polri, polisi kini telah menetapkan pelaku berinisial DTP (14) sebagai anak berkonflik dengan hukum.

Menurut keterangan Kepala SMPN 2 Sumberlawang, Agung Jatmiko, kejadian berawal saat korban dan pelaku duduk bersama sambil bercanda. Meski satu angkatan, korban dan pelaku adalah siswa yang berbeda kelas.

Setelah awalnya saling ejek biasa, candaan keduanya memanas hingga menyeret nama orangtua. Situasi memuncak dan keduanya mulai dorong-dorongan.

WAP terjatuh, kepalanya terbentur siku dinding selokan di dekat kamar mandi sekolah.

Sementara dari hasil penyidikan Polres Sragen, Kapolres AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan bahwa insiden terjadi Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 11.10 WIB.

Saat itu, korban tengah mengikuti pelajaran IPS, sedangkan pelaku yang seharusnya belajar Matematika justru berada di luar kelas tanpa pengawasan guru. Keduanya kemudian terlibat ejekan spontan yang berujung perkelahian.

Masih melansir dari situs Humas Polri, pihak kepolisian lantas melakukan Scientific Crime Investigation (SCI) melalui autopsi medis dengan bantuan Tim Medis Biddokkes Polda Jawa Tengah.

Hasilnya mengungkap bahwa korban meninggal akibat mati lemas, karena kekerasan tumpul pada kepala yang menyebabkan patah tulang pada dasar tulang tengkorak.

Temuan ini sekaligus memperjelas bahwa kematian WAP bukan semata karena pingsan biasa usai berkelahi, melainkan cedera fatal yang secara medis berkontribusi langsung terhadap kematian.

Fakta ini menjadi kunci utama yang menguatkan dugaan tindak pidana bagi perlaku, meski dirinya masih di bawah umur.

Polisi memastikan bahwa kekerasan dilakukan oleh DTP seorang diri, tanpa keterlibatan pihak lain.

Tidak ada alat bantu yang digunakan, melainkan murni dengan tangan kosong dan kaki, melalui tindakan memukul dan menendang.

Setelah perkelahian, korban lantas jatuh pingsan lalu dibantu teman-temannya ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Kondisi korban yang kian memburuk membuatnya kemudian dibawa ke Puskesmas Sumberlawang sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Atas insiden ini, pelaku yang masih berstatus anak di bawah umur ini hanya menjalani karantina tanpa penahanan, sebagaimana mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Polisi tidak melakukan penahanan karena ada batasan tegas sepanjang orangtua atau wali memberikan jaminan.

Kasus ini bukan sekadar berita duka, tapi ada pelajaran berharga yang bisa dipetik.

Ejekan yang awalnya dianggap bercanda, apalagi sampai menyeret nama orangtua, justru bisa memicu amarah yang tak terkendali pada anak remaja.

Di usia ini, anak masih belum memiliki kontrol emosi yang matang. Satu dorongan, satu pukulan, atau satu tendangan yang dilakukan, ternyata bisa berakibat fatal seperti merenggut nyawa.

Oleh karena itu, orangtua diimbau untuk memahami bahwa bully verbal dengan mengejek keluarga orang lain bukanlah hal lucu, melainkan pemicu kekerasan.

Mencegahnya bisa dimulai dari rumah, dengan membiasakan anak bicara terbuka jika mengalami ejekan atau tekanan dari teman, ajarkan mereka keterampilan mengelola amarah seperti menarik napas panjang dan menjauh dari konflik, serta tanamkan empati dengan cara “Stop mengejek aku, ya!”

Sekolah juga sudah semestinya menjadi zona aman bagi anak, tapi edukasi tetap berawal dari tangan Mama dan Papa di rumah. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Pemkot Yogyakarta Ada 33 Daycare Ilegal Seusai Terkuak Kasus Kekerasan di Little Aresha

    Catatan Pemkot Yogyakarta Ada 33 Daycare Ilegal Seusai Terkuak Kasus Kekerasan di Little Aresha

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dunia pendidikan tanah air khususnya di Yogyakarta sedang diguncang prahara setelah terkuaknya kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berhasil menemukan 33 tempat penitipan anak atau daycare yang belum mengantongi izin resmi dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Temuan ini diperoleh setelah Pemkot Yogyakarta melakukan razia […]

  • 17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

    17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serangan Iran ke pusat fasilitas ekspor gas alam cair (LNG) terbesar dunia Ras Laffan melumpuhkan sekitar 17% kapasitas ekspor LNG Qatar. Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Iran melancarkan aksi balasan terhadap fasilitas minyak dan gas di kawasan Teluk, menyusul serangan Israel terhadap infrastruktur gas Iran. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian hingga […]

  • Ini Harga BBM Pertamina Terbaru Di Seluruh Indonesia per 10 Juni 2026, Pertamax Resmi Naik

    Ini Harga BBM Pertamina Terbaru Di Seluruh Indonesia per 10 Juni 2026, Pertamax Resmi Naik

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah ketidakseimbangan harga minyak mentah dunia, Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 resmi mengalami kenaikkan terhitung sejak Rabu (10/6/2026). Kenaikan harga BBM nonsubsidi yang mencapai hampir Rp4.000 per liter ini langsung menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi yang selama ini mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar utama. Di tengah kenaikan harga Pertamax, […]

  • Ribuan PPPK Sejumah Daerah Indonesia Terancam Diberhentikan

    Ribuan PPPK Sejumah Daerah Indonesia Terancam Diberhentikan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah pusat tengah berupaya melalkukan penghematan besar-besaran dalam rangka efisiensi anggaran, termasuk belanja pegawai daerah. Pemberhentian ribuan aparatur sipil negara berstatus PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) disebut memiliki konsekuensi sosial dan ekonomi yang luar biasa, Selain akan mengorbankan kualitas pelayanan dasar publik, pemberhentian tersebut juga akan menambah angka pengangguran di daerah, yang […]

  • Sinergitas Polri bersama Banser dan GP Ansor Dalam Menjaga Keamanan Nasional serta Mendukung Program Strategis Pemerintah

    Sinergitas Polri bersama Banser dan GP Ansor Dalam Menjaga Keamanan Nasional serta Mendukung Program Strategis Pemerintah

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 64
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bertempat di Lapangan Olahraga SPN Selopamioro.  Bantul, Yogyakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tengah mengarahkan dan memberikan pelatihan khusus instruktur dan kursus pelatih II GP Ansor, Banser, dan MDS Rijalul Ansor. Tujuan dari pelatihan itu adalah penguatan peran pemuda dalam menjaga ketahanan nasional. Pada kesempatan itu, Kapolri menggandeng GP Ansor dan Banser, pihaknya mendorong […]

  • Promo Terbaru dari Rivera Bogor Untuk Pelajar dan Mahasiswa, Beli 1 Gratis 1

    Promo Terbaru dari Rivera Bogor Untuk Pelajar dan Mahasiswa, Beli 1 Gratis 1

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA,NEWS – Rivera Outbound & Edutainment Bogor Nirwana Residence meluncurkan berragam promo spesial sepanjang Mei 2026. Salah satu promo unggulannya adalah promo khusus pelajar dan mahasiswa dengan penawaran beli 1 gratis 1 tiket terusan. Sebagai taman rekreasi outdoor dan edukasi keluarga dengan lebih dari 15 wahana permainan, Rivera Bogor menghadirkan pengalaman wisata seru yang cocok […]

expand_less