Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Di tengah upaya pemerintah yang berupaya menekan biaya anggaran belanja, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan Badan Gizi Nasioanal (BGN) terkait upaya efisiensi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil evaluasi menunjukkan potensi penghematan anggaran mencapai puluhan triliun rupiah.

Jumlah hari penyaluran makan bergizi gratis (MBG) rencananya bakal dipangkas imbas dari kebijakan efisiensi anggaran yang akan diterapkan pemerintah. Hal ini berdasarkan usulan langsung Badan Gizi Nasioanal kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Efisiensi anggaran itu ditujukan untuk menghadapi risiko tekanan ekonomi akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang masih terus berlangsung dan membuat harga serta pasokan energi bergejolak.

Purbaya menjelaskan, efisiensi anggaran MBG itu belum menjadi bagian dari total nilai hasil efisiensi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto senilai Rp 81 triliun.

“Kan MBG juga akan melakukan beberapa efisiensi,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Rabu (25/3)

Purbaya mengatakan, efisiensi penyaluran MBG ini merupakan hasil dari usulan BGN. Efisiensi itu dilakukan dengan memangkas hari penyaluran dari yang selama ini sebanyak 6 hari menjadi hanya 5 hari.

“Sabtu diberhentikan kalau enggak salah. Dia kan biasa seminggu 6 hari, dia bilang 5 hari, enggak tahu diumumin apa belum, tapi dia ngomong seperti itu,” kata Purbaya.

Menkeu menjelaskan efisiensi dapat dilakukan melalui penyempurnaan skema penyaluran program MBG. Salah satunya dengan menyesuaikan intensitas penyaluran pada periode tertentu agar lebih tepat sasaran dan terukur. Dengan penyesuaian tersebut, pemerintah berpotensi menghemat anggaran hingga sekitar Rp40 triliun. 

Menurut Menkeu, efisiensi ini tetap menjaga manfaat program bagi masyarakat tanpa mengurangi target penerima. Pemerintah menegaskan program MBG tetap menjadi prioritas dengan fokus pada perbaikan sistem agar lebih efisien dan berkelanjutan.

“Waktu rapat antara lain, kepala MBG bilang seperti itu. Saya nggak inget hitungannya, tapi dia bilang kira-kira seperti itu. Yang penting kan ini, ada efisiensi dan masyarakat, anak sekolah masih bisa makan cukup.” kata Menkeu Purbaya.

Purbaya mengatakan, dengan adanya efisiensi satu hari penyaluran itu, anggaran yang dihemat bisa mencapai kisaran Rp 40 triliun. Itu pun kata dia berdasarkan hasil perhitungan BGN.

“Tapi bisa lebih dan bukan saya motong ya, memang dia melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini. Jadi jangan dibilang MBG tutup mata, enggak, dia juga melakukan efisiensi,” tegas Purbaya.

Purbaya menegaskan, efisiensi hari dalam penyaluran MBG ini belum sampai tingkat keputusan resmi, melainkan masih sekedar usulan dari BGN saat rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian.

“Jadi itu belum dihitung yang masuk sekitar Rp 80 triliun. Dia hanya bilang bisa segini, ya udah jalanin aja pak, tapi kira-kira dengan itu saja bantalan kita masih cukup, nanti kalau anda lihat rambut saya berantakan sekali, baru tuh kusut, ada masalah,” ungkapnya.

“Dan itu bukan saya, waktu rapat antara lain Kepala MBG bilang seperti itu, saya enggak ngerti hitungannya, tapi dia bilang kira-kira seperti itu, saya bisa ini, ini, ini, ya sudah kalau gitu, yang penting kan ini ada efisiensi dan anak sekolah masih bisa makan cukup,” tegas Purbaya.

Sebelum mengambil langkah ini, Purbaya mengatakan, BGN akan melapor terlebih dahulu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk keputusan akhirnya. Oleh sebab itu, ia belum mau mendetailkan rencana kebijakan ini, karena akan disampaikan langsung oleh pihak BGN.

“Tapi potensi itu ada, kalau kepepet ya itu dijalankan kan dapat Rp 40 triliuna sendiri, kata dia ya, ini dipotong sehari selama setahun, kan anggaran setahun horizon nya,” tutup Purbaya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Agung Tambah Masa Penahanan Dadan Cs Dalam Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG, Ini Alasannya

    Jaksa Agung Tambah Masa Penahanan Dadan Cs Dalam Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan memperpanjang masa penahanan tiga tersangka utama dalam perkara tersebut. guna menyelidiki kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) yang masih terus bergulir. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk […]

  • Anggaran Pendidikan 2026 Tidak Dipotong Untuk MBG

    Anggaran Pendidikan 2026 Tidak Dipotong Untuk MBG

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Anggaran pendidikan 2026 dipastikan akan mengalami kenaikkan dan tidak akan dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), demikian yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pada Jumat (20/2). Pihaknya tetap menjamin alokasi dana yang cukup untuk besar guna meningkatkan mutu pendidikan bagi masyarakat Indonesia. “Tidak ada pengurangan dana dari […]

  • DPR Desak Pemerintah Segera Evaluasi Fenomena Maraknya SD Negeri Kekurangan Peserta Didik

    DPR Desak Pemerintah Segera Evaluasi Fenomena Maraknya SD Negeri Kekurangan Peserta Didik

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 3
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Memasuki dunia sekolah sudah seharusnya menjadi waktu berarti bagi anak-anak, namun ternyata di lapangan masih ditemukan persoalan yang ternyata tidak mudah,yakni sekolah yang kekurangan muridnya. Menyikapi hal itu Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengevaluasi fenomena banyaknya sekolah dasar (SD) negeri yang kekurangan murid pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) […]

  • Fenomena Astronomi, Blood Moon 3 Maret 2026

    Fenomena Astronomi, Blood Moon 3 Maret 2026

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masih dalam suasana bulan suci ramadhan, salah satu fenomena alam yang langka akan segera datang ditengah masyrakat Indonesia, menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis jadwal lengkap fase gerhana untuk setiap zona waktu di Indonesia. Masyarakat dapat menyaksikan langsung fase gerhana mulai pukul 18.04 WIB hingga berakhir sekitar pukul 19.03 WIB. Adapun […]

  • IPB Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa Teknik Mesin

    IPB Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa Teknik Mesin

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum reda kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadidi FH UI beberapa waktu lalu. Kini tengah viral di media sosial isi chat grup mahasiswa IPB University, kampus Dramaga, Kabupaten Bogor yang bermuatan kata-kata tak senonoh. Kasus tersebut disebut mirip seperti isu pelecehan seksual oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia ( FH UI) yang belakangan […]

  • Menkeu Purbaya Batasi Pembelian Unit Baru Motor Listrik MBG Tahun Ini

    Menkeu Purbaya Batasi Pembelian Unit Baru Motor Listrik MBG Tahun Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Program Makan Begizi Gratsi (MBG) sedang mendadak ramai diperbincangkan publik belum lama ini, hal in dikarenakan beredar video yang menampakkan motor listrik yang nantinya akan didistribusikan kepada SPPG yang terdaftar sebagai mitra MBG. Jumlah motor listrik yang akan didistribusikan sebanyak 70.000 SPPG di Indonesia, dengan harga per motornya kurang lebih Rp52 Juta per […]

expand_less