Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » OSN 2026 Segera Dimulai! Simak 3 Hal Penting: Jadwal, Mekanisme, dan Syarat

OSN 2026 Segera Dimulai! Simak 3 Hal Penting: Jadwal, Mekanisme, dan Syarat

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Olimpiade Sains Nasional (OSN) secara resmi kembali diselenggarakan di tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dengan mengundang kepada seluruh sekolah yang ada di tanah air. Pendaftaran dimulai dari tanggal 1 hingga 28 Februari 2026, peserta dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

OSN, sudah lama menjadi patokan bagi siswa yang uggul secara akademik di bidang sains dan teknologi, pada tahun ini kembali membawa misi penting, bukan sekadar mencari juara, tetapi siap melahirkan cadangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap untuk berkompetisi dipersaingan global.

Secara khusus pihaknya tengah mengangkat tema semangat inovasi dan ketangguhan, OSN 2026 dirancang sebagai proyek jangka panjang bagi calon peraih medali emas dalam berbagai olimpiade sains internasional di tahun yang akan datang.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Dr. Maria Veronica Irene, menekankan bahwa OSN tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi.

“Saya mohon kerja samanya semua, ini bukan hanya lomba, tapi membangun karakter anak,” ujarnya dalam sambutan sosialisasi OSN 2026 pada Kamis (29/1/2026) dalam Live Streaming Youtube @pusatprestasinasional.

Kompetisi OSN berbeda dengan kompetisi akademik biasa, di OSN peserta dituntut untuk menguasai konsep yang mendalam serta kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills).

Tahun ini, Puspresnas kembali menetapkan sembilan mata pelajaran yang dilombakan, dengan variasi yang disesuaikan untuk setiap jenjang pendidikan.

Pada jenjang SD, fokus kompetisi difokuskan pada dua fondasi sains utama, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Diharapkan di jenjang ini, peserta bukan hanya menghafal rumus, melainkan peserta dapat menumbuhkan nalar logika dan rasa ingin tahu ilmiah sejak usia belia.

Memasuki jenjang SMP, jangkauan lomba diperluas menjadi enam mata pelajaran yaitu, Matematika, IPA Terpadu, Fisika, Biologi, dan yang semakin populer, Informatika/Komputer. Hal ini menujukkan sebuah tren positif dengan adanya kenaikan minat pada bidang Informatika di jenjang SMP menunjukkan adanya pergeseran minat generasi muda menuju era digital.

Sedangkan untuk jenjang SMA/SMK, kontestasi semakin tersegmentasi dan mendalam. hal tersebut mencakup tujuh mata pelajaran, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, dan Kebumian. Cabang Astronomi dan Kebumian seringkali menjadi kejutan bagi masyarakat umum, namun perlu diketahui kedua cabang itu sangat penting untuk menjaga kedaulatan bangsa di bidang maritim dan kedirgantaraan.

Karakteristik utama OSN ini terletak pada mekanisme seleksi yang kompetitif dan bertahap. Pendaftaran sepanjang Februari ini merupakan fase inisiasi yakni sebuah titik mula sebelum para peserta menempuh rangkaian panjang menuju puncak prestasi.

  1. Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S): Sekolah wajib menyelenggarakan seleksi internal untuk menentukan perwakilan terbaiknya. Proses ini biasanya berlangsung di bulan Maret. Hanya siswa dengan kemampuan di atas rata-rata yang akan didaftarkan ke tingkat kabupaten/kota.
  2. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): Di tahap ini, kompetisi mulai terasa. Siswa dari berbagai sekolah di satu daerah saling berhadapan. Juara I, II, dan III di tingkat kabupaten berhak melaju ke tingkat provinsi.
  3. Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): Ini adalah penyaringan yang paling berat. Ratusan siswa terbaik dari berbagai kabupaten akan bertarung memperebutkan tiket ke nasional. Hanya sebagian kecil, biasanya 3-5 besar per mata pelajaran, yang berhasil lolos.
  4. Seleksi Tingkat Nasional (OSN): Puncak acara yang mempertemukan para jenius muda dari seluruh provinsi di Indonesia. Pemenang di sini tidak hanya mendapat medali, tetapi juga undangan langsung ke pemusatan latihan nasional (National Training Camp) untuk persiapan olimpiade internasional.

Pendaftaran OSN 2026 kini kembali melalui satu pintu di laman resmi Puspresnas untuk memastikan pendataan yang lebih transparan dan presisi. Namun, kecanggihan sistem ini menuntut ketelitian ekstra dari pihak sekolah.

Pihaknya menghimbau untuk sekolah yang mendaftarkan siswanya untuk memastikan seluruh detail data siswa mulai dari NISN hingga pilihan mata pelajaran sudah benar sebelum disimpan. Tahap ini merupakan fondasi sehingga kesalahan teknis kecil dalam pengisian data dikhawatirkan menghambat akses ujian hingga mengakibatkan kesalahan cetak pada sertifikat juara nantinya.

Dalam arahannya ia mengingatkan bahwa jendela waktu yang diberikan selama satu bulan itu adalah waktu yang cukup untuk mempersiapkan data.

