Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » YLKI Minta Pemerintah Kaji Ulang, Nilai PPN Pembalut 11 Persen Bebani Perempuan

YLKI Minta Pemerintah Kaji Ulang, Nilai PPN Pembalut 11 Persen Bebani Perempuan

  • account_circle Adi Nurahman
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak pemerintah menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produk pembalut wanita.

Pasalnya, pembalut bukan merupakan barang mewah, melainkan kebutuhan dasar biologis perempuan yang tidak dapat dihindari.

Ketua YLKI Niti Emiliana menilai pengenaan PPN terhadap pembalut perlu dikritisi karena berpotensi menambah beban pengeluaran rutin perempuan, terutama mereka yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.

Menurutnya, kebijakan perpajakan seharusnya mengedepankan prinsip keadilan sosial, keterjangkauan, perlindungan konsumen, dan kesetaraan gender.

“Negara jangan miskin ide dan miskin gagasan dalam memungut pajak hingga kebutuhan dasar perempuan menjadi objek pemajakan,” ujar Niti dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

YLKI menjelaskan menstruasi merupakan proses biologis yang tidak dapat dihindari oleh perempuan. Dalam hal ini, pembalut menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan selama menstruasi.

Namun, pengenaan pajak terhadap produk tersebut dinilai berpotensi memperbesar beban pengeluaran, khususnya bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Selain itu, YLKI menilai dampak PPN pembalut tidak dirasakan secara setara oleh seluruh konsumen.

Perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah dan kelompok rentan berpotensi menghadapi beban lebih besar dalam memenuhi kebutuhan menstruasi.

YLKI pun mengingatkan bahwa kebijakan tersebut perlu dilihat dari perspektif perlindungan konsumen dan kesetaraan gender agar tidak memperkuat ketimpangan ekonomi secara struktural.

Di sisi lain, YLKI meminta pemerintah lebih kreatif dalam menggali sumber penerimaan negara. Upaya optimalisasi penerimaan pajak dinilai dapat dilakukan melalui perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta penutupan kebocoran penerimaan.

“Jangan sampai kebutuhan dasar masyarakat menjadi sasaran pemajakan hanya karena pemerintah tidak memiliki terobosan dalam menggali sumber penerimaan yang lebih adil dan prosesif,” kata Niti.

Atas dasar itu, YLKI mendesak pemerintah menghapus PPN atas pembalut wanita melalui penyesuaian kebijakan dan ketentuan perpajakan yang berlaku.

YLKI juga meminta pemerintah mengevaluasi pengenaan pajak terhadap produk kebutuhan menstruasi lainnya dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, keterjangkauan, perlindungan konsumen, dan kesetaraan gender.

“Menyusun strategi penerimaan pajak yang kreatif, progresif, dan berkeadilan melalui optimalisasi potensi pajak dan penguatan kepatuhan, tanpa membebani pemenuhan kebutuhan dasar kelompok rentan,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Adi Nurahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terlibat Pengelolaan Dapur MBG, Kepsek di Cilegon Dilaporkan Ke BKPSDM

    Diduga Terlibat Pengelolaan Dapur MBG, Kepsek di Cilegon Dilaporkan Ke BKPSDM

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang kepala sekolah (kepsek) di Cilegon, Banten, dilaporkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait dugaan pengelolaan dapur makan bergizi gratis (MBG) atau SPPG. Dugaan ini mencuat setelah tanda tangan surat pemecatan salah satu relawan SPPG tercantum nama kepala sekolah tersebut. Kuasa hukum relawan SPPG, Achmad Bachrul El Ansor, mengatakan […]

  • TIim Gerakan Anak Negeri Salurkan 200 Paket Seragam Sekolah di Sawang Aceh Utara

    TIim Gerakan Anak Negeri Salurkan 200 Paket Seragam Sekolah di Sawang Aceh Utara

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS- Gerakan Anak Negeri (GAN) menuntaskan distribusi 200 paket seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak banjir bandang dan longsor, di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (11/2). Bantuan tersebut disalurkan langsung ke sembilan sekolah tingkat SD dan SMP yang terdampak bencana. Program ini merupakan inisiatif Gerakan Anak Negeri yang berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Bogor […]

  • Wali Kota Palangka Raya Buka Suara Terkait Pemberitaan Honor Relawan Karhutlah Belum Dibayarkan

    Wali Kota Palangka Raya Buka Suara Terkait Pemberitaan Honor Relawan Karhutlah Belum Dibayarkan

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, memberikan klarifikasi menanggapi ramainya pemberitaan di media sosial yang menyebutkan honor para relawan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum dibayarkan. Fairid menegaskan, pemkot tidak pernah menahan apalagi menolak membayar hak para relawan yang telah berjibaku memadamkan api di lapangan. “Keterlambatan pencairan disebabkan oleh proses administrasi penyesuaian […]

  • DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik

    DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITS.NEWS – DPR RI menegaskan target penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-3 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Kamis (27/8/2026), setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan perkembangan pembahasan RUU tersebut. Usai rapat paripurna, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco […]

  • IKEA Indonesia Diisukan Bakal Tutup, DFI Retail Nusantara: Kami Siap Hadapi Tantangan dan Selalu Siap Berinovasi

    IKEA Indonesia Diisukan Bakal Tutup, DFI Retail Nusantara: Kami Siap Hadapi Tantangan dan Selalu Siap Berinovasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 144
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tepat di 2026 ini menandai seratus tahun sejak kelahiran Ingvar Kamprad. Pria berdarah Swedia itu mewariskan gagasannya dalam kehidupan di banyak rumah di Indonesia: kesederhanaan dan kreativitas. Berhembusnya kabar kurang menyenangkan datang dari Manajemen PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) yang angkat bicara mengenai kabar gerai IKEA Indonesia akan tutup di Indonesia.Di media sosial thread dan X sempat ramai […]

  • Gubernur DIY Mempertanyakan Sistem Penyaluran Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih

    Gubernur DIY Mempertanyakan Sistem Penyaluran Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mempertanyakan sistem manajemen penyaluran gaji aparatur sipil negara (ASN) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurut Sultan, mekanisme penyaluran gaji melalui koperasi tersebut belum dijelaskan secara terperinci. Pemerintah juga belum menerbitkan keputusan resmi mengenai rencana kebijakan tersebut. Sultan meminta masyarakat menunggu kepastian pemerintah […]

expand_less