Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » KPK: Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Kementerian ATR/BPN Masih Terus Dilakukan

KPK: Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Kementerian ATR/BPN Masih Terus Dilakukan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan perkembangan dari dugaan kasus korupsi yang melibatkan jajaran pihak di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) hingga menyeret Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyelidikan dugaan kasus tersebut masih dilakukan dan penyidik masih terus melakukan analisis terhadap keterangan yang disampaikan oleh Nusron Wahid (NW) karena tidak hadir dalam pemanggilan sebelumnya.

“Terkait perkembangan perkara ATR-BPN, penyidik masih terus lakukan analisis terhadap konfirmasi ataupun keterangan yang disampaikan oleh Saudara NW Atas ketidakhadiran yang bersangkutan pada dua pemanggilan sebelumnya. Sehingga dari proses analisis itu menentukan untuk langkah berikutnya yang akan diambil oleh penyidik seperti apa,” kata Budi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Terkait dengan isu Nusron Wahid akan melakukan perjalanan ke luar negeri, tepatnya ke Jepang, KPK mengimbau agar pihak yang bersangkutan ini bisa memprioritaskan proses-proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

“Terkait dengan informasi yang menyatakan bahwa Saudara NW akan bepergian kembali ke luar negeri, tentu KPK dalam kesempatan ini juga mengimbau agar Pak NW ini bisa memprioritaskan proses-proses hukum yang sedang berjalan di KPK, karena tentu kehadiran seorang saksi dalam suatu proses penyidikan dan guna memberikan keterangan yang dibutuhkan ini akan sangat membantu bagi para penyidik dalam pengungkapan perkara,” terang Budi.

Kehadiran Nusron Wahid sebagai saksi dilakukan untuk mendalami keterangan dan lainnya untuk mengungkap kronologi tepat dari dugaan kasus ini.

“Karena memang pada prinsipnya, keterangan-keterangan dari tersangka, saksi ataupun pihak terkait semuanya ini untuk saling mengkonfirmasi, saling melengkapi, sehingga dalam proses pengungkapan perkara ini juga menjadi komprehensif kita bisa mendapatkan alur kronologi peristiwanya seperti apa, bangunan konstruksinya bagaimana, termasuk juga pihak-pihak yang kemudian diduga mempunyai peran signifikan apakah berarti pada pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atau kemudian masih ada pihak-pihak lain,” jelas Budi.

Terkait pemanggilan berikutnya, Budi belum dapat memastikan. Namun, jadwal pemanggilan akan diberitahu secepatnya.

“Untuk jadwal pemanggilan Pak NW, nanti kami update jika memang sudah ada pemanggilan kembali dan tentu semua proses hukum yang berjalan di KPK kami selalu sampaikan secara terbuka,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini, KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, yaitu:

  1. Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor Sontang Coin Manurung (SON)
  2. Politisi Golkar atau orang kepercayaan Menteri ATR/BPN, Fadh El Fouz (FEZ)
  3. Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) Adrianto Pitoyo Adhi (ADR)
  4. Selaku pihak swasta atau orang kepercayaan Menteri ATR/BPN, Arif Sugianto (ARF)
  5. Selaku pihak swasta atau orang kepercayaan Menteri ATR/BPN, Muhammad Fakhry (MF)
  6. Selaku pihak swasta atau orang kepercayaan Menteri ATR/BPN, Erwin (ERW)
  7. Selaku pihak swasta, Rizal Pahlefi (LEV)
  8. Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampri (LMP).

KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti seperti Barang Bukti Elektronik (BBE), uang tunai senilai kurang lebih Rp106,3 miliar dalam bentuk mata uang Rupiah, Dolar Amerika Serikat, Dolar Singapura, Riyal Arab Saudi, dan Ringgit Malaysia.

KPK juga telah mengamankan 19 orang di wilayah Jabodetabek pada Senin (14/9/2026) lalu. Mereka dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan lebih lanjut hingga akhirnya delapan orang ditetapkan sebagai tersangka.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, Empat Bandara Tutup Sementara

    Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas, Empat Bandara Tutup Sementara

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau meluas hingga sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera. Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan dalam dua video pemantauan erupsi, sebaran abu terdeteksi mencapai wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan hingga Sumatera Barat. Abu vulkanik tersebut terpantau dalam dua klaster dengan ketinggian […]

  • Puas Berbagi Poin Dengan Dewa United, Persib Bertahan Di Posisi 8

    Puas Berbagi Poin Dengan Dewa United, Persib Bertahan Di Posisi 8

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persib Bandung harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026) malam. Hasil ini membuat posisi Maung Bandung tertahan di papan tengah klasemen sementara. Tambahan satu poin menempatkan Persib di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi […]

  • Polemik Kepsek Kelola SPPG Cilegon, Ini Sikap Resmi Dindikbud

    Polemik Kepsek Kelola SPPG Cilegon, Ini Sikap Resmi Dindikbud

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepala SMP Negeri 8 Cilegon, Yosie Kristin Pandriyani, tercatat sebagai penanggung jawab atau PIC Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon. Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Cilegon menyatakan belum menemukan pelanggaran disiplin ASN dalam aktivitas tersebut. Persoalan itu mencuat setelah Yosie dilaporkan ke Badan […]

  • Video Betrand Peto Minum Miras Viral, Ini Reaksi Ruben Onsu

    Video Betrand Peto Minum Miras Viral, Ini Reaksi Ruben Onsu

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Nama Ruben Onsu lagi-lagi menjadi sorotan di tengah polemik yang belakangan menerpa keluarganya. Belum lama setelah persoalan hak asuh anak dengan Sarwendah mencuat, kini perhatian publik tertuju pada sebuah video yang memperlihatkan Betrand Peto alias Onyo bersama sejumlah teman sedang berkumpul dan diduga mengonsumsi minuman beralkohol. Video disebut direkam di rumah Ruben Onsu. […]

  • Pemerintah Terapkan Efisiensi BBM: WFH hingga Hemat Penggunaan Mobil Dinas

    Pemerintah Terapkan Efisiensi BBM: WFH hingga Hemat Penggunaan Mobil Dinas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seiring dengan meningkatnya ketegangan yang terjadi di timur tengah yang mempengaruhi krisis pasar global, Pemerintah bergerak cepat dengan berupaya melakukan stabilisasi dengan mengambil lagkah strategis yang diambil, melalui kementerian terkait pemerintah berencana menerapkan Work From Home (WFH). Diketahui sejak konflik berkecamuk di Timur Tengah, harga minyak dunia melonjak tajam menembus level US$100 – […]

  • PM Thailand Bertemu Presiden Indonesia, Ini Hasilnya

    PM Thailand Bertemu Presiden Indonesia, Ini Hasilnya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Senin (3/8/2026). Dalam pertemuan itu ada dua nota kesepahaman yang ditandatangani, serta beberapa hal yang disepakati dua negara. Prabowo mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan resmi pertama Perdana Menteri Thailand ke Indonesia setelah 15 tahun. Kedua negara juga […]

expand_less