“Jangan menunggu menit-menit terakhir. Gangguan server karena traffic tinggi di detik-detik penutupan sering terjadi. Jadi kami himbau agar sekolah mendaftarkan siswanya sedini mungkin,” tutupnya.

Adapun syarat peserta dalam ajang OSN 2026, sebagai berikut:

  1. Peserta adalah WNI dan mewakili sekolahnya;
  2. Peserta didik kelas IV dan V SD/MI sederajat; Kelas VII dan VIII untuk jenjang SMP/MTs sederajat;
  3. Peserta memiliki kompetensi dalam bidang IPA, IPS, dan Matematika;
  4. Peserta OSN yang menang ditahun sebelumnya diperkenankan mengikuti kembali dengan ajang yang berbeda;
  5. Pelaksanaan registrasi melalui sistem aplikasi pendaftaran lomba Pusat Prestasi Nasional;
  6. Surat keterangan yang ditandatanani oleh kepala sekolah;
  7. Operator sekolah wajib mengunggah pakta integritas yang telah ditandatangani peserta dan surat keterangan kepala sekolah di portal registrasi.

Setiap sekolah diwajibkan menyiapkan lima siswa untuk mengikuti seleksi tingkat OSN-K. Setelah seleksi tingkat kabupaten/kota, maka peserta yang berhak dapat melaju ke tingkat provinsi berjumlah lima orang, dengan ketentuan maksimal dua peserta per sekolah.

Sementara itu, jumlah peserta yang berhak melaju ke final nasional dibatasi sebanyak 115 peserta per bidang lomba.

Peran guru pembina (tutor) dan orang tua menenentukan keberhasilan siswa di OSN. Bagi guru, bulan Februari ini adalah momen yang tepat memantau data pendaftaran dan memastikan siswa yang berpotensi tidak terlewat. Dan tentunya bagi orang tua, dukungan doa dan moral menjadi sangat diperlukan, adanya tekanan dalam kompetisi seringkali membuat siswa stres, maka peran orang tua adalah menjaga semangat anak agar tetap positif dan semangat dalam meraih prestasi***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kata Pemerintah, Kepala Daerah dan Pengamat Mengenai Ribuan PPPK yang Diberhentikan

    Ini Kata Pemerintah, Kepala Daerah dan Pengamat Mengenai Ribuan PPPK yang Diberhentikan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah rencana pemerintah untuk memberhentikan ribuan PPPK, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), Rini Widyantini, mengatakan pemerintah memahami kekhawatiran para pegawai PPPK. Karena bagaimanapun, ucapnya, mereka bagian dari aparatur sipil negara yang memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan layanan dasar masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. “Tapi saya […]

  • Buru Jaringan Narkoba Internasional “mami”, BNN Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

    Buru Jaringan Narkoba Internasional “mami”, BNN Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Badan Narkotika Nasional (BNN) akhirnya menangkap gembong narkoba dan buroninternasional, Dewi Astutik alias Mami, dalam sebuah operasi senyap lintas negara di Sihanoukville, Kamboja. Penangkapan ini menjadi salah satu capaian terbesar Indonesia dalam perang melawan narkotika, terutama karena Dewi disebut sebagai aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei […]

  • Waduh! Beras Ilegal 1.000 Ton Masuk Indonesia

    Waduh! Beras Ilegal 1.000 Ton Masuk Indonesia

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, menyusul penangkapan ribuan ton beras ilegal yang diduga kuat diselundupkan tanpa prosedur karantina dan kepabeanan. Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan pangan nasional. “Ini tidak boleh dibiarkan. […]

  • Gaji PPPK Paruh Waktu Masalah Serius

    Gaji PPPK Paruh Waktu Masalah Serius

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menanggapi viral guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang, Jawa Barat menerima gaji sangat tak layak. Diketahui bahwa gaji kotor mereka Rp55.000. Setelah dipotong iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp35.000, gaji bersih guru PPPK Paruh Waktu di Sumedang tersisa Rp15.000. Nominal itu yang masuk ke rekening. Gus Khozin mengatakan gaji PPPK […]

  • Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    Panduan Berhari Raya Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati momentum hari raya idul fitri, sebagai musim hendaknya memperhatikan dirinya dalam melaksanakan ibadah bulan syawal tersebut. Secara bahasa, ‘Ied ialah sesuatu yang kembali dan berulang-ulang. Sesuatu yang biasa datang dan kembali dari satu tempat atau waktu. Kemudian dinamakan ‘Ied, karena Allah kembali memberikan kebaikan dengan berbuka, setelah kita berpuasa dan membayar zakat […]

  • Jambret Ditangkap. Ilustrasi photo_camera 1

    Hap, Dua Terduga Pelaku Jambret di Cikalongkulon Cianjur Ditangkap Warga

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Dua terduga pelaku penjambretan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon tertangkap warga. Aksi jahatnya gagal beraksi setelah pelaku panik saat melarikan diri, hingga menabrak kendaraan roda dua. Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim Firmanto mengatakan, aksi kejahatan penjambretan melibatkan dua orang terduga pelaku, berinisial D (25) dan RL (29) yang menggunakan sepeda motor Honda Beat. […]

expand_less