Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Mendag RI Impor Pasokan Nafta dari India hingga Amerika, Kini dalam Perjalanan ke Indonesia

Mendag RI Impor Pasokan Nafta dari India hingga Amerika, Kini dalam Perjalanan ke Indonesia

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Ditengah kelangkaan sejumlah bahan baku industri sebagai imbas ketegangan poitik AS-Iran dalam beberapa waktu terakhir, salah satunya kelangkaan stok Nafta sehingga hal tersebut dinilai menjadi salah satu yang mengakibatkan melonjaknya harga plastik yang ada di tanah air.

Sebagaimana diketahui Nafta adalah produk sampingan hasil penyulingan minyak bumi mentah dengan titik didih 30°C sampai 200°C. Nafta yang menjadi bahan baku krusial dalam pembuatan plastik, resin, serat sintetis, dan bahan baku kimia industri lainnya.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan Indonesia telah mendapatkan pasokan baru nafta dari beberapa negara, termasuk India dan Amerika Serikat (AS).

Kedatangan pasokan nafta tersebut diharapkan akan mengatasi kelangkaan bahan baku plastik di dalam negeri yang terjadi sejak perang Iran pecah pada akhir Februari lalu. 

Hasil senyawa kimia dari nafta termasuk etilena yang digunakan dalam pembuatan kantong plastik dan kosmetik. Benzena digunakan dalam pembuatan nilon dan sterofoam, hingga paraxylene yang digunakan dalam pembuatan botol minum (Polyethylene Terephthalate) dan PVC (Polyvinyl Chloride).

“Kami impor nafta untuk bahan bijih plastik dari Timur Tengah, saat ini sudah dapat alternatif pasokan dari India, Afrika, dan Amerika,” kata Budi saat ditemui di JIEXPO Kemayoran, Kamis (16/4).

Kelangkaan pasokan nafta membuat harga plastik naik di Indonesia. Mayoritas atau 54% pasokan nafta Asia disuplai dari Timur Tengah, utamanya dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait.

Selain mencari pasokan nafta, Indonesia juga akan mencari stok LPG yang digunakan sebagai bahan baku pengganti nafta untuk menghasilkan bijih plastik.

Menurut Budi, pencarian pasokan LPG ini berasal dari kawasan Eurasia, yakni negara-negara di sekitar Rusia.

“Kami sudah coba melakukan pendekatan, mudah-mudahan segera selesai krisis ini. Jadi harga plastik juga bisa segera teratasi,” ucapnya.

Budi mengatakan kenaikan harga plastik akan berdampak bagi sektor ekonomi lainnya, sebab plastik secara masif digunakan sebagai kemasan atau alat pembungkus.

Sebelumnya, Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) mengungkapkan kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kondisi ini memaksa para penjual menahan kenaikan harga jual sekaligus memangkas margin keuntungan demi menjaga daya beli konsumen. 

Sekretaris Jenderal Akumindo, Edy Misero, mengatakan plastik merupakan kebutuhan yang tidak terpisahkan dari aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, gangguan pasokan maupun kenaikan harga bahan baku plastik akan berdampak luas ke berbagai sektor usaha. 

“Plastik itu sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Jadi apapun pergerakannya, termasuk kesulitan impor biji plastik, pasti berdampak terhadap kebutuhan di dalam negeri,” ujar Edy dalam wawancaranya pada Kamis (16/4). 

Namun di tengah tekanan itu, banyak pelaku UMKM memilih tidak serta-merta menaikkan harga jual.

Mereka justru menahan harga dan mengurangi margin keuntungan agar tetap kompetitif di pasar.

“Salah satu alternatifnya, menaikkan harga seminimal mungkin. Kedua, mengurangi margin profit (keuntungan). Misalnya dari 15% menjadi 10%, selisihnya dipakai untuk menutup kenaikan biaya plastik,” pungkas Edy. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEBAKARAN! SPBE Cimuning Bekasi dan Terdengar Ledakan

    KEBAKARAN! SPBE Cimuning Bekasi dan Terdengar Ledakan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kobaran api yang besar dengan cepat membakar sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4). Tidak hanya api karena ada terdengar ledakan dari lokasi kejadian. “Iya betul. Saat ini masih proses pemadaman. Menurut penuturan wargam terdengar ledakan,” kata petugas Command Center Dinas Pemadam Kebakaran Kota […]

  • Menkeu Menjawab Wacana PPN Jalan Tol, Purbaya: Tidak Ada Kenaikkan Sebelum Ada Perbaikan Daya Beli Masyarakat

    Menkeu Menjawab Wacana PPN Jalan Tol, Purbaya: Tidak Ada Kenaikkan Sebelum Ada Perbaikan Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Direktorat Jenderal Pajak kini tengah mempersiapkan tentang rancangan peraturan untukmemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penyerahan jasa jalan tol. Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui rencana tersebut dan memastikan tak akan ada kebijakan pajak baru sebelum daya beli masyarakat naik “Janji saya sama, enggak berubah. Sebelum ada perbaikan daya beli […]

  • 3 Pelaku Pembobol Rumah di Serang berhasil Dibekuk Polisi, Pelaku Curi Hp dan Motor

    3 Pelaku Pembobol Rumah di Serang berhasil Dibekuk Polisi, Pelaku Curi Hp dan Motor

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polres Serang telah menangkap komplotan pembobol rumah yang beraksi di perumahan umum atau perum di wilayah Kabupaten Serang. Mereka merusak jendela lalu mencuri sepeda motor yang terparkir di dalam rumah. Kasus pencurian itu terjadi di Perumahan Bumi Negara Lestari, Kibin, Kabupaten Serang, pada Jumat (8/5). Korban, Sinta (26), yang tinggal sendiri, menjadi korban […]

  • Imbas Konflik Timur Tengah, Filipina Deklarasikan Darurat Energi

    Imbas Konflik Timur Tengah, Filipina Deklarasikan Darurat Energi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah Filipina pada Selasa (24/3) menjadi negara pertama yang secara resmi mengumumkan keadaan darurat nasional akibat gangguan rantai pasok energi global menyusul konflik di kawasan Timur Tengah. Konflik tersebut menyebabkan kenaikan harga dan kekurangan pasokan. Padahal, Filipina sangat bergantung pada impor bahan bakar dan sangat rentan terhadap gangguan produksi dan pengiriman. Negara Asia […]

  • Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah maraknya peredaran makanan dan obat yang ada di masyarakat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan produk berbahaya yang masih beredar di Indonesia. BPOM berhasil menemukan 22 produk herbal dan 11 kosmetik berbahaya yang mengandung bahan kimia pemicu kanker, kerusakan ginjal, stroke, hingga kematian mendadak. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan […]

  • Antisipasi Krisis Energi, Pemprov Jateng Buat Gerakkan Bersepeda Ke Kantor

    Antisipasi Krisis Energi, Pemprov Jateng Buat Gerakkan Bersepeda Ke Kantor

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah mewajibkan ASN dan Pegawai Swasta untuk melakukan efisiensi anggaran maupun energi, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta masyarakat mendukung kebijakan pemerintah terkait efisiensi penggunaan energi, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun elpiji. Efisiensi dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi yang lebih hemat energi. […]

expand_